Cinta Setelah Menikah

Bab 117 Truth Or Dare

Bab 117 Truth Or Dare

"Presdir, kalau hanya karena ini Presdir memecatku, aku pasti akan melapor ke media dan koran, agar semua orang di kota C tahu, Presdir Group Realtech, ikut campur masalah pribadi karyawannya! Memang benar Group Realtech itu perusahaan anda, tapi kehidupan pribadi karyawan bukanlah urusan anda! Anda tidak berhak mengatur, apapun yang ingin karyawati anda lakukan setelah pulang kerja, dengan siapa mereka berhubungan, dengan siapa mereka pacaran, dan dengan siapa mereka tidur!"

"Prok prok prok...." terdengar suara tepuk tangan dari sebelah.

Mereka bertiga memutar kepalanya bersamaan. Di sana ada pria tinggi yang tidak tahu sejak kapan dia berdiri di sana, wajahnya pun tersenyum.

Ethan.

"Reyhan, karyawan kamu ini menarik juga ya!" Ethan bicara sambil tersenyum, tapi matanya tidak mengarah ke Reyhan, melainkan mengarah ke Nindi.

Ethan sangat tampan, juga menarik.

"Kamu tidak usah berisik!" ucap Reyhan dengan kesal. Sekretaris ini, berani-beraninya mengancamku, aku harus beri dia pelajaran!

Melihat Reyhan dan Ethan sedang berbicara, Nindi dengan cepat menarik tangan Kenzie: "Kenzie, ayo cepat pergi!"

Tapi Ethan menghalangi mereka berdua: "Kenzie, lama tidak berjumpa."

Nindi kali ini benar-benar kaget, "Kenzie, kalian saling kenal?"

Kenzie mengangguk. Lalu mau tidak mau dia memperkenalkan mereka berdua: "Nindi, ini Ethan, Presdir Oracle Entertainment." "Ethan, ini teman baik aku Nindi, sekarang bekerja di Group Realtech."

Mendengar Ethan dari Oracle Entertainment, dia langsung kaget: "Presdir Ethan, Hermosa itu artis dari entertaiment anda kan? Aku sangat suka dengan filmnya! Kenapa akhir-akhir ini ia tidak main film lagi? Apa presdir bisa membantuku meminta tanda tangannya?"

Hermosa..... Mata Kenzie pun langsung berkenduk.

Sebelum melihat adegan menjijikan Hermosa dengan Reyhan, dia juga menyukai Hermosa, bagaimanapun juga wajahnya memang sangat cantik.

"Hermosa ya, dia sudah diboikot, di dunia hiburan, hal ini sama seperti hukuman mati. Sepertinya sudah tidak akan ada harapan baginya untuk tampil di film lagi." Ethan masih tersenyum sambil menunggu Nindi melanjutkan pertanyaannya.

Benar saja, Nindi lanjut bertanya: "kenapa diboikot? Film yang ia mainkan semuanya bagus!"

bertambah lebar, ini pertama kalinya Kenzie menyadari, bahwa Ethan memiliki dua lesung pipi: "Nindi,

baru hendak bertanya ke Reyhan, lalu dia baru ingat bahwa dirinya sedang bertengkar dengan Reyhan, cepat-cepat

tiga kali, perubahannya pun

Nindi menarik. Dia sudah melihat berbagai jenis perempuan,

pasangan?" tambah Ethan, untuk membuka percakapan yang sangat jelas tujuannya.

orang-orang ini mengobrol dengan

Reyhan sedang kesal, melihat Ethan tertarik pada Nindi, dia langsung mengatakan: "Iya! Presdir Ethan, Nindi belum memiliki

berkata ke Nindi: "Presdir Ethan juga

mereka berdua, wajahnya Nindi sekejap memerah, lalu dia mencubit wajah Kenzie: "Lalu kenapa? Kalaupun Presdir

meminta maaf, jika Nindi marah, ia

perempuanitu bercanda, Ethan juga tersenyum, Reyhan

dia sangat mengenal

jadi mainannya saja, tapi Nindi masih belum memenuhi syarat untuk

dia langsung menarik Kenzie,

minum dulu?" Ethan tersenyum ke arah Reyhan dan Kenzie: "Reyhan, Kenzie, ayo

sedang kesal, sekarang hanya ingin minum. Tapi di sana sangat berisik , ia tidak bisa memberi Kenzie pelajaran di tempat ini. Jadi dia

pria itu sudah memutuskan dan sama sekali tidak peduli dengan pendapat

kaget sampai matanya terbuka lebar: "kalian berdua percaya diri sekali ya, memangnya kita sudah setuju untuk pergi dengan kalian? Mengapa kalian

lajang

wajahnya tetap dingin: "Lalu kenapa? Kalau kamu lajang, apa hubungannya denganku? Bukan

Ethan langsung tertawa.

selalu bersikap sopan di depan para wanita, tapi itu semua hanya di penampilannya saja, di dalam hatinyanya, Ethan sebenarnya adalah pria

kepada Nindi sepertinya sedikit berbeda. Ethan belum pernah mengejar seorang wanita seperti ini, biasanya, jika seorang wanita tidak tertarik padanya, Ethan akan langsung melepaskan wanita itu.

menatap Nindi, tubuhnya tinggi, senyumannya manis, sifatnya yang ramah, di daftar perempuan Ethan,

ini bukan urusannya..... Reyhan menarik tangan

mau menyebabkan keributan di depan umum. Terlabih lagi, dia tidak mau Nindi tahu tentang hubungannya dengan

maksud Kenzie, dia langsung melepaskan

melihat ke sekitar lalu bicara: "Kenzie, hargailah aku sedikit! Ajak temanmu, kita minum

Bình Luận ()

0/255