Presdir Galak!

Bab 773 Berani Menindas Wanitaku

Bab 773 Berani Menindas Wanitaku

Lucas Huo mengangguk, dia masih menatapi arah kepergian Jasmine. Ketika teringat sesuatu, dia berkata, "Kamu pergi usut, saat acara besar itu, bagaimana dengan keadaan gadis yang aku usir?"

Herry terlengah, "Yang mana?"

"Gadis yang mau aku kasih kartu VIP. Kamu keluarkan kamera hari itu, lihat apa yang dia alami setelah keluar. aku curiga kalau telah terjadi sesuatu padanya."

Herry mengangguk, "Baik, segera aku laksanakan."

Jasmine sudah kembali ke ruangan, Alibaba sedang mencicip arak buah sambil bersandaran di sofa. Dengan malas-malasan dia melirik ke Jasmine, tiba-tiba, dia langsung melompat, gelas di tangan pun dilempar ke belakang, lalu menyambut Jasmine, "Kamu kenapa? Dipukul? Kenapa tanah semua?"

Jasmine melambaikan tangan, "Tidak apa, terpentok saja."

"Terpentok mana?"

"Tidak…"

bicaraan Jasmine terpotong, Alibaba sudah jongkok di hadapannya, lalu memegang dari atas sampai bawah. Ketika mendengar Jasmine mengaduh pelan, dia pun segera melipat celana Jasmine ke atas, terlihat luka di bagian lutut, Alibaba menjadi marah.

"Kamu memang babi, ke WC saja bisa terpentok. Jangan-jangan otakmu belum tumbuh sempurna ya? Jangan bergerak dulu," Alibaba menggendong Jasmine ke sofa, kemudian meletakkan kaki Jasmine ke lutut dia, lalu berkata pada Gullio, "Disinfektan."

Mulut Gullio mangap karena terkaget, dia segera mengeluarkan obat dari kotak obat yang selalu dia bawa, lalu memberikan cairan disinfektan kepada Alibaba. Alibaba pun memberikan obat kepada luka Jasmine dengan lancar, kemudian mengoles krim, dibalut dan diikat.

Alibaba menjongkok di samping Jasmine, lalu memesan dia dengan serius, "Beberapa hari ini jangan kena air, karena bisa infeksi. Harus ganti kain tiap hari, aku akan suruh orang bantu kamu ganti."

Jasmine pun terlengah, dia tidak sangka kalau tangan yang begitu cantik itu masih bisa melakukan perobatan dengan lancar.

"Kamu jurusan medis ya?"

Alibaba pun merasa bangga, "Salut sama aku ya? Aku belajar ekonomi dan manajemen, tetapi bisa media juga. Bidang yang aku kuasai cukup banyak."

bicara kosong saja terus.

"Bukannya karena sering berantam dan terluka ya? Karena sering sakit, makanya jadi dokter sendiri?"

"…" Alibaba menggigit gigi, "Kamu ini memang menyebalkan."

Alibaba berdiri, kemudian mengambil tisu basah untuk mengelap tangan, lalu bertanya, "Kamu sudah kenyang belum? Masih mau makan tidak? Aku suruh mereka bungkus untuk kamu bawa pulang makan ya?"

Jasmine sudah tidak selera makan lagi, dengan geleng kepala, "Sudah kenyang." Jangan-jangan, benaran dianggap babi.

"Masalah serah terima aset Keluarga Yun besok, kamu tidak usah urus, aku suruh orang saja. Kakimu terluka, istirahat di rumah saja. Setelah sembuh baru pergi cek."

Jasmine mengernyitkan alis, "Tidak bisa! Besok, aku harus hadir, ini bukan luka namanya. aku baik-baik saja."

Wanita yang tidak bisa membuat

tidak peduli, "Hidup aku begitu suka, aku tidak pernah berharap disukai siapapun,

bicara 1 kalimat, kamu sudah siapkan 10 kalimat ya? Wanita yang suka membantah paling membuat pria kesal."

tertawa, "Oh ya? Kalau gitu, aku akan khusus beradu

dia bisa menghabiskan waktu untuk adu mulut dengan seorang wanita, bahkan mengeluarkan

***

menopang dia, dengan 1 tangan menopang di bawah ketikaJasmine. Baru jalan 2 langkah saja, dahi Alibaba sudah berkeringat. Jari menyentuh kelunakan di tubuhnya, sentuhan itu membuat hati

Alibaba tidak tahan lagi, dia langsung menggendong Jasmine dan

bisa jalan

"Diam kamu!"

aku tidak

kamu diam!"

"Lukanya tidak sakit!"

"Diam!"

wanita itu, apakah putra mahkota mereka? Tidak percaya, pokoknya

berkata dengan gembira, "Tuan Gu, Tuan Huo

juga langsung memasuki ruangan,

datang, Herry pun segera bertanya, "Di mana Tuan

Gu sudah pergi, barusan

"Kenapa perginya

marah besar, sampai meja pun dipukul sampai hancur.

terkaget, "Pacar? Kenapa kamu bisa yakin?"

mengoleskan obat padanya, bahkan saat pergi, masih digendong, gendong yang di depan dada."

"Sudah gendong! Pasti wanita Tuan Gu! Pasti! Coba anda pikir, sejak kecil, Tuan Gu mana pernah menyentuh jari wanita. Kalau ini sudah tidak jijik dengan sentuhan

tidak bertemu, apakah aku sudah

"Anda sudah mengabaikan

saudara sepupu. Sejak kecil,

Bibi tahu Alibaba sudah menerima wanita, dia pasti sangat

Huo keluar dengan

lagi, tetapi Jasmine menghentikan dia, "Kalau gendong

yang kesal, "Tuan Gu menggendong kamu adalah rejekimu, jangan tidak tahu

supaya wajahmu hancur.

melotot. Dia tidak mau wajahnya hancur, dia baru merasa dirinya lebih hebat daripada wanita ini dari

pria tidak memalukan," tetap

tertawa dengan garing, "Ini namanya bukan luka. Saat di luar negeri, aku sudah sering terjatuh, bahkan beberapa hari yang lalu, tulang rusuk aku patah gara-gara terjatuh. Jangan mengira aku lemah, kalau aku lemah, aku sudah mati sejak dulu."

lalu jalan masuk, tetapi setelah beberapa langkah, dia membalikkan kepala dan tersenyum pada Alibaba, "Terima kasih atas makan hari ini, terima kasih sudah menggendong aku. Besok

"Kalimat terakhir baru kalimat inti ya?"

***

yang sama. Setelah kamu bebas, aku juga sudah mengendalikan Keluarga Yun. Saat itu, kita akan cari jalan hidup dan kesenangan masing-masing."

yang

masih bersandar di mobil

Bình Luận ()

0/255