Contracted Marriage 30 Days

Bab 191 Kamu Tidak Ada Hak

Bab 191 Kamu Tidak Ada Hak

Setelah mengetahui kebenaran itu, Yan Wan langsung merasa lega seolah sebuah batu yang selama ini menekannya itu tiba-tiba menghilang. Sekarang dia merasa lega dan bahagia.

Mata Huo Lichen terus tertuju pada Yan Wan. Dia terus memperhatikan perubahan ekspresi wajah Yan Wan yang membuatnya merasa lega.

Setelah tahu kalau dirinya ternyata bukan pacarnya Mu Rongqin, sepertinya Yan Wan lumayan senang?

Hati Huo Lichen mulai tergerak. Kemudian dia membalikkan badannya ke arah Yan Wan lalu mendekatinya.

Huo Lichen berbicara dengan nada serak yang menggoda, "Yan Wan, jadi selama ini kamu nggak berani dekat dengan aku karena kamu kira aku ini pacarnya Mu Rongqin?"

Kata-katanya ini nggak ada yang salah. Lalu Yan Wan pun langsung menganggukkan kepalanya.

Huo Lichen menyipitkan matanya dan mengangkat sudut bibirnya.

Lalu dia bertanya, "Jadi alasan kamu menolak lamaranku karena kamu nggak mau jadi orang ketiga?"

Memang benar, Yan Wan tidak mau jadi orang ketiga, lebih nggak mau mengorbankan pernikahannya untuk hal yang belum dia pahami. Kata-katanya ini nggak ada yang salah.

Yan Wan menganggukkan kepalanya lagi.

Tampaknya suasana hati Huo Lichen pun menjadi semakin baik. Lalu dia berbicara dengan nada yang lebih rendah dan penuh dengan pengharapan, "Karena sekarang sudah nggak ada halangan lagi, gimana kalau kamu menikah denganku lagi?"

Setelah sebabnya sudah nggak ada, sekarang dia juga tetap harus mempertimbangkannya lagi. Tetapi kata-kata ini kedengarannya nggak ada yang salah juga.

Yan Wan pun menganggukkan kepalanya. Kemudian dia mengangkat kepalanya dan melihat wajah Huo Lichen yang tersenyum gembira dan terlihat lebih tampan dari biasanya.

Orang-orang yang ada di dekat mereka itu semua tercengang.

Tiba-tiba Yan Wan tersadar. Tadi bukannya dia berpikir untuk mempertimbangkan kembali pernikahan mereka? Itu berarti dia masih perlu mempertimbangkannya. Mempertimbangkannya itu berarti masih belum pasti.

Apa yang dia maksud bukan seperti ini.

Yan Wan pun langsung menggelengkan kepalanya dan berusaha untuk menjelaskan, "Aku ... maksud aku bukan seperti itu."

"Jadi maksud kamu apa?"

lurus ke dalam mata Yan

Lichen menatapnya dengan tatapan yang dalam seolah dia sedang

juga terus berdetak kencang seolah

dia mengira Huo Lichen dan Mu Rongqin itu adalah sepasang kekasih. Lalu tujuan Huo Lichen menikahinya itu hanya untuk menutupi rumor antara Mu Rongqin dan Huo Lichen, bahkan dia sampai meminta Yan Wan untuk menjadi ibu

pengorbanan yang besar. Maka

ada hubungan apa-apa. Jadi menikahinya dan menyuruhnya menjadi ibu anaknya itu semua

Demi apa?

yang ada di depannya itu. Hatinya pun mulai panik dan ada banyak kemungkinan

berani menjawab pertanyaan dari Huo Lichen

Wan berusaha untuk mengalihkan pembicaraan ini, tetapi Huo

langsung menggenggam bahunya dengan erat dan menimpahnya di

tubuh Yan Wan lagi. Sekarang dia terasa

dengan nada yang lembut,

dengan begitu tiba-tiba dan seolah memang sudah seharusnya

hanya bisa melihat bengong ke arahnya dan

lamaran kali itu terkesan lebih romantis dan tulus, tetapi Yan Wan mengira

sedang berada di atasnya dan melamarnya

hati Yan Wan malah tergerak dan jantungnya

benar-benar tidak tahu

Menolaknya? Atau menyetujuinya.

tetapi saat itu, Yan Wan

mata Huo Lichen pun terlihat seperti sebuah laser yang

Lichen terdengar rendah, "Yan Wan, ikuti kata

Hatinya?

Huo Lichen.

depannya ini tampak begitu menggoda dan Yan Wan pun memutuskan untuk

kondisi Yan

Rongqin

Rongqin itu seperti sebuah air yang tersiram ke wajah

dia baru sadar ternyata posisi dia dan Huo Lichen sangat dekat saat

Bình Luận ()

0/255