Bab 821

Malam hari, Fidelya pulang ke rumah, dia melihat Jason sudah membawa pulang Ray.

Fidelya bergegas maju, dan menabrak sebuah pelukan hangat.

Ray melihar ke arahnya, dengan senyum berkata: " Kenapa? Fidelya aku kenapa?"

Fidelya mengangkat kepalanya, dan melihat dagu Ray yang begitu tampang, sambil tersenyum menggelengkan kepalanya: " Nggak, hanya kangen kamu saja paman!"

Ray dengan perasaan baik menatapnya, dia memeluknya erat, dan berkata : " Hari ini kucing nakalku mau makan apa? Aku bawa kamu pergi makan!"

Fidelya langsung bersemangat, dengan senang berkata: " Senang sekali, aku ini tidak pemilih, yang penting enak pasti aku makan!"

Ray dengan pelan menunjuk hidungnya, dan berkata: " Iya, karena kamu gak pemilih, dompet suami makin hari makin berkurang isinya."

Dia mengangkat kepalanya dengan tidak mau kalah, " Paman, kenapa bilang begitu ke aku? Aku separah itu kah makannya?"

Ray hanya melihatnya, lalu naik ke atas.

Fidelya yang tidak mendapat jawaban, dia mengalihkan pandangannya ke Jason, dan bertanya: " Jason, menurut kamu, aku separah itu kah?"

Jason menjawab dengan alami: " Iya donk, bisa makan sampai masuk rumah sakit, selain kamu, gak ada yang lain lagi!"

Teringat waktu itu, Fidelya langsung memerah mukanya, dia dengan kesal memalingkan mukanya, dan tidak membiarkan Jason melihat mukanya yang merah.

Ketika hal memalukan itu diketahui banyak orang, Fidelya beneran merasa ingin mati saja!

Ketika dia sedang mengeluh sendiri, Ray sudah siap ganti baju dan berjalan keluar.

Bình Luận ()

0/255