Bab 532

Dia merasa kalau dirinya tinggal disini, uang yang dia hasilkan hanya cukup unyuk membayar listrik air dan maintenance saja.

Pembantu juga dia tidak sanggup bayar !

Ray tetap menatapnya dengan tegas, Fidelya akhirnya mengangguk, "Ok lah, kalau begitu aku akan balikin semua barang yang kamu kasih, dan…..uang yang aku ambil darimu duku, aku sudah mencatatnya. Paman, bisa kuliah bagi aku sangat penting, kalau tidak ada bantuanmu, mungkin sekarang aku sudah dipaksa mama menikah dengan orang lain  aku sangat berterima kasih. Tapi, barang lain yang bukan punya aku, aku juga tidak akan ambil."

"Barang-barang itu sudah diberikan kepada kamu, jadi itu hak kamu." Ray merasa sedih ketika mendengar dia bilang semua uang ada dicatat olehnya.

Uang bisa dihitung, tapi urusan perasaan apakah bisa dihitung ?

"Tapi……"

"Aku suka wanita yang penurut." Ray berkata : "semua barang aku kasih, kalau ada masalah, kamu boleh mencariku nanti."      

      

Tapi dengan sifatnya, kalau ada masalah pasti tidak akan mencari Ray!

Tidak masalah juga, karena Ray bisa mencarinya!

   

     

itu, "tanda tangan

Ray berkata : "iya."

lalu mengambil pena, dan mulai menulis namanya, dia menulis dengan pelan, hampir

yang melihatnya, di hatinya

beneran mau meninggalkannya. 

 

ini, dia lebih baik

tidak akan ditinggal

tatapan Ray yang terlihat

perceraian, sudah termasuk

    

  

suratnya, dan langsung berjalan pergi, karena moodnya yang sangat jelek, dia tidak

memegang tangan Fidelya, dan menariknya untuk duduk di pangkuannya, dan menatap ke istri kesayangannya ini, "Kalau aku tidak di sampingmu

sudah tanda tangan surat tadi, buat apa dia tanya begini

dia juga

Bình Luận ()

0/255