Flash Wedding

Bab 49 Berpikir yang Tidak Tidak

Bab 49 Berpikir yang Tidak Tidak

Ketika Yoora pulang membawa makanan, Jean kebetulan juga telah pulang.

Dulunya Jean tinggal di Apartemen. Awalnya dia menandatangani kontrak selama tiga tahun. Namun dia dibohongi dan tempat itu adalah tempat ilegal. Yoora melihat apartemennya ada sebuah kamar kosong dan menyuruh Jean untuk tinggal bersamanya. Dia menagih setengah dari uang kontrakan padanya.

"Yoora kamu sangat baik. Kamu masih mengingatku ketika pulang!" Jean memeluk Yoora dan dengan senangnya berkata :" hari ini ada sebuah penelitianku yang sudah lolos. Ayuk kita rayakan bersama!"

"apakah tidak boleh dirayakan dirumah saja?" Yoora sedikit tidak tenang, "kenapa harus keluar?"

Jean dengan tidak puas berkata :" tentu saja. Aku juga ingin jalan jalan. Aku sudah lama sampai dikota Sandhill dan belum pernah keluar bermain. Bahkan akhir pekan aku juga harus bekerja."

Yoora berpikir dan merasa betul juga.

Dua minggu yang lalu, dia sangat sibuk dan dia juga tidak beristirahat cukup. Jean bahkan terus lembur di kantor.

"baiklah. Aku akan membawamu bermain diluar nanti."

Jean khawatir kalau makanan yang dibawa pulang oleh Yoora akan tidak enak kalau dimakan besok. Dia langsung memakannya sekarang dan memujinya :" wah, masakan ibumu sangatlah lezat. Ini hampir membuatku menelan lidahku sendiri."

"ibuku adalah mantan koki." Kata Yoora, "dia sendiri harus menghidupi tiga anak. Kalau dia tidaksempat pulang, akulah yang memasak dirumah. Namun pada akhirnya, adik laki lakiku juga bisa memasak."

Hanya 1 yang telalu manja. Dia tidak bisa apapun.

"hah, kamu masih memiliki adik laki laki?" Jean memegang kacamatanya dan dengan penasarannya bertanya : "masih bersekolah kah?"

"iya, dia bersekolah di sekolah privat. Aku hanya bisa menemuinya beberapa bulan sekali." Yoora menganggukkan kepalanya, "dan juga sekolahnya sangatlah aneh. Tidak perlu mengikuti ujian nasional dan mereka akan direkrut langsung oleh universitas."

"itu pasti karena adikmu memiliki nilai yang bagus." Jean memegang piringnya sambil berkata, "aku sudah memikirkannya, ketika aku kembali kerumah tadi pagi, aku melihat Christin keluar dari rumah. Dia diikuti oleh seorang pria yang tinggi dan ganyeng. Menurutmu, apakah dia menyelingkuhi Direktur Salim?"

"seharusnya tidak, pria itu kalau bukan temannya, ya pasti adalah bodyguardnya." Hanya beberapa kali bertemu, Yoora dapat melihat kalau yang ada didalam mata Christin hanyalah Richard Salim.

Christin tidak mungkin berselingkuh dibawah Richard

mengigit sumpitnya dan berkata :" akan sangat baik kalau aku bisa mendapatkan pacar

bilang waktu untuk pacaran, waktu untuk istirahat saja tidak cukup. Hidup ini tidaklah

apa. Aku akan

aku sangat cinta

miliknya dan mengurus beberapa pekerjaannya. Dia menerima beberapa email dari Richard Salim untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan. Dia sedikit ragu pada Richard Salim, apakah dia telah

usah dibayar lagi? Kenapa Richard Salim masih menyuruhnya untuk membantunya

sekretarisnya tidak usah

ayuk pergi!" Jean sudah selesai mandi dan berdandan. Dia pun mulai

meliriknya sebentar dan dia

imut. Dia berdandan seperti apapun akan kelihatan seperti seorang siswa.

sedikit tidak nyaman :" kenapa,

Yoora menahan tertawa, "pastilah banyak tempat

sudah cukuptersakiti akan bentuk badanku yang

ke kamar dan mengganti roknya. Dia juga membawa sebuah

ramai pada pukul sembilan

berencana untuk membawanya berkeliling di kafe saja. Jean tidak senang dan langsung mencari tempat yang menarik sambil menarik

mereka

melihat papan nama toko itu, Yoora mengingat kembali kejadian mabuk

karena orangnya sangat banyak!" Jean sangat senang, "aku sudah mencarinya. Ini merupakan tempat yang paling asik di Sandhill. Didalam sangat banyak pria ganteng.

ini merupakan tempat yang belum pernah ia kunjungi. Dia langsung menarik Yoora dan membawanya masuk. Ketika mereka masuk melalui pintu, dua

orang didalam berjalan layaknya seperti hantu yang

bisa melihat kalau Jean adalah orang baru dan datang untuk bertanya padanya ingin bermain apa. Yoora sudah banyak

habis dipesan. Bagaimana kalau kalian duduk di bar." Orang itu pun menunjuk

untuk duduk disana. Dia

brondong yang ada diatas pentas, mata Jean

brondong yang ada diatas pentas itu. Tiba tiba pikirannya terlintas bayangan

Bình Luận ()

0/255