Cinta Setelah Menikah

Bab 77 Tidak Pernah Perhatian Kepadanya

Bab 77 Tidak Pernah Perhatian Kepadanya

Hari ini bagaimana bisa seperti ini? Mengapa semua perempuan memperingati dia, menyuruh dia menjauhi lelaki mereka?

Kenzie menahan amarahnya, memutarkan badannya, memberikan tatapan dingin kepada Hermosa: "Nona Hermosa, sebenarnya aku sangat ingin meninggalkan Reyhan, tetapi Reyhan tidak membiarkan aku meninggalkan dia. Kalau anda bisa memikirkan cara agar dia bisa meninggalkan aku, maka aku akan merasa sangat berterima kasih!"

Setelah selesai berbicara, Kenzie menegapkankan badan, mengangkat kepala berjalan pergi meninggalkan toilet.

Muka Hermosa memerah, dengan penuh amarah, ia memegang pot tanaman yang ada didalam toilet dan menghempaskannya ketanah. Ucapan yang barusan saja dikeluarkan oleh Kenzie, sama saja sedang menyatakan perang dengannya! Reyhan hanya sedikit saja peduli dengannya saja, ia sudah sampai lupa diri! Sepertinya wanita itu harus benar-benar harus diberi pelajaran berat!

Hermosa mengambil hp nya, mengetik beberapa angka, tidak lama kemudian terdengar suara rendah yang mengucapkan beberapa kalimat dari sana.

Di ujung telepon ada orang yang menjawab: "kalau kami yang mengurus ini, anda bisa tenang, kami jamin tidak akan ada orang yang tau." Hermosa menutup teleponnya, raut wajahya memancarkan senyum jahat penuh dengan kemenangan.

Kenzie setelah keluar dari toilet, berencana berjalan ke halaman mencari angin.

Orang didalam aula terlalu banyak, semua dipenuhi oleh kepalsuan, Kenzie merasa sangat bosan. Baru saja dia ingin berjalan keluar, tiba tiba ia bertemu dengan Reyhan. Disebelah Reyhan berdiri beberapa orang, ada pria dan juga ada wanita.

"Kenzie, kemari." Reyhan berteriak memanggil. Nada bicaranya sangat lembut, tetapi terlihat seperti sedang memanggil pembantunya.

Semua pria dan wanita disamping Reyhan tersenyum menertawakan kedatangan Kenzie.

Didalam hati Kenzie merasa dirinya sangatlah sial! Tetapi juga tidak ada pilihan lain, hanya bisa pasrah berjalan kesana.

Disebelah Reyhan berdiri seorang wanita, bibir merahnya menampilkan senyum penuh arti, mata nya seperti sedang menerawang sesuatu, dan bertanya kepada Kenzie: "Anda adalah nona Kenzie? Barusan saja Reyhan ada menyebut nama anda, kamu ada kekasih Reyhan bukan?"

Kekasih? Kenzie mendengarnya merasa sedikit.....aneh.

Ini adalah kata yang dipenuhi oleh berbagai akhir yang indah, tidak seperti terdengar seperti pergi ketempat yang tidak ada mataharinya.

Tetapi sayangnya, kata ini tidak bisa Kenzie keluarkan dari mulutnya.

Kenzie hanya berdiri menatap dan memberikan senyuman kepada Reyhan, tidak menjawab iya ataupun tidak. Hanya diam diam memperhatikan.

Melihat Kenzie tidak menjawab pertanyaanyanya, wanita dengan bibir merah itu merasa canggung, sebaiknya ia mencari topik pembicaraan lain.

menghilang sepenuhnya, berganti dengan raut wajah yang

semua orang yang ada disana pergi, menyisahkan Kenzie

ingin menatap Reyhan, dia hanya melihat halaman. Melihat angin yang meniup daun dan bunga sehingga berjatuhan, pemandangan yang sangat indah, keindahan yang membuat

dengan Reyhan, "Tadi

kekasih mu? Bisa dibilang bukankah aku hanya seorang simpanan?" Kenzie menatap Reyhan

Reyhan: "Kenapa? Menjadi simpanan Reyhan apakah sangat memalukan?" dia menambahkan tenaga di cengkramannya, Kenzie merasa pergelangan tanganya hampir putus, namun dia enggan meminta belas kasihan, ia

yang tidak bisa ditandingi. Tidak tau seberapa banyak perempuan yang bersaing untuk menjadi simpananmu!"

tenaga Reyhan di

sangat lucu. Ini seperti sebuah hinaan baginya, presiden Reyhan-ku, kamu ternyata seseorang yang polos! Polos hingga tidak bisa mendengar hinaan orang yang diberikan

berkata kepada Kenzie "Jawab

apakah pertanyaan ini ada artinya? Kalau kamu merasa bosan, kamu bisa pergi mencari

amarahnya, dengan lekat menatap Kenzie, suaranya masih membawa

Dia menghindari tatapan Reyhan: "Tadi

tiba Reyhan tertawa keras. Kenzie merasa terkejut menggigit bibir bawahnya. Apa-apaan? Mengapa

melihat Kenzie, wajahnya menampilkan senyuman, matanya memancarkan cahaya bahagia:

menyalurkan kehangatan kepada Kenzie, suaranya yang membawa aura penuh kepuasan, dan terasa sangat menggoda. Dan sekarang terlihat bahwa suasana hatinya sedang

seperti air, wajahnya menampilkan senyuman manis: "Tidak. Jika Hermosa bisa membuat kamu senang, maka itu merupakan suatu hal yang

yang berterima kasih kepada kamu?" wajah Reyhan seketika berubah menjadi muram, suara tenggorokannya terdengar

Reyhan tiba-tiba mendekat, mendekap kenzie kedalam pelukannya, dengan panas menciumnya, menggigit bibirnya

waktu dan

dengan mendorong pria itu jauh-jauh darinya, tetapi pria itu bahkan semakin memperrat pelukanya, menenggelamkan kenzie kedalam pelukannya, sama sekali tidak membiarkan

bisa pasrah menerima

bahwa tadi Reyhan dan Hermosa bermesraan, bibir reyhan, yang barusan sekarang berada di atas bibirnya, tadi berada diatas bibir merah Hermosa, dan dari

berusaha untuk menggerakkan wajahnya, menghindari ciuman

itu merupakan penolakan yang sangat

Kenzie seperti sedang menghindari kuman, alisnya mengernyit menjadi satu, seperti sedang

dan dengan paksa melepaskan Kenzie

yang begitu besar, berhasil menarik perhatian orang orang

merasa sangat malu, karena ia bersama dengan Reyhan, Kenzie menjadi pusat perhatian, ia

raut wajah Reyhan terlihat sangat menakutkan, mulutnya tertutup rapat, tatapannya seperti

Bình Luận ()

0/255