Flash Wedding

Bab 50 Gadis Kecil itu yang Memilihnya

Bab 50 Gadis Kecil itu yang Memilihnya

Ekspresi wajah lelaki tua itu berubah drastis, "apakah kamu sudah makan? Haruskah kusuruh Bibi Mei untuk memasak sedikit makanan untukmu?"

"aku sudah makan ketika pulang tadi. Aku juga tidak lapar."

"kalau begitu aku mengambil minuman untukmu." Setelah mengatakan itu, lelaki tua itu langsung berdiri dan masuk kedalam dapur. Dia lalu mengambil segelas milktea dari kulkas dan meletakkannya didepan Richard Salim, "aku meletakkannya didalam kulkas, pastilah belum rusak."

"milktea?" Richard Salim merasa lucu, "susu bubuk dalam minuman ini terlalu banyak. Aku tidak ingin minum."

"hanya satu gelas aja kok. Tidak akan apa apa." Lelaki tua itu meliriknya, "kamu bilang umurmu belum tiga puluh tahun. Kenapa kamu sudah mulai menjaga tubuhmu. Kamu lebih lemah dari orang tua seperti aku!"

"......"

Karena tidak bisa menolak lagi, Richard Salim mengambil pipet dan mulai meminumnya. Dia pun mengerutkan keningnya.

Itu sangat manis, namun dia masih bisa menerimanya.

Lelaki tua itu bertanya :" bagaimana?"

"lumayan." Richard Salim memandang milktea itu dan tertawa :" jangan bilang kamu menungguku hingga larut malam begini hanya untuk menyuruhku meminum milktea ini?"

"iya, aku keluar hari ini. Seorang gadis kecil yang merekomendasikan kepadaku." Kata lelaki tua itu dan dia menghela nafas, "tapi aku benar benar sudah tua. Aku bahkan dihina ketika memasuki toko itu."

Mendengar itu, ekspresi wajah Richard Salim langsung berubah dan berkata :" katakan kepadaku toko yang mana, aku akan menyuruh asistenku untuk memecat orang yang bekerja pada hari itu."

"lupakan saja, dia juga susah mendapatkan pekerjaan. Aku yang memakai pakaian yang terlalu kuno." Lelaki tua itu melambaikan tangannya lalu memberikan sebuah kotak hadiah kepada Richard Salim, "ulang tahunmu segera tiba, aku memilih sebuah hadiah untukmu, lihatlah."

Richard Salim membuka kotak itu dan didalamnya terdapat dua buah dasi bermerek Armani dan memiliki warna yang cantik.

"ini sangat cantik."

Richard Salim yang puas pada

mengatakan gadis kecil itu. Apakah kalian baru berkenalan hari ini?" Richard Salim tersenyum dan berkata :" sepertinya gadis kecil itu membuat kamu senang. Kalau ada waktu luang, aku juga

jarang melihat ayahnya sesenang itu

tua itu menghela nafas. Dia melihat gadis itu sangatlah cantik dan sepertinya sudah menikah. Bagaimana mungkin memberi kesempatan untuk

itu memandang Richard Salim dan bertanya, :" Richard Salim, selama kamu di luar

"belum ada."

nafas dan menasehatinya :" kamu jangan terlalu memilih dan memaksa untuk mendapatkan kriteria

Salim, akulah yang membesarkanmu. Kamu selalu kesepian dari kecil. Aku tidak ingin ketika

memiliki dua atau tiga anak. Kamu lihat dirimu sendiri. Kalau aku benar benar pergi, kekayaan rumah ini akan jatuh ditangan mereka. Kamu tidak memiliki istri dan anak. Apa yang kamu dapatkan pastilah tidak banyak

akan melakukan apapun agar bisa

merasa tenang mendengar perkataan itu dan berkata :" ketika orang sudah tua, dia pasti akan

yang ganteng itu dengan pandangan

Keluarga

keluar negeri beberapa hari untuk menyelesaikan sesuatu. Kalau sudah

tua itu tertawa dan menasehatinya :" jangan terlalu fokus bekerja. Ikutilah anak muda lainnya

Richard Salim tersenyum.

tua itu terlalu khawatir pada Richard Salim. Namun Richard Salim benar benar tidak berminat

tiba tiba ponsel Richard

dari Asisten Zhang, Richard Salim mengira ada hal

Yoora sudah mabuk di bar Happy Valley ." Kata Asisten Zhang, "teman Nona Yoora juga mabuk. Dia

kamu juga tidak tahu?" Richard Salim emosi, "kamu meneleponku dan

juga berkata bahwa sepertinya ada yang mengawasi mereka. Aku menebak itu adalah bawahan Trian Han. Beberapa hari lagi kamu

Richard Salim memegang dahinya.

hampir lupa kalau Yoora pernah berpacaran dengan Trian Han. Kedatangan Trian Han kali ini juga karena ingin bersama dengannya. Itu juga menambah kesempatannya untuk mendekati

usah cari orang lagi dan pergilah untuk mencari Ciro . Antarlah mereka pulang."

ragu mengatakan, "Elizabeth sakit perut dan aku sedang dirumah sakit

seekor kucing

Elizabeth ku. Dia bukan hanya seekor kuncing. Asisten Zhang berkata padanya dengan serius.

Bình Luận ()

0/255