Bab 833

Fidelya berhenti benyanyi, dia melihat kerutan di kepala paman yang bisa menjepit lalat sampai mati itu, dan bertanya: " Ekspresi apa itu? Susah buang air besar?"

Ray tidak menjawab

Fidelya lalu berkata : " Daser tidak pengertian!"

Lalu berjalan ke arah lift, tapi ditarik kembali oleh Ray Huo, Fidelya melototnya: " Paman, kamu ngapain?"

Ray dengan muka serius berkata: " Tadi yang kamu nyanyikan itu apa maksudnya?"

Fidelya dengan ekspresi bingung: " Apanya ?"

Ekspresi Ray semakin tegas, dia berkata: " Sangat mencintaimu, jadi rela melepaskanmu, untuk terbang ke tempat yang lebih tinggi! Kalimat yang ini!"

Fidelya melihat ke Ray dengan penuh kebingungan: " Jadi?"

Ray berteriak ke Fidelya: " Jadi kamu menyuruh aku pergi! Lalu mencari seseorang yang baru, pria muda seperti Deon? Kamu, gak mau aku lagi?"

Fidelya semakin bingung, dia melihat kekecewaan dan kesedihan di mata Ray, dia masih belum mengerti : " Apaan?"

Ray tidak berkata lagi, dia langsung berjalan ke depan, gak tahu kenapa, Fidelya merasakan aura yang sangat sedih, sama seperti ketika dia duduk di kursi roda dulu, ketika dirinya diomongin oleh orang lain, membuat hati Fidelya sangat sakit!

Fidelya lalu berteriak: " Paman, kamu…."

Lalu bergegas berlari ke arahnya dan memeluk Ray: " Daser bodoh! Kamu mengira aku akan memberikan kamu ke wanita lain? Kamu gila ya, atau menganggap aku idiot? Aku mana mungkin memberikan kamu kepada orang lain! Kamu adalah punya Fidelya! Selama hidup ini! Tidak, kehidupan selanjutnya, dan selanjutnya, semuanya punya aku! Tidak ada yang bisa merebutnya!"

Ray dengan penuh kejutan membalikka badannya, dia melihatnya dengan penuh kecurigaan: " Yang kamu bilang benar? Atau hanya menghibur aku saja? Tapi lirik lagi kamu tadi bukannya mau mengusir aku? Dan mencari kebahagiaan sendiri?"

Bình Luận ()

0/255