Bab 839

Malahan Fidelya yang merasa tidak enak, dia tersenyum ke Fidelya, lalu berkata ke Ray: " Paman, aku sama sekali gak dingin! Terus, cara ngomong kamu ke Jason sedikit tidak baik loh!"

Ray menundukkan kepalanya dan pas melihat Fidelya yang sedang melihatnya.

Ray lalu berkata ke Jason: " Jason, maaf, nada aku sedikit kasar tadi!"

Jason melihat Ray dengan penuh kejutan, lalu dia menggelengkan kepalanya.

Fidelya lalu berkata dengan tersenyum: " Jason, kamu maafkan paman ya! Dia juga khawatir denganku, takut aku masuk angin! Biasanya dia juga sangat ramah kok, benar tidak?"

Jason menggelengkan kepalanya: " Mr. Huo selalu baik padaku."

Fidelya lalu mengangguk: " Iyaloh. Jadi, Jason jangan masukin ke hati ya kata-kata paman tadi, aku akan memarahinya juga nanti! Aku sumpah tidak akan membiarkan dia begitu padamu lagi!"

Jason terharu melihat ke Fidelya yang ekspresinya sangat tulus, Jason teringat ketika dulu dia masih curiga kalau Fidelya mendekati Ray ada tujuan lain, sehingga dia merasa menyesal.

Ray melihat ekspresi Jason, dia lalu tersenyum dan menarik Fidelya : " Sudah, kamu jangan ganggu Jason lagi, dia harus menyetir juga, kamu kan sudah lapar juga kan?"

Fidelya baru teringat perutnya yang lapar itu, dia lalu menunduk malu dan menarik lengan baju Fidelya dan berkata: " Paman, kamu jangan keras-keras! Nanti ditertawai Jason!"

Jason melihat ke spion belakang, dan melihat kemesraan mereka berdua, dia berkata: " Kalian boleh anggap aku transparan saja."

Fidelya yang mendengarnya semakin malu.

Ray malah tertawa.

Lalu, mobil berhenti.

Bình Luận ()

0/255