Crazy Fall For You

Bab 65 Tidak peduli Seberapa harganya

Bab 65 Tidak peduli Seberapa harganya

Jika dapat menemukan kendaraan yang menabrak pamannya itu, mungkin masih dapat menemukan keberadaan pamannya itu, detak jantung Elena tiba-tiba bertambah cepat dan jari-jarinya dengan gugup memegang erat ponselnya.

Patricia ragu-ragu untuk sementara waktu, "Lena, tapi kamu tolong jangan kaget! Aku hanya bisa mengatakan perkiraan tentang masalah ini."

Elena menghentak cemas, "Patricia, kau sengaja bukan untuk menggantungku, jika kamu tidak mengatakannya aku akan kesana memukulmu."

"Oke, oke, aku bilang padamu. Nomor plat yang kulihat hari itu adalah SC18888..."

Setelah mendengarkannya Elena masih tidak mengerti, "Aku tidak memiliki kesan pada nomor ini."

"Ah, orang yang kamu suruh untuk mengambil buku itu, mobil yang dia kendarai adalah plat nomor ini!"

Elena terpaku, Damian memiliki beberapa mobil, yang sering di pakainya adalah Ferrari merah dan Rolls-Royce hitamnya itu, tetapi nomor platnya sepertinya dia belum pernah terlihat sebelumnya.

Kembali pada kejadian hari itu, memang benar yang menabrak Omnya itu adalah sebuah mobil hitam.

"Kau, kau, apakah kau tidak salah?" Elena terdengar jelas suaranya nafasnya berat.

"Aku tidak mungkin salah. Nomor ini terlalu sederhana. Pada saat itu, aku bertanya-tanya, bagaimana mungkin ada nomor plat sebagus itu? Pihak itu pasti sangat kaya......Plat nomor ini begitu mudah diingat, bagaimana mungkin aku bisa salah mengingat????"

Di bawah keyakinan Patricia, jiwa Elena perlahan meninggalkan fisiknya.

Untuk waktu yang lama, barulah dia kembali pada kesadarannya dan buru-buru menutup telepon Patricia.

Udara dingin berhembus dari belakang tubuhnya, itu pasti Damian yang melakukannya!

Kenapa dia melakukan ini? Apakah waktu itu dia mencoba membunuh paman, kemudian melihatnya muncul, jadi dia buru-buru berbalik dan pergi.

Kaki Elena seperti menginjak kapas, lemah seperti tidak tahu harus meletakkannya dimana.

"Nona Ji!"

Bi Ria menatap wajah Elena dengan kaget, dia berteriak lama tapi Elena sama sekali tidak bereaksi, dia dengan cepat melangkah maju untuk memegang Elena.

"Nona Ji, ada apa denganmu?"

Barulah Elena kembali pada kesadarannya, di matanya ada sinar kekecewaan, "Bi Ria, ada apa mencariku?"

"Oh, tidak apa ?C apa,aku akan pergi keluar sebentar, ingin bertanya pada Nona Ji apakah Nona ingin aku membawakan sesuatu pulang."

"Tidak ada, terima kasih!"

Bi Ria menatap Elena untuk waktu yang lama, tampaknya sangat tidak tenang.

"Nona Ji, apakah kau tidak enak badan? Apakah ingin ke rumah sakit?"

Elena mengusap wajahnya, tersenyum dan menggeleng, "Tidak perlu, mungkin karena aku tidur terlalu lama, aku ingin keluar berjemur."

Elena berdiri sendirian di taman dan mendongak menatap laut.

siang hari, matahari bersinar sangat kuat, bersinar hangat di tubuh

kedalaman neraka yang gelap, dingin, basah,

Ji yang baik, anggota keluarga Ji pantas

ulang dalam benaknya seperti kutukan. Itu dia, itu pasti dia, Tuhan, apakah ada

Kantor besar Grup Zero.

meletakkan tiga rencana berbeda dan meletakkannya di meja

bersemangat dalam bisnis, metodenya sangat

sempurna itu segera mengerucut, mengulurkan tangan dan melemparkan perencanaan

ulang, jangan memberi Grup Suns sedikit peluang

"Tapi..." kata Naomi ragu-ragu.

selesai, kalian semua tidak usah istirahat

sombong berkata, melihat arlojinya, sekarang sudah jam enam sore, benar-benar sekelompok sampah, hanya

dengan cepat berjalan menuju departemen perencanaan, Damian berdiri dan mengambil ponsel untuk

ponselnya mati lagi,

Damian menelepon nomor mansionnya.

Muda, ini

mati, kenapa ponselnya

"Nona Ji sudah tidur."

sudah tidur?"

hari ini dia berdiri di taman selama empat

mati? Segera

di sampingnya Naomi berjalan masuk lagi, "Direktur

berkata kepada Bi Ria:

terlihat agak kesal, berbalik dan duduk dengan berat di kursi putar kulit, memandangi dokumen-dokumen di tangan Naomi, "Bawa

melemparkannya lagi ke Naomi, "Ok

mudah disetujui

kamar tidur utama, Elena berbaring di

dia telah memikirkannya satu harian, juga tidak

dan dia melarikan diri, rahasia apa yang

pandang Elena. Dia berjalan ke

"Tidak!" Jawab Elena lemah.

tanpa makan malam?"

ludah dan menggigit bibir bawahnya. Dia

bangun, makan, setelah makan baru

Elena dan menggendongnya ke tepi tempat tidur

masih baik ?C baik saja, kenapa sekarang menjadi seperti ini? Apakah meminjam

tajam, kemudian mengangkat ponselnya

cara apa pun.

?C buru berdiri, "Jangan merepotkannya, sudahlah, aku mungkin hanya saja sedang dalam siklus

tidak curiga lagi dan menutup teleponnya, "Jangan begini, aku paling benci melihat wanita menangis. Cepat pakai

benar-benar tidak nyaman. Makanan apapun yang dikunyah di

menyadari tingkah aneh Elena, masih mengira bahwa dia masih marah karena tidak mengijinkannya

benar, marah begitu lama, tidak memperbolehkanmu keluar

"Begitu bosan di rumah!"

meletakkan mangkuk nasi dan berkata: "Aku sudah

langsung naik ke atas, Damian pun tidak memiliki selera

Bình Luận ()

0/255