Bertemu Lagi Denganmu

Bab 62 Empat Orang Berpiknik

Bab 62 Empat Orang Berpiknik

Di bibirnya, semuanya bau Friska yang segar, membiarkannya kepikiran masa lalu.

Matanya memerah, tangannya yang besar membelai mukanya yang panas, "Keluarlah."

Friska melihat wajah Matteo yang memerah dengan khawatir, "Kamu...... tidak apa-apa kah?"

"Ada apa-apa." Dia tidak menghindar untuk mengakuinya, mengangkat alisny, tatapannya terpaku di badannya, ada sedikit panas, "Tetapi apa kamu mau membantuku menyelesaikannya?"

"????"

Wajah Friska memerah, keluar dari rangkulannya, dan keluar dari kamar mandi dengan kecepatan yang paling cepat.

Berdiri di dalam kantornya, dia memegang dadanya dan terengah-engah dengan mulut yang besar.

Di bibirnya, masih ada bau Matteo......

Di dalam pikirannya, semuanya barang Matteo yang besar itu, tidak bisa diusir bagaimanapun.

Friska menyesal sambil memukul kepalanya, lagi pikir apa, Friska, kamu ini perempuan yang jalang!!

Dia menjilat bibirnya, hanya merasa mulutnya kering, dengan buru-burunya berjalan ke arah dispenser dan meminum air bergelas-gelas, dan baru bisa merasakan sedikit lebih nyaman.

Tetapi Matteo yang berada di kamar mandi lebih duka dibandingkan dengan Friska yang berada di luar.

Barang yang besar itu masih berdiri di puncaknya, bagaimanapun dia berusaha juga tidak bisa turun.

Memang, perempuan ini, lebih dari sekadar pengingat!

Terlebih lagi, dia sudah menahan nafsu terlalu lama......

Malam ini, suhunya hampir mencapai nol derajat, Matteo harus mandi air dingin selama hampir setengah jam baru suhunya bisa naik.

******

Setelah kejadian malam itu di kamar mandi, Friska lebih jarang melihat Matteo lagi, sepertinya dia terlalu sibuk, ditambah Friska sedang menghindarinya dengan sengaja.

Penyakit Axelle sudah membaik, sudah dipindahkan dari unit perawatan intensif ke bangsal umum.

Dan Missa juga sudah pulang dari kota S beberapa hari yang lalu, hal ini Friska tahu dari adiknya.

Kalau dibilang juga aneh, hubungan antara Sherly dan Axelle semakin baik, baik sampai Friska merasa ada yang aneh.

????????

Ketika Matteo sedang tenggelam di depan komputernya untuk menulis makalah medis, pintu kantornya didorong, dia melihat Mellisa berjalan dengan elegan dari luar dengan sepatu kristal hak tingginya, "Matteo."

Matteo mengira dia dipanggil, dia mengangkat kepalanya dan menatap Mellisa, "Kenapa jam segini ke sini? Tidak kerja kah?"

"Iya, kebetulan saat ini kosong, jadi datang ke sini untuk melihatmu."

Mellisa duduk di sebelah Matteo, "Tidak mengganggumu kan?"

Matteo menghentikan hal yang sedang dilakukannya, membalikkan badan ke arahnya, dan tersenyum sedikit, "Kenapa? Khusus mencariku? Ada masalah apa?"

"Benar."

Mellisa mengangkat alisnya sedikit, dan tersenyum, "Aku ingin kamu menemaniku piknik besok, oke?"

"Piknik?"

Matteo sepertinya tidak tertarik.

kamu juga seharusnya memberikanku satu hari bulan madu kan ya?" Muka Mellisa yang kesal, membuatnya

pada wajah

lagi berpikir, Friska, atau dia, dia dan

Sepertinya dia dan Friska!

pria yang hampir berkeluarga, dan dia, adalah seorang perempuan yang sudah berkeluarga! Kalau mereka berkelanjutan terus, apakah

"Matteo, lagi lihat apa?"

sedang melamun, wajahnya

kembali, dan tersenyum sedikit,

yang menggunakan arang, kata

saja." Matteo

mengganggumu lagi, aku pergi atur

janji makan malam dengan

pergi, Matteo duduk di depan meja kantornya, melihat monitor komputer yang menggelap, matanya

bahwa perasaannya kacau

janji, dia tidak

dia yang rasional, dan pada akhirnya dia

dia sudah seharusnya menyelesaikan hubungan diantara ketiga orang

????????

dijanji Mellisa bukan orang

besok kita ke piknik, kamu mau ikut ga?" Mellisa bertanya

melihatnya dengan curiga, dengan sedikit ketertarikan,

dengan Mellisa, tetapi kemudian, setelah berhubungan beberapa lama, dia mengetahui bahwa Mellisa adalah

teman, juga tidak menyatakan bahwa laki-laki

"Hanya aku dan Matteo."

minuman di

"Dokter Matteo

pergi?" Melissa melihatnya dengan senyuman yang

" Hei, kalian berpacaran kok panggil aku, kenapa? Apakah kalian mau memamerkan kemesraan untuk memacu

tertawa ??Hehe??, "Kalau gitu

menggunakan lampu sebesar 200 watt untuk menyilaukan

elegan, "Aku

begitu besok lihat bagaimana aku mengaitkan

dengan percaya

begitu panggil Friska sekalian." Mellisa

"Kakakku?"

"Kenapa bisa

dengannya, lagipula, bagaimana jika kamu mendinginkanmu? Panggil Friska saja, lebih ramai lebih

bersama Mellisa, takutnya dia tidak mau, "Tetapi aku bisa membujuknya, kakakku belakangan ini lebih susah, sudah lama dia

kalau gitu andalin kamu ya

"Tidak masalah."

langsung

pergi piknik, dia tidak berani untuk mengungkit bahwa itu pergi bersama Mellisa dan Matteo, hanya bilang bahwa dia pergi bersama beberapa temannya, pertamanya Friska sangat tidak setuju, tetapi dia setuju setelah dibujuk Sherly

***

Hari berikutnya ????

dia bakal keluar dengan tim yang seperti

dan Matteo, ditambah

Sherly membuat Matteo terbingung setengah detik, alisnya yang bagus mengerut menjadi satu, dengan tidak ngertinya melihat ke

pelan, "Nanti

dia tidak menutup perasannya dan terjatuh

jelas, kemunculannya dan Sherly, membuat dokter

sudah mengganggu dunia milik

ke arahnya, menarik tangannya dengan

ini membuat hati Friska tidak enak, menatap wajah Mellisa yang senyum dengan cerah, dan berpikir lagi dia yang dingin, ini perbedaan diantara keduanya, membuat punggung Friska menjadi dingin,

Bình Luận ()

0/255