Cinta Setelah Menikah

Bab 55 Keterampilan yang Bertumbuh

Bab 55 Keterampilan yang Bertumbuh

Pakaian basah yang menempel di tubuhnya, membuat Kenzie kedinginan. Saat berdiri, Kenzie merasa pinggangnya pegal, perutnya pun sakit. Hatinya khawatir, kebencian terhadap Reyhan semakin mendalam. Jelas-jelas Reyhan tahu bahwa Dia sedang hamil, tetapi malah mempersulit ibu hamil untuk melakukan hal semacam ini. Benar-benar tidak manusiawi! Dalam hatinya Kenzie menghujat Reyhan.

Kenzie berbaring di tempat tidur untuk beristirahat sebentar, Dia lega karena sakit di perutnya perlahan berkurang. Mungkin ini akibat pinggang yang lelah membungkuk terlalu lama.

"Sayang, maafkan Ibu ya." Hati Kenzie sangat sedih.

Ibu hamil lain diperlakukan bagai ratu. Seluruh keluarga merawatnya. Mulai dari pekerjaan ringan sampai pekerjaan berat tak akan diizinkan untuk dikerjakan, karena takut terjadi kecelakaan pada janinnya. Namun tidak ada orang lain yang menyayangi bayi kecilnya Kenzie, selain dirinya sendiri.

Bahkan Reyhan, jauh di lubuk hatinya, mungkin berharap supaya janin ini keguguran! Kenzie tiba-tiba bergidik. Memberikan tugas seberat ini untuknya, mungkin karena ingin menggugurkan janin di kandungannya!

akan memikirkan cara untuk membawa Ayahnya

berbahaya. Kenzie

makanan Reyhan tidak terlalu menyulitkan Kenzie.

pengungsi di Afrika Selatan pun lebih enak dilihat daripada kamu. Mulai sekarang kamu harus makan yang lebih banyak untukku, jika tidak orang-orang akan berpikir bahwa Reyhan mengurangi jatah makan

di luar jendela, lalu tiba-tiba memanggil Kenzie: "Kamu pergi dan kosongkan air di kolam, lalu

Kenzie menatap kolam renang yang besar, kepalanya pun

dinding kolam renang. Setelah

memerah. Cahaya merah oranye menimbulkan kehangatan lembut di halaman itu, namun

renang sudah dibersihkan, Kenzie menghela napas, lalu bergegas ke dapur

Bình Luận ()

0/255