Crazy Fall For You

Bab 70 Dia masih hidup

Bab 70 Dia masih hidup

Langit perlahan gelap.

Tim tim SAR dan penyelam maritim terpaksa harus berhenti, Damian dengan keras kepala berdiri di pantai dan menolak untuk bergerak.

Melihat semua orang berhenti, Damian berkata, "Mengapa kalian semua berhenti? Pergi dan temukan segera??"

Grego berbisik, "Tuan muda, visibilitas bawah lautnya tidak tinggi di malam hari dan itu akan menjadi sia-sia. Aku akan menyuruh mereka untuk mencarinya lagi besok pagi."

Dia belum menyelesaikan kata-katanya, Damian sudah melompat ke laut.

Tiga hari tiga malam telah berlalu.

Keberadaan Elena masih belum diketahui sedangkan Damian telah di seret keluar oleh Grego.

Dia tidak tidur selama tiga hari tiga malam, tidak makan dan berendam di laut sepanjang hari, tubuhnya sejak awal sudah tidak tahan lagi.

Ketika dia diseret oleh Grego, dia seketika langsung pingsan.

Pada hari dia dirawat di rumah sakit, tim SAR dan penyelam maritim juga secara resmi berhenti melakukan pencarian.

Sebenarnya, semua orang tahu betul bahwa seseorang yang tidak membawa alat penyelamatan sama sekali dan tidak membawa makanan apa pun dan juga ingin bunuh diri itu tidak mungkin dapat hidup tiga hari tiga malam di laut.

Hanya karena ancaman Damian, mereka tidak berani berhenti bekerja.

Sekarang dia sakit, mereka pun juga berhenti bekerja.

Elena benar-benar menghilang, Damian menatap kosong pada cincin itu.

Damian, seperti yang kau inginkan, orang-orang keluarga Ji semuanya mati!! Jika seperti yang dia katakan, dia seharusnya bahagia, tetapi mengapa ketika dia bahagia, itu bahkan lebih menyedihkan daripada saat kematian Dom.

Di sebuah gang sempit, penjaja bisnis kecil menjajakan berbagai macam di sepanjang jalan.

"Mari chestnut gorengnya, begitu wangi dan manis..."

Elena mengerjapkan matanya, Ayahnya sedang berjalan dengan sekantong chestnut goreng dan tersenyum pada Elena.

"Lena, ayo datang ke pelukan papa, papa membeli banyak chestnut goreng loh."

Elena dengan gembira berlari ke ayahnya.

"Lena, cepatlah kemari, mama juga punya chestnut goreng di sini, datanglah ke pelukan mama."

Sang ibu tersenyum dan membuka lengannya pada Elena, Elena tersenyum dan berlari kesana.

Papa mama!! Aku datang.

Namun, tidak peduli bagaimana Elena berlari, mereka tampaknya dipisahkan oleh jarak yang begitu jauh. Dia berlaripun tidak akan bisa sampai.

Ibu dan Ayah berdiri dengan panik, "Lena, jika kamu tidak datang lagi kami akan pergi."

Elena panik, dia berteriak keras, papa mama, jangan pergi!! Tunggu aku!

Namun, sosok ibu dan ayahnya dengan cepat menghilang.

Ini adalah sebuah kamar mewah, dengan sosok lemah terbaring di tempat tidur, wajah kecilnya yang pucat tak berdaya, dibanjiri oleh air mata, tampaknya dia terjerat oleh mimpi buruk dan tidak bisa terbangun, tangan kecil itu menggenggam erat ?C erat sprei.

pecah

tiba, Elena

perlahan menjadi

sama sekali tidak bermasalah. Elena perlahan-lahan ingat bahwa dia telah

dari tempat tidur dan melihat ke luar, ini adalah sebuah kapal

bersiap pergi keluar untuk melihat apa yang terjadi, tiba-tiba ada suara muram di

"Sini!"

yang kejam dan menyeramkan dengan wajah yang

berdarah dan wajahnya juga

memegang erat ?C erat pintu kamar, "Kamu, siapa

orang yang hidup di kapal ini, jika kamu tidak ingin mati, segera

Suaranya dingin dan tatapannya mengerikan, terutama bau darah itu

jika kamu

mengambil pistol dan

sekali, perasaan bertahan hidup Elena

terluka, aku akan membantumu, aku

itu menatapnya, pistol itu

dan menemukan luka tembak yang sangat besar. Setengah

daging tidak jelas, sangat menjijikan, membuat Elena

yang harus

ini, kemudian oleskan obat diatasnya dan antibiotik ini, bantu

- angguk, melihatnya seperti ini, kehilangan begitu banyak darah, pasti mengkhawatirkan

telah menyelamatkannya, dia

melakukannya sesuai kata

mengeluarkan peluru itu sangat mengerikan. Seluruh tubuh

kali pisau Elena bergerak, pria itu kesakitan

mencari sebuah besi untuk mengeluarkannya, garis pandang Elena segera akan

yang

jelas, dia mempunyai

aku benar ?C

membunuhmu jika tidak bisa..." Pria itu mengambil

"Baiklah, hei!"

ini adalah saudara laki ?C laki Damian,

perlahan-lahan menjahit luka

tidak pernah tahu bahwa dia bisa menjahit daging, tetapi rasanya menyakitkan ketika dia pertama

juga tidak tahu sakit, tidak peduli seberapa berat ringan gerakan tangannya, dia tidak

setelah obat dioleskan, Elena menyuntikkan

meluruh jatuh. Seluruh tubuhnya berkeringat dingin, dia terpaksa melakukannya, sementara

itu berbaring di tempat tidur dan

keluar dari kamar dan berjalan

tiga lantai itu semuanya memiliki kamar, tetapi tidak ada seorang pun disini.

dengan lubang ?C lubang bekas peluru, tampaknya telah

pria ini?

pun juga tidak

sangat lapar, kemudian pergi ke dapur di kabin belakang dan

akan di masak dengan sepanci

telah matang, dapurnya penuh dengan aroma sedap, Elena menyeruput dengan serakah, rasa makanan yang

mengambil semangkuk dan hendak makan, tiba-tiba

"Berikan padaku????"

berbalik dan melihat tatapannya yang tajam, buru-buru berdiri dan mendorong

Bình Luận ()

0/255