Cinta Setelah Menikah

Bab 96 Urus Saja Sendiri

Bab 96 Urus Saja Sendiri

Reyhan melihat Betty dengan tatapan matanya yang tajam,"Berani-beraninya kamu membeli cincin ini, sedangkan kamu sendiri tidak tahu asal usul cincin ini? Apakah aku harus benci kebodohanmu, atau memaksamu mengatakan yang sebenarnya?"

Seketika raut muka Betty seperti ketakutan,"Bicara jujur? Baik, aku akan mengatakan apa yang sebenarnya telah terjadi, orang sial seperti Kenzie, semakin aku melihatnya aku semakin benci! Sebenarnya cincin ini adalah milik dia, bahkan sudah lama aku membuangnya di tempat sampah!"

Reyhan segera menghampiri Betty, bahkan dekat sekali,"Nona Betty, sebaiknya kamu cepat kasih tahu aku, dimana Kenzie sekarang! Kalau tidak, resikonya tanggung sendiri!"

Mendengar Reyhan berbicara begitu, Steven merasa agak ragu, apakah Betty benar-benar tahu keberadaan Kenzie? Sedangkan Betty masih dendam dengan Kenzie, seorang gadis apabila sudah cemburu, apapun berani dia lakukan!

Steven menatap Betty dengan penuh berharap,"Betty, kalau kamu benar-benar tahu keberadaan Kenzie, aku mohon cepat kasih tahu aku.... "

Betty kelihatan sangat marah, dalam keadaan tidak percaya, mengapa Steven harus meragukan diri sendiri demi seorang Kenzie!

Sambil menunjuk ke arah Steven, Betty marah sampai tidak bisa berkata apa-apa lagi. Saat itu dia merasa sakit sekali di bagian perutnya, dan seketika merasa ada cairan panas mengalir di kakinya....

Betty sangat terkejut dan langsung melihat ke bawah, gaun panjang yang putih bersih, sudah penuh dengan darah!

Dia keguguran! Dia telah kehilangan anaknya bersama Steven! Teriakan histeris memecahkan suasana hening orang-orang di sana, muka Betty terlihat sangat sedih, dengan tangan yang gemetaran sambil menunjuk ke arah Reyhan,"Reyhan, kamu pasti mati mengenaskan! Kamu dan Kenzie pasti akan mendapat balasan yang setimpal!"

"Betty!" Steven dan Walikota Holt berusaha menenangkan Betty dengan lembut. Walikota Holt bahkan menatap Reyhan dengan tatapan penuh dendam.

Reyhan bahkan tidak memperhatikan tatapan itu, sambil menggengam erat cincin itu, bagaikan orang yang memegang erat akar padi terakhir saat tenggelam, semoga masih ada harapan terakhir. Ini adalah cincin Kenzie, sambil menggenggam cincin, berharap bisa menemukan keberadaan Kenzie....

Dan mobil ambulance pun datang, suasana di pesta pernikahan seketika menjadi kacau dan berantakan. Sejumlah wartawan dan media pers masing-masing sibuk mengambil foto dan mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi.

Pesta perrnikahan putri emas walikota, mengundang perhatian orang ramai, bahkan pesta pernikahan yang sebelumnya sangat sederhana ini, akhirnya menjadi sorotan banyak orang, tak bisa dipungkiri lagi sudah pasti menjadi topik utama di sejumlah media pers besok pagi.

Reyhan yang menjadi pelaku utama dan menyebabkan kekacauan ini bahkan sedikitpun tidak menghiraukan keributan ini, sambil mengernyitkan alisnya yang tebal, pada saat ini yang ada di pikirannya hanya bagaimana caranya menyuruh orang untuk menangkap Kenzie, tanpa dia sadari, sorotan lampu foto sejumlah media pers sedang tertuju padanya!

"Reyhan, cepat pergi!" Merasa diserang oleh para wartawan, Ethan cepat-cepat menarik Reyhan keluar dari ruangan itu.

Akhirnya mereka bisa terbebas dari kejaran para wartawan dan sudah bisa lebih tenang duduk di dalam mobil. Ethan dengan raut mukanya yang agak kecewa dan terkesan maumenyalahkan Reyhan,"Reyhan, apa sebenarnya yang telah terjadi pada kamu hari ini? Biarpun kamu tahu kalau cincin ini adalah milik Kenzie, tidak seharusnya kamu membocorkannya. Bagaimanapun Betty adalah putri dari Walikota Holt dan Steven berada dalam dukungan Group Fortune. Kamu sekaligus telah bercekcok dengan dua orang yang punya pengaruh besar."

sudah menjual cincin ini? Bagaimana kabar

hanya mendengarkan dan tidak menghiraukan sama sekali,

harus menunggu di luar ruangan dan terlihat sangat cemas. Tak lama kemudian, dokter pun keluar dari ruangan, mereka

kepala dokter berkata,"Kandungannya tidak bisa dipertahankan. Sebaiknya kalian lebih

memandang, dengan hati yang sedih berjalan menuju

di atas ranjang, begitu melihat Steven dan Walikota Holt datang, dia

Betty menangis pilu. Karena bayi dalam kandungan inilah, hubungan dia dan Steven masih bisa bertahan sampai saat ini, Steven mau menikahi

menghentikan Reyhan."Steven terlihat sangat sedih dan terpukul, bagaimanapun

dan dendam kepada Reyhan, bagaikan sebuah pohon beracun, telah tertanam akar

akan meninggalkan aku? Betty akhirnya

aku meninggalkan kamu? Sudah-sudah, jangan mengatakan hal bodoh lagi, dia berusaha menghibur Betty

selamanya tidak akan pernah meninggalkan aku!" Jawaban Steven membuat Betty

Steven bagaimanapun juga tidak bisa mengeluarkan kata-kata yang bersifat untuk menolak.Saat

perlengkapan bayi termasuk pakaian bayi, ayunan dan mainan sudah dipersiapkan dari awal. Semua itu adalah barang-barang

janji."

ini dikhawatirkan Betty tiba-tiba hilang! Steven adalah orang yang baik, dia bisa menepati semua janjinya dengan baik. Sekarang dia berjanji tidak akan meninggalkan Betty

merasa bersyukur dengan keguguran ini, kalau tidak, Steven tidak mungkin akan menyesal seperti ini, tidak akan berjanji untuk tidak meninggalkan dirinya. Tapi

Betty langsung memerah! Reyhan, jangan harap aku melepaskan

sedang berdiri di samping, Betty

benar-benar tidak tahu diuntung, berani-beraninya menghancurkan pesta pernikahan putrinya! Berarti Reyhan sangat tidak menghargaidirinya! Meskipun Group Realtech sangat kaya, tapi jatuh bangunnya sebuah bisnis masih di dalam naungan kota C, dia sendiri

membalas dendam ini!" Muka Betty yang begitu pucat dan terlihat sangat kasihan, "Reyhan benar-benar jahat! Tidak takut dengan dewa dewi ataupun Buddha! Dan sekarang aku

seharusnya Ayah kerjakan. Kamu jaga kesehatan baik-baik."

Kantor

Bagian keuangan menyerahkan laporan keuangan

mengerutkan alisnya,"Direktur Wibawa, perhitungan

di bagian pajak diperiksa dengan ketat. Dari dulu belum pernah ada pemeriksaan seketat ini, aku curiga ada orang yang sengaja mau menjatuhkan dan

Direktur Wibawa dan pandangan

seperti tikus yang ketakutan dengan seekor kucing, Reyhan sangat kesal dan marah, melambaikan tangan

Bình Luận ()

0/255