Cinta Setelah Menikah

Bab 92 Kesalahan Terbesar

Bab 92 Kesalahan Terbesar

Kenzie menoleh ke arah pasangan itu dan langsung tertegun!

Pasangan tersebut sedang berjalan menuju ke arah klinik. Ternyata mereka adalah Betty dan Steven! Betty kelihatan manis dengan baju hamil berwarna pink, dan Steven menggandengnya dengan penuh perhatian.

Perutnya belum tterlalu menonjol. Baju hamil yang modis serasi sekali dengan kulit putih nya. Hidung yang mancung, bibirnya yang mungil kemerahan, mata besar yang penuh kebahagiaan. Kenzie merasa kagum, Betty benar-benar adalah wanita yang sungguh menarik.

Steven mengenakan T shirt warna gading, modelnya simple tetapi kelihatan berkelas di badannya. Paras wajah yang tampan seolah-olah seperti pangeran dalam cerita dongeng. Dia tersenyum sambil merangkul pinggang Betty dan menunduk, membisikkan sesuatu di telinganya.

Mata Kenzie berkaca-kaca. Seandainya waktu bisa berputar ke masa dia tidak bertemu Reyhan. Dan Reyhan tidak muncul dalam hidupnya, maka, yang di rangkul Steven hari ini, pastilah dirinya.

Hatinya terasa sakit seolah-olah tertusuk pisau. Kenzie mengalihkan pandangannya. Dia tidak ingin menyaksikan ini semua.

Mereka perlahan-lahan maju kearah Kenzie. Seluruh tubuh Kenzie menjadi tegang! Seharusnya dia pergi saja dari sini. Jangan sampai Steven melihat keadaannya yang sekarang! Dandanannya hari ini membuat orang merasa jijik!

Tetapi sudah terlambat. Steven yang menggandeng Betty sedang menghampirinya dan duduk di kursi kosong, tepat di sampingnya.

"Betty, apakah kamu sudah merasa lebih baik?" Steven bertanya dengan lembut. Tadi waktu jalan Betty mengeluh perutnya sakit, maka itu Steven mencari tempat kosong supaya dia bisa duduk.

"Em.... Steven, kepalaku pusing!" terdengar suara manja Betty. Banyak pasang mata yang tertuju ke mereka penuh tatapan kagum.

Kenzie melihat dirinya dari refleksi kaca jendela di depannya.

Rambut emasnya berantakan, eye liner yang sudah melebar kemana-mana, bedak di wajahnya sebagian sudah hilang tersapu airmata. Penampilannya kacau dan kampungan.

Kenzie tertawa sendiri. Dia masih perlu ketakutan Steven bisa mengenalinya? Mana mungkin. Walaupun Kenzie menyapanya, Steven juga pasti tidak percaya dia adalah Kenzie.

Betty masih mengeluh pusing. Steven dengan lembut membantu memijat kepalanya.

Betty menyandarkan kepalanya di pelukan Steven. Menutup matanya sambil menikmati pijatan Steven.

Hati Kenzie merasa pilu. Dia sudah menjauhkan diri dan bersembunyi dari mereka semua, mengapa mereka masih saja muncul dalam hidup nya? Pertama Reyhan, sekarang Steven dan Betty!

membuat dirinya menyaksikan pria yang dia cintai bermesraan dengan wanita lain

ingin beranjak dan pergi, supaya dia tidak perlu menyaksikan

nomer 48,

ia buru-buru beranjak, hingga lupa kalau ponselnya belum dimasukan ke dalam tas.

tetapi ada tangan

jangan sering membungkuk." Terdengar suara yang merdu dan lembut. Kenzie buru-buru menutupi wajahnya dengan rambut. Memandangnya dan mengucapkan terima

tidak bisa bicara." Steven minta maaf melihat Kenzie yang

Ia merasa lebih bersalah lagi, ini terlihat jelas di wajah tampan nya. Steven berusaha membalasnya dengan bahasa isyarat dan

Steven

"Tidak

seperti apa yang disebut pria

syarat menjadi seorang pria sejati bisa di temukan di Steven. Dan ini tidak ada hubungan dengan latar belakangnya, keluarganya

lembut dan berjiwa besar. Inilah Steven yang

Reyhan, itu seperti langit dan bumi. Kenzie meraba lehernya yang masih terasa pedih itu dengan tangannya yang mungil dan lembut. Kalungnya ditarik paksa dan kasar seperti itu, mana mungkin kulitnya tidak terkelupas

belikan aku air?" Betty yang duduk disamping

pada

merasa salut dan kagum kepada Steven yang bersikap sopan terhadap wanita yang terlihat kampungan seperti itu, dia tidak menunjukkan sikap merasa jijik

seperti makhluk yang satu itu, Reyhan, manusia yang tidak mengerti sopan santun dan

Steven sudah jalan agak jauh, Betty berpaling

Buru-buru Kenzie memeriksanya dan semuanya masih ada, berarti

suaminya berkomunikasi? Buat apa cemburu pada wanita kampungan yang berpenampilan jelek begitu? Berarti diaBetty

baik dia menutup mata supaya tidak bertatapan langsung dengan

yang langsung menyebut namanya, hampir membuat Kenzie terjatuh

heran. Mana mungkin Betty bisa mengenalinya?

mendekat dan berbisik di telinganya,"Apakah kamu merasa heran mengapa aku bisa

tetapi karena penasaran mengapa dia bisa

nama palsu yang Kenzie buat untuk mengelabui Reyhan kalau sampai dia mencari tahu ke klinik kandungan, tetapi mengapa Betty

Yulia itu aku?"

tulisan "Kenzie" yang dicoret tapi masih terbaca

Bình Luận ()

0/255