Cinta Setelah Menikah

Bab 21 Cara yang Memalukan

Bab 21 Cara yang Memalukan

Kenzie menyeret langkah kakinya yang lelah dan pulang ke rumah. Ada suara tangisan di rumah.

"Kenzie! Cepat selamatkan kami!" Ketika melihat Kenzie pulang, Ibu tirinya, Lindi bagai melihat penyelamat jiwa, seketika dia bergegas ke arah Kenzie.

"Bibi Lindi, kenapa? Apa yang kalian tangisi?" Lindi dan Kakak tirinya, Rena, menangis hingga matanya memerah dan bengkak. Kenzie bertanya dengan bingung.

"Kreditur Ayahmu entah bagaimana, mengetahui alamat kita, datang untuk meminta kita melunasi hutang, harus dilunasi sebelum jam 5 sore hari ini. Jika tidak melunasi, mereka akan menuntut Ayahmu ke pengadilan dan menjualmu dan Kakakmu ke bar untuk melayani tamu!"

Lindi merangkul Rena, membelai rambutnya dengan tidak tega.

"Kenzie, karir modelku baru saja dimulai, aku baru saja menerima beberapa iklan, baru saja mendapatkan kesempatan tampil di sampul majalah satu kali, aku tidak bisa melayani tamu di bar!" Rena berkata sambil berpura-pura begitu menyedihkan, ada perhitungan di dalam pandangan matanya.

Lindi, Kak, kalian jangan panik, aku akan mencari cara." Hati Kenzie kacau, biaya pengobatan Ayahnya masih belum dia pikirkan,

jalan yang sudah diberikan oleh kreditur!" Rena berkata dengan tergesa-gesa, mengeluarkan catatan dari tangannya, "Kenzie, kreditor berkata, jika kamu membawa catatan ini

Jalan Dimitri no. 27.

seperti itu, Kenzie dengan binggung berpikir mengapa dia tidak pernah memperhatikan rumah ini sebelumnya. Sambil memegang catatan, mengetuk pintu yang misterius itu. Tidak ada orang

merasa sedikit cemas. Mengambil napas dalam-dalam, menenangkan emosinya. Dia mengangkat langkahnya dan berjalan menaiki tangga rosewood. Tangga itu dibersihkan hingga mengkilat,

Suara Kenzie

tubuh tinggi yang menutupi sinar

Kenzie tidak bisa melihat wajah pria itu dengan

apa Anda yang memintaku untuk membawa catatan ini datang mencarimu? Anda berkata pada Kakakku, selama aku datang mencarimu maka hutang keluargaku tidak perlu dibayar, apa

tenggorokan pria itu. Terdengar sangat

keningnya

Bình Luận ()

0/255