Extramarital Love

Bab 107 Hidup Itu Sulit

Bab 107 Hidup Itu Sulit

Aku belum pernah melihat Hendro seperti ini sebelumnya…

"Kenapa kau melakukan ini padaku?" Tanyaku padanya.

Bahkan jika dia suka pada Nick, bagaimana dengan hubunganku dan dia selama sepuluh tahun? Sepuluh tahun!

"Karena di dunia ini mungkin hanya kau yang begitu bodoh, mengikutiku kemanapun aku pergi, menikahiku, tidak memintaku tidur denganmu." Kata Hendro.

Aku tiba-tiba teringat apa yang dia pernah ia katakan padaku.

Malam itu saat aku meminta cerai darinya, ia berkata ia hanya dapat mencintaiku seorang wanita di seluruh kehidupan ini. Jika aku menceraikannya, ia tidak tahu dimana lagi ia bisa menemukan wanita sepertiku.

Ternyata, yang ia maksud adalah: wanita bodoh sepertiku hanya ada satu di dunia ini.

"Ha! Haha!"

Aku tiba-tiba mendongakkan kepala dan tertawa terbahak-bahak, ternyata aku sangat bodoh!

Ini terlalu konyol!

Aku menertawakan diriku sendiri, tertawa sampai air mata mengalir keluar.

"Luna, kau diam, jangan tertawa! Apakah kau tertawa di tengah malam seperti ini untuk menakut-nakuti orang?"

Aku masih tertawa dan tertawa, sampai kehabisan napas.

Aku harus peduli dengan orang lain? Aku bahkan tidak bisa merawat diriku sendiri!

Nick mendekat dan meraih lengan Hendro. Dia mengerutkan kening dan bertanya, "Hendro, apakah dia gila?"

"Ya! Aku gila!" Aku berkata kepadanya sambil tersenyum. "Aku gila kerena kalian berdua. Bisakah kau membiarkanku pergi?"

"Jangan pura-pura gila dan bodoh." Hendro berkata. "Aku tidak punya waktu untuk memperdulikanmu, kembalilah ke kamar untuk beristirahat, pikirkan baik-baik."

Dia berkata, dia menatapku, "Ingat apa yang kukatakan! Aku tidak bercanda denganmu! Ayahmu yang sakit, kondisi fisiknya baru-baru ini sangat buruk."

"Kau tahu ...?" Aku berjongkok dan menatapnya dengan ngeri.

Hendro tersenyum dingin, "Luna, aku tahu segalanya tentang mu! Hal yang tidak kau ketahui pun, aku tahu! Sekarang, kembali ke kamarmu!"

Dia mendorong ku ke kamar tidur, dan menutup pintu. Dia bahkan tidak repot-repot mengunci pintu. Ia tahu bahwa aku tidak akan berani melarikan diri.

Ruang kamarku sangat gelap, dan bahkan jika aku memeluk diriku erat-erat, aku terus gemetar.

Kegelapan di depanku mungkin adalah masa depanku, kegelapan tanpa batas ...

sendiri,

kepadaku untuk tinggal di rumah. Tidak lupa mengingatkanku untuk jangan mencoba

membuka pintu tetapi pintu itu terkunci, dan ponsel ku

rumah seharian tanpa

kembali bersama. Lalu mereka masak bersama

ke kamar mandi

menahan tawa. Dulu aku pernah menemukan mereka sedang bersama di dalam kamar mandi, tetapi saat itu aku tidak mencurigai mereka sedikitpun. Ini sangat

ia

dan ketika aku mendengar suara napas aneh dari dalam kamar mandi, aku kembali ke kamar tidur dengan air mata, dan menutup pintu dan diam-diam menangis

depanku akan seperti ini? Jika seperti ini, mungkin

ke jendela untuk

melompat ke bawah, semua ini

Tapi ...

ambang jendela, pakaian-pakaian kecil Emma membuatku

aku bisa meninggalkan dunia ini? Ada banyak sekali hal yang masih

banyak di dunia ini? Ternyata kematian adalah hal yang paling mudah, dan hidup adalah hal yang

kecil milik Emma, dan berteriak

besok, jangan menangis lagi, hiduplah dengan baik, temukan Emma! Aku

mengangkat pakaian-pakaian kecil Emma,

bangun sangat pagi, minum segelas besar air hangat, dan kemudian membuat sarapan

makan, aku merasa sedikit lebih kuat. Aku duduk dengan

bersama dan melihat bahwa aku

ingin bertengkar." Nick kembali ke kamar dan menutup

pergi mencari Emma, aku

"Uang? Uang apa?"

ku beri, uang mas kawin! Dan

memotong perkataanku dan lanjut berkata, "Aku tidak punya uang untuk kuberikan padamu! Semua uangku telah kupakai untuk membelikan rumah

bagaimana aku bisa mengenal binatang buas yang tak

masih mengharapkan dia memberiku uang, dia bisa menipu sepuluh tahun

meninggalkannya tanpa ekspresi,

kau lakukan?" Hendro

melarikan diri, juga tidak akan memberitahu orang lain tentangmu, ancamanmu sangat berhasil. Aku hanya akan

Hendro mengangkat bahu, pergi ke pintu gerbang dan membuka pintu, "Selama kau

menegakkan punggung

foto, aku hanya punya

di malam hari, merasakan seluruh tubuh mati rasa, lalu

dan Nick tertidur, aku mencuri uang

digunakan untuk membeli alkohol, alkohol juga merupakan hal yang baik,

tidak memperdulikan siapapun yang mendatangiku. Tujuanku adalah mabuk,

ketika aku tidak mampu mengangkat kepalaku, satu

sekali."

dengan melambaikan tangan

apakah kau minum terlalu banyak?" Sesosok pria itu duduk di sampingku. Aku melihatnya dan merasa seolah-olah

Bình Luận ()

0/255