Extramarital Love

Bab 110 Kami Hancur

Bab 110 Kami Hancur

Meskipun aku merasa sangat malu, aku mengambilnya

"Lalu biaya hidup." Aku menatap Hendro dengan erat dan bertanya tanpa kompromi.

Hendro mengeluarkan dompet, dan menggunakan jari telunjuk dan jari tengah untuk mengambil uang seratus ribu dan melemparkannya ke wajahku, "Kuberikan padamu! Puas?"

Aku sedikit tertawa, membiarkan uang itu mengikis wajahku dan jatuh ke tanah.

Betapa lembutnya lelaki ini dulu…

"Hendro, beri aku dua juta." Aku berkata dengan acuh tak acuh.

"Dua juta? Apa yang ingin kau lakukan dengan uang sebanyak itu?" Hendro mengerutkan kening.

"Kau tenang, aku akan membayarmu kembali!" Kataku.

Hendro berpikir sejenak, lalu mengeluarkan beberapa ratus ribu dari dompetnya, "Hanya ada itu, aku tidak akan memberimu lebih dari itu! Aku akan mengingat utangmu, setelah melahirkan seorang putra untukku, kita sudah tidak mempunyai hubungan apa-apa, kalau tidak, kembalikan semuanya kepadaku!"

Uang kertas merah muda berjatuhan ke tanah.

Dia benar-benar ingin menghabiskan sisa harga diriku.

Aku tidak peduli. Aku butuh biaya hidup untuk bertahan hidup. Aku pun mengambil beberapa uang kertas itu.

"Tenang, aku akan mengembalikannya kepadamu."

Aku kembali ke kamar tidur, menutup pintu dan jatuh terlentang di atas ranjang.

Di dunia ini, tidak ada orang yang bisa diandalkan, makan dengan baik! Tidur nyenyak! Jaga tubuhmu! Dengan begitu, aku bisa mencari Emma.

Pagi harinya, aku membuat membuat sarapan yang lezat untuk diriku sendiri. Setelah makan kenyang, aku mengambil ponsel, kartu identitas dan uang lalu keluar rumah.

Melihat sepanjang jalan, aku berpikir, kemana orang yang membawa Emma-ku pergi?

Di kota yang penduduknya sangat miskin ini, pencuri itu tidak mungkin mau menghabiskan uangnya untuk membesarkan Emma.

Seharusnya, Emma pasti masih ada di dalam kota, mungin tidak jauh dari tempat tinggalku.

Pertama-tama, aku membeli seluler data untuk ponselku, lalu pergi ke tempat percetakan untuk mencetak lembaran anak hilang.

Para pekerja di tempat percetakan sangat bersimpati kepadaku, dan menyarankan agar aku melampirkan foto, tetapi sayangnya, aku tidak mempunyai foto Emma.

Semua foto Emma ada di dalam ponselku yang hilang.

Setelah berterima kasih pada para pekerja tersebut, aku pergi dan menyebarkan lembaran itu kepada setiap orang yang kutemui. Menempelkannya pada dinding-dinding dipinggir jalan.

Aku tidak punya uang, tetapi dalam lembaran tersebut aku menuliskan tawaran sebesar 50 juta kepada orang yang menemukan Emma.

masih begitu kecil, meskipun mereka menjualnya, mereka

dan bertanya apakah itu nyata, dan bertanya apakah aku telah

telepon secara

Apakah itu berguna? Aku tidak pernah mendengar kabar dari dua

segera mencetak lebih banyak dan membagikannya

berkali-kali, memberiku harapan-harapan palsu yang tak

tiba, aku dengan kelelahan berdiri di pusat kota yang sibuk, menyaksikan lampu

berlalu? Mengapa cepat sekali? Aku belum menemukan

aku hendak membagikan selebaran lagi, lenganku tiba-tiba

kau lakukan di sini?"

terasa masam dan tak tertahankan,

Indri, ada Indri!

Mengapa kau menangis? Apa itu yang kau

tanganku diambil olehnya, kemudian aku mendengar

Luna,

air

sini! Jangan menangis, jelaskan padaku terlebih

Aku, aku kehilangan Emma ku

dia, dia masih sangat

keluar dan lupa menutup pintu. Hendro juga tidak menyadarinya,

ke mobilnya. Dia membuka pintu dan mendorongku

di sini. Jika kau ingin menangis,

menggelengkan kepala dan mengambil tissue

telah bersumpah untuk tidak menangis lagi,

memberitahuku tentang hal sebesar ini?"

menggelengkan kepala, "Ponsel kuhilang, tidak ada yang

aku tidak berpapasan denganmu hari ini, apakah kau masih berencana untuk terus

pahit, "Aku

Indri kaku:

... mungkin."

Emma, tapi aku tidak akan menyerah, aku akan mencarinya sampai aku

"Bagaimana dia bisa

Aku mengangguk.

menerima fakta bahwa

lakukan? Apakah

Aku menggelengkan kepala.

seperti ini. Kenapa kau masih belum menceraikannya?" Dia tiba-tiba berteriak, dan kemudian suara itu

telah benar-benar berakhir, kan? Lalu mengapa kau

aku ingin bercerai,

kepada Indri. Aku hanya dapat mencari alasan lain, "Ayahku hari-hari ini kesehatannya tidak baik, tentang Emma pun aku tidak memberitahunya. Tentang aku dan Hendro, biarlah seperti ini dulu…. Setelah

dan

"Apa-apaan semua ini!"

kenapa aku harus menanggung semua masalah ini..."

Bình Luận ()

0/255