Bab 481

Namun di mata Ray, niatnya yang sebenarnya terlihat begitu jelas.

Hanya saja, Deon tidak menyangka, jelas-jelas paman mengetahui maksudd sebenarnya namun tidak pernah mengusirnya.

Ini menjelaskan bahwa pamannya sama sekali tidak menganggap dia adalah saingan---tidak perduli seberapa besar usahanya, dia sama sekali tidak memiliki hak merebut Fidelya.

Deon mengepalkan keras tangannya, menatap Ray, tidak tahu berasal darimana dia pun bertanya:"Apakah paman dan Fidelya akan bercerai?"

"Bercerai?" Ray mengerutkan dahinya,"Mengapa kamu berpikir demikian?"

Deon tidak berani menjawab bahwa dia sangat mengharapkan mereka bercerai, dia beanr-beanr sangat takut pada Ray jadi berpura-pura berempati kepada Fidelya:"Aku tahu, pernikahan kalian hanya lah karena sudah menandatangani kesepakatan. Sekarang kamu sudah sembuh, sudah tidak memerlukannya lagi.....Aku khawatir paman tidak menginginkannya lagi."

"Tidak akan." Ray tanpa ragu menjawab:"Aku sudah menikahi, dia selamanya adalah istri ku, kamu tidak perlu mengkhawatirkan kami, kami akan baik-baik saja."

"……"

Bình Luận ()

0/255