Cinta Setelah Menikah

Bab 102 Mengancamnya

Bab 102 Mengancamnya

Narkoba? Mata Kenzie terbelalak!

Lelaki yang sungguh murahan, berani-beraninya mengancamnya dengan narkoba?

"Reyhan, kamu bukan manusia!" Kenzie terlampau marah.

"Kalau kamu sedikit lebih patuh, aku tidak mungkin tega memasukkan narkoba ke tubuh kamu." Reyhan membuka mata, dalam matanya terlihat iblis yang mematikan, "Kalau kamu berusaha kabur lagi, jangan salahkan aku ya, Kenzie!"

"Reyhan! Aku tidak akan kalah olehmu!" Kenzie sedih bercampur kesal, langsung mendorong Reyhan, kedua tangannya mengepal, dengan kuat memukuli Reyhan.

Jika bukan karena Reyhan, Ayah tidak mungkin meninggal setelah operasi berhasil! Semuanya gara-gara laki-laki ini! Hidupnya, keluarganya, semua dihancurkan oleh laki-laki ini!

"Kenzie, aku peringatkan kamu, jangan melawan!" Reyhan menahan tangan Kenzie yang daritadi sibuk memukulinya, dan memperingatkannya dengan dingin.

Kenzie menatap Reyhan dengan galak: "Reyhan, suatu hari nanti, kamu akan menerima balasan dari semua ini! Kamu akan mendapat karma!"

Reyhan tertawa dengan sombong: "Baik, kita lihat saja nanti, siapa yang akan mendapatkan karma!"

Untuk makan malampun, Kenzie harus makan di dalam kamar.

makanan yang disajikan, Reyhan memintanya untuk menghabiskan semua

semuanya, kalau tidak....." Matanya melirik, dan melirik kerah baju Kenzie

segera membenarkan kerah bajunya, dan terdiam. Ia sama sekali tidak menyentuh makanan itu, tapi juga tidak

hanya terdiam, diam dalam tatapan penuh derita, membuat

sup, tiba-tiba mengerutkan alis tebalnya: "Kenzie, jika kamu pikir ini akan membuat aku

tetap tidak bersuara, juga tidak

panas, dia memegang dagunya dan memindahkan kuah

kuah itu, Reyhan

sontak tersedak:"Reyhan! Kamu

membersihkan mulutnya, seperti belum puas berkata: "Jika kamu tidak makan, aku akan lebih gila

ketakutan, tidak

ranjang, memanggil

berapa lama, seorang

yang dilakukan Reyhan? Ingin meminta

melihat koki dengan dingin: "Apa kamu yang

lama ia mendengar bahwa tempramen Tuan-nya

di depan Reyhan: "Tuan, hari ini aku yang

"Sepertinya masakan kamu tidak enak, karena Nona

bersujud ke lantai: "Tuan, Tuan, kalau makanan tidak enak, aku

lagi pun sepertinya

Bình Luận ()

0/255