Cinta Setelah Menikah

Bab 154 Kemuliaan Tertinggi

Bab 154 Kemuliaan Tertinggi

Satu mangkuk sup jamur bakso sapi, satu piring tumis daun bawang ikan, satu piring sayur hijau yang segar, dan tomat tumis telur.

Beberapa hidangan ini langsung memenuhi meja makan.

Warna sayur yang beragam, terlihat sangat indah, menggugah selera.

Reyhan puas melihat sayur di atas meja, menepuk kepala Kenzie lagi. "Ternyata banyak perkembangan, tinggal beberapa tahun di luar negeri, sudah bisa memasak."

Yang Reyhan katajab benar, jika tidak tinggal luar negeri, Kenzie tidak akan pernah belajar memasak. Masakan chinese food yang dijual di luar negeri rasanya tidak begitu khas. Ada yang menjualnya dengan rasa yang khas, tapi sangat mahal, tidak setara dengan pendapat orang biasa.

Saat merasakan penderitaan seperti, Kenzie jadi kesal, jadi ia mulai mempelajari resep-resep makanan dan belajar masak, demi memuaskan perut orang Tiongkok-nya.

Kenzie dengan tegas memperingatkan Reyhan, "Presdir Reyhan, boleh tidak jangan memukul kepalaku? Ketombe di kepalaku jatuh ke dalam sayur!"

"Kamu begitu menjijikan, Kenzie!" Reyhan menarik Kenzie ke arahnya, dengan teliti memeriksa rambutnya, melihat rambutnya hitam berkilau yang bersih dan indah, dia menjadi tenang. Dia sekuat tenaga mencubit pipi Kenzie. "Bohong!"

Kenzie resah "Lepaskan! Sakit tahu !"

Reyhan senang melihat ekspresi kesal Kenzie, suasana hati nya sangat baik. "Aku tidak merasa sakit! Rasanya enak, nyaman!" Sambil berbicara, dia menggunakan jarinya untuk menyentuh wajah Kenzie, seolah merasakan kulitnya yang lembut dan lentur.

Kenzie mengangkat kakinya hendak menendang Reyhan, tapi kekuatannya terlalu besar, hampir saja ia menendang meja hingga terbalik.

dan memegang meja, saling bertatapan, Kenzie memelototi

Habis makan, pergi!

Kenzie kesal juga tidak mengerjainnya lagi, dia langsung menurut, mencuci tangan dan mengambil

berdua duduk berhadapan. Kaki Reyhan yang panjang menghimpit

Kaki Reyhan yang panjang mengikuti kakinya, dengan tebal muka menaruhnya kakinya

seperti batu, penuh dengan

diri, wajahnya memerah, merasa tubuhnya

apa yang sedang kamu pikirkan? Apakah kamu sedang berpikir untuk melakukan sesuatu yang buruk pada tuan muda tampan

menundukan kepala, tidak memperdulikannya,

sesuap sup Jamur bakso sapi, menutup mata sangat menikmatinya. "Ah. Enak sekali! Sangat

ia berusaha sekuat

Kenzie makan dengan nikmat, dia juga tidak mau ketinggalan, ia mengangkat sendok

seperti anak kecil dan

Dasar bayi besar!

memasak Kenzie sungguh hebat, bahan masak dipadukan sangat baik, warna sayur sangat menggugah selera. Reyhan sudah makan 2 mangkuk nasi, tapi masih merasa tidak kenyang. Ia

jika makan di rumah, paling banyak hanya setengah mangkok besar saja

ke rumah orang lain makan seperti

telinga Reyhan sangat

mengira Reyhan akan merasa tidak enak hati, tapi ia malah dengan sombongnya berkat, "Kenzie,

Baiklah, kehormatan.

mengambil mangkok Reyhan menuju dapur, melihat di dalam panci hanya tersisa secuil

Bình Luận ()

0/255