Contracted Marriage 30 Days

Bab 183 Ditelantarkan

Bab 183 Ditelantarkan

Yan Wan yang terkejut itu pun langsung menghindar. Kemudian terdengar suara vas bunga pecah terbentur pintu.

Melihat serpihan kaca dari vas bunga itu di lantai membuat hati Yan Wan semakin tidak tenang.

Orang yang melempar vas bunga itu pasti Yan Xin. Ketika dia melihat Yan Wan, amarah di dalam hatinya itu pun semakin meluap.

Dia pun menunjuk-nunjuk ke arah Yan Wan dan berteriak, "Yan Wan, kamu masih ada muka buat pulang ke sini?! Biar aku bunuh kamu di sini!"

Sambil bicara, dia mengambil vas bunga yang ada di sampingnya lagi dan hendak melemparnya ke arah Yan Wan.

Vas bunga ini lumayan berat, kalau benar-benar terbentur ke tubuh orang itu pasti lukanya nggak ringan.

Yan Xin sama sekali tidak peduli dan melihat ke arah Yan Wan dengan tatapan tidak berperasaan.

Yan Wan mengerutkan alisnya.

Yan Xuanmin yang melihat itu pun langsung berlari ke arah Yan Xin dan berusaha untuk mengambil vas bunga itu dari tangan Yan Xin. Setelah itu dia marah, "Yan Xin, berhenti! Kalau kamu terus begini, kamu bisa melukai kakakmu."

"Dia itu bukan kakakku, kalian cuman ada satu anak. Aku nggak ada kakak."

Yan Xin pun marah besar. Setelah melihat Yan Wan, amarahnya itu menjadi semakin mengerikan.

"Dia itu cuman anak yatim piatu yang nggak punya apa-apa, dia ada hak apa buat bertarung sama aku? Aku ini baru anak kandung kalian. Kalian cuman ada satu anak. Aku nggak setuju kalau Yan Wan tinggal di rumah ini lagi. Aku mau usir dia keluar!"

Wajah Yan Xin pun terlihat begitu kejam dan sama sekali tidak ada perasaan.

Yan Wan pun terus mengerutkan alisnya.

Yan Wan tidak menyangka setelah Yan Xin merayu Huo Lichen, dia akan melimpahkan semua kesalahan itu padanya sampai mau mengusirnya dari rumah.

Cuman nggak bisa dapatin Huo Lichen saja, apa dia perlu balas dendam sampai seperti ini?

Yan Wan benar-benar tidak bisa mengatakan apa-apa dan langsung berjalan ke arahnya.

"Meskipun aku ini cuman anak angkat, tetapi dari kecil ayah dan ibu yang membesarkan aku. Dari dulu di rumah ini sudah nggak ada bedain aku sama kamu. Yan Xin, kamu ini bukan anak kecil lagi. Seharusnya kamu sudah bisa bedain apa yang seharusnya jadi milikmu dan apa yang tidak seharusnya jadi milikmu. Kamu jangan menyusahkan ayah dan ibu karena keegoisan kamu."

"Apa yang seharusnya jadi milikku dan apa yang seharusnya bukan milikku?"

Lichen, kamu sudah menang. Tetapi Yan

berjalan mendekat ke arah Yan Wan dan

dingin dan berkata, "Kamu boleh menikah dengannya, tetapi kamu harus kehilangan keluarga ini! Karena aku nggak bisa mendapatkannya, jadi kamu juga jangan

pun mengerutkan alisnya dan berkata, "Yan Xin, ini

yang sangat rendah dan dingin,

yang membuat hatinya itu seolah dicubit keras

melihat Yan Xin yang langsung menggunakan tubuhnya untuk menghancurkan vas bunga yang ada di sampingnya dan langsung

itu dengan

itu pun langsung terkejut dan berteriak,

melihat ke arah Yan Xin karena dia takut Yan

langsung mengeluarkan serpihan kaca itu dan hendak menggoreskan kaca itu

nggak ada aku! Cepat usir dia dari

"Jangan!"

berteriak

semakin tidak enak dilihat. Dia pun ikut gegabah dan terus

bunuh diri. Tetapi darah yang terus

tetapi dia juga

kenapa kamu mau berbuat sampai seperti ini? Kamu buat keributan sampai begini cuman buat keluargamu semakin menderita saja. Kamu juga nggak bakalan dapetin apa yang

menderita, kamu juga harus ikut

tangannya dengan serpihan kaca itu sampai

terus mengalir keluar, Qiao Jiahui pun

selalu memenuhi apa yang

pun ketakutan sampai

tidak mau menyerah, "Aku cuman mau Yan Wan keluar dari

gegabah!

Qiao Jiahui pun terlihat begitu sedih. Dia menoleh ke belakang dan melihat ke arah Yan Wan

dan dia tidak mengatakan apa-apa. Tetapi, tatapan matanya itu malah membuat Yan Wan merasa dirinya itu terjatuh

Wan melihatnya dengan tatapan bengong dan hendak mengalirkan air

...

sangat kecil sampai hampir tidak

Yan Wan malah bisa mendengar kata

Maaf, dia harus mengusirnya.

saat itu kosong. Di telinganya

Wan bahkan tidak berani percaya. Ini berarti ibunya

Bình Luận ()

0/255