Contracted Marriage 30 Days

Bab 182 Kali Ini, Kali Ini

Bab 182 Kali Ini, Kali Ini

Huo Lichen terkejut, ternyata dia begitu peduli dengan kejadian malam itu.

Ternyata kejadian itu membuat dia merasa begitu serba salah?

"Kamu ... kamu rasa kejadian malam itu adalah hal yang memalukan?"

Beberapa kata itu pun keluar dari mulut Huo Lichen dengan begitu sulit.

Huo Lichen kira dia cuman takut dan tidak mau melewati malam itu. Tetapi dia tidak menyangka, ternyata malam itu sudah memberikan dampak begitu besar padanya.

Kejadian itu seperti sebuah kain hitam yang jatuh dari langit dan langsung menutupi seluruh hidupnya.

Hal itu membuat hidupnya hanya tersisa kegelapan dan kekelaman.

Yan Wan tidak ingin mengingat kejadian malam itu dan lebih tidak mau membicarakan hal itu di depan pria ini.

Tetapi, dia sudah membicarakannya sampai sini.

Semua rasa malu dan tidak berdaya pun terlihat di wajahnya. Dia terlihat seperti seseorang yang baru ketahuan melakukan sebuah kesalahan. Dia nggak ada pilihan lain selain mengatakan dengan jujur.

Yan Wan pun menggigit bibirnya dan menjawab " ... iya."

Yan Wan tidak berani melihatnya dan terus menundukkan kepalanya.

"Kamu pasti rasa aku ini wanita kotor, orang sehebat kamu mana mungkin mau bertunangan dengan wanita seperti aku ...."

"Aku nggak keberatan."

Sebelum Yan Wan menyelesaikan pembicaraannya, Huo Lichen sudah duluan memotong pembicaraannya.

Tangan Huo Lichen yang ada di atas bahunya itu pun memegangnya lebih erat lagi. Setelah itu Huo Lichen melihatnya dengan tatapan yang dalam dan serius.

"Yang aku mau itu kamu. Tidak peduli kamu mau bagaimana, di mataku kamu itu tetap indah."

Sebelumnya Huo Lichen tidak pernah mengatakan kata-kata seperti ini. Tetapi kata-kata yang baru keluar dari mulutnya ini terdengar begitu natural.

Kata-katanya itu sampai bisa menggerakkan hati orang yang mendengarnya dan membuat jantung orang itu berdetak kencang.

Yan Wan pun terbengong dan melihat ke arah Huo Lichen. Dia merasa ini lebih mirip mimpi daripada kenyataan.

Yan Wan langsung berkata tanpa berpikir panjang, "Tetapi, semalam kamu nggak sentuh aku ...."

"Aku nggak mau melukaimu."

masih terdengar begitu tegas dan serius. Setelah diam beberapa saat, dia menambahkan, "Buat

Malam pernikahan.

yang hangat

kenapa kali ini, memangnya ada kali

mulai berdebar kencang dan

bertanya, saat ini tiba-tiba terdengar suara teleponnya

kamar itu pun langsung

dekat. Mereka berdua saling berhadap-hadapan dengan jarak

Benar-benar ....

Dia segera melompat dari atas kasur dan

hatinya itu sangat kacau. Dia sama sekali nggak berani melihat Huo

langsung

Hal yang terlalu

Lichen pun melihat bingung ke arah Yan Wan. Kalau saja tadi Yan Wan bertanya padanya, dia pasti akan langsung

Tetapi sayangnya ....

hanya bisa mencari

Lichen. Dia merasa gugup dan langsung menjawab teleponnya

tetapi apa yang dikatakannya itu membuat Yan

saja diangkat,

nggak mau bicara apa-apa. Hari ini aku masih

pun terdiam dan seolah kesusahan untuk mengatakan hal itu

Wan pun mengerutkan alisnya. Yan Xin pulang ke sana dan

masalah

khawatir dan bertanya, "Ma, nggak ada masalah apa-apa kok.

"Dia sekarang ...."

tahu masalah kalian berdua. Tetapi sekarang Yan Xin masuk ke kamarmu dan buang

Buang barangnya?

dia barulah anak kandung keluarga Yan yang senilai dengan emas. Sedangkan Yan

itu tidak pantas dianggap sebagai

Yan Xin sekarang membuang semua barangnya

apapun emosi Yan Wan, tetapi untuk saat ini dia tetap merasa

"Ma, Yan Xin

Ibu cuman mau tanya

Jiahui terdengar khawatir, tetapi dia jelas sedang menyembunyikan tidak sedikit

bisa memprediksi kata-kata kasar apa saja yang sudah dikatakan

bertahun-tahun ini, Yan Xuanmin dan Qiao Jiahui selalu memperlakukan dia dengan baik.

angkat, tetapi mereka selalu memberikan kasih

orang yang

Bình Luận ()

0/255