Cinta Setelah Menikah

Bab 84 Terluka dan Tergerak oleh Wanita

Bab 84 Terluka dan Tergerak oleh Wanita

Mata elang berdarah Reyhan sudah tidak lagi ia tunjukkan, ia tersenyum dingin berjalan ke sebelah Kenzie.

Kenzie dikagetkan oleh tatapan mata Reyhan, ingin melepaskan tangan Reyhan: "Kamu ingin berbuat apa?!"

Reyhan tersenyum dingin: "Melakukan hal yang seharusnya dilakukan oleh wanita dan pria! " suara rendahnya seperti iblis yang berasal dari neraka: "Kenzie, bukankah kamu berkata kalau aku ini brengsek? Har ini, aku akan menunjukan kepadamu apa arti dari kata Brengsek yang sesungguhnya! "

"Jangan menyentuh aku! kamu iblis! " Kenzie bereaksi, tatapan mata Reyhan yang seperti kalajengking yang haus darah, membuat badannya bergetar, Kenzie seperti domba yang sudah akan disembelih!

Reyhan berjalan kedepannya, kekuatan Kenzie tidak ada apa-apanya di banding dia

Pada akhirnya Kenzie tidak lagi melawan, tidak berbicara, dan tidak melihatnya, seperti sebuah es, sangat dingin, tanpa perlawanan, dirinya dibawa Reyhan menuju lantai atas. Tidak terdapat ekspresi apapun pada wajah pucatnya. Hanya tersisa tatapan hampa!

Baru kali ini Reyhan menjumpai sosok Kenzie yang begitu dingin, amarah di hatinya menjadi lebih buruk.

Dua tiga langkah lagi mereka sudah akan sampai dikamar, Reyhan seketika melempar Kenzie keatas ranjang, meskipun tempat tidur Reyhan sangat lembut dan fleksibel, tetapi Kenzie secara alamiah melindungi perutnya.

Kenzie tiba-tiba merasa takut karena teringat bahwa didalam perutnya ada seorang anak. Dia takut jika anaknya tidak bisa bertahan dalam siksaan Reyhan!

Tidak bisa! Aku tidak bisa membantah reyhan, jika aku membantahnya, maka akan membuat lelah bayi yang ada diperutku.

Dengan penuh keraguan dia membuka matanya, dan dengan sekuat tenaga menampilkan senyuman, berkata dengan penuh nada memohon dan meminta belas kasihan: "Reyhan, aku benar benar tidak melakukan sesuatu yang mengecewakanmu. Bisakah kamu tidak begitu kejam?"

Reyhan mengeluarkan senyum dinginnya, berjalan menuju Kenzie, wajahnya yang menghadap wajah Kenzie, berkata: "Kenzie, bukankah kamu sangat kuat? Bukankah kamu suka berpura pura seperti orang mati? Mengapa sekarang kamu minta diperlakukan secara lembut?"