Flash Wedding

Bab 43 Bola yang Mengenai LututNya

Bab 43 Bola yang Mengenai LututNya

Christin meliriknya lalu menaikkan mulutnya :" level junior."

Dia kembali memukulkan bola itu dan sengaja untuk membuat Yoora malu. Bola kedua itu lebih jauh dibandingkan bola pertamanya tadi. Namun dahinya mulai dibasahi keringat. Itu sangat jelas bahwa dia mulai lelah.

Permainan ini tidaklah membutuhkan tenaga yang banyak. Jika gayanya benar, pemainan ini akan sangat mudah untuk dimainkan. Semakin santai, bola yang dipukul akan semakin jauh juga.

Yoora tidak memperdulikannya dan mengatur ulang gayanya lalu memukul kembali bola itu.

Bola yang terbang itu sepertinya telah terbang keluar angkasa. Tidak ada satupun orang yang melihat jelas kemana bola itu terbang.

Christin tidak menemukan bola itu dan dia berkata :" hei, apakah bola itu jatuh didepanmu?"

Tidak lama setelah dia mengatakan itu, tiba tiba dari lapangan yang jauh itu terdengar sebuah suara siulan.

"kamu, kamu berhasil memasukkan bola itu?" Christin terkejut dan tidak percaya akan hal itu. "aku sudah bermain selama dua tahun dan jarang berhasil untuk memasukkan bola itu. Kamu sebagai seorang baru saja bisa berhasil?"

Yoora tersenyum :" aku tidak pernah berkata kalau aku tidak bisa. Kamu lah yang menganggap aku tidak bisa."

Christin menghentakkan kakinya.

Suara siulan itu menandakan kalau ada orang yang berhasil memasukkan bola. Richard Salim dan beberapa pria itu juga mendengarnya.

Salah satu pria itu tertawa dan berkata :" tidak disangka gadis itu sangatlah lihat dalam bermain golf. Dia juga sangatlah cantik. Dia bekerja didepartemen mana pada perusahaanmu? Apakah sudah menikah?"

Pria itu menatap Yoora dan kelihatannya dia berminat padanya.

Richard Salim juga tidak menyangka kalau wanita pendiam seperti dirinya juga bisa memainkan permainan seperti ini. Richard Salim pun menjawab pertanyaan pria itu, "dia baru saja bercerai, keluarganya hancur."

"ada orang yang menolak gadis secantik ini?" pria itu sedikit terkejut dan dia semakin tertarik, "apakah dia bermarga Liam? Aku ingin mengobrol dengannya."

Setelah mengatakan itu, pria itu pun berteriak kearah Yoora :" Nona Yoora Liam, bolehkah kita mengobrol?"

Richard Salim sedikit tidak senang.

pria itu akan semakin

sempat berkata apapun dan Yoora sudah

yang dalam kepada Yoora. Beberapa temannya hanya tersenyum karena sudah tahu jelas sifatnya. Yoora tidak bisa menolaknya

manakah Nona Yoora

"Denmark."

adalah Negara dongeng. Aku juga menyukainya. Nenekku juga merupakan

"…"

Nona Yoora begitu indah, pastilah keturunan dari ibumu kan? Ibu mu pastilah

tersenyum, "iya, keturunan

luang, kita bisa liburan bersama ke Denmark." Pria itu semakin menjadi jadi, "aku pernah tinggal di Denmark ketika aku masih kecil.

"…"

panjang.

sangatlah teratur karena hanya mengenai bagian bahwa baju

Salim meminta maaf padanya. "pergilah ke toilet untuk

dan merasa geram. Dia lalu membalikkan badannya dan pergi kedalam toilet. Meskipun dia

emosi melihat itu

maksud kopi yang

melihat Yoora yang sudah kembali dari toilet. Dia menghentakkan kakinya dan tidak sengaja menendang bola kecil itu. Dia

berat, namun kali ini Christin memukul bola itu dengan kuat dan

kesakitan itu membuat Yoora berteriak dan dia tidak

berubah dan dia pun

"apa yang terjadi?"

Salim juga bisa tahu apa yang terjadi jika dilihat dari

Ini adalah kali pertama Richard Salim memanggil nama lengkapnya dan itu juga menandakan bahwa dia

menaikkan kedua pundaknya dan dengan

biarkan kamu mencobanya dulu." Yoora marah padanya. Kalau bukan karena kesakitan yang membuatnya tidak bisa bangkit

bisa lagi menahan amarahnya terhadap wanita

kamu berdiri?" Richard

berdiri, bergeran sedikit saja sudah membuat seluruh badan

dahulu. Kakinya akan bermasalah jika terlambat." Ketua Liu berkata dengan panik, "aku akan bertanggung jawab untuk mengantar beberapa pria

bahwa itu tidak bisa ditunda. Dia meletakkan kedua tangannya pada bagian punggung belakang dan kaki Yoora lalu memeluknya. Dia berhenti sebentar ketika lewat dari sebelah

Bình Luận ()

0/255