Bab 857

Ray yang duduk dipinggir kasur, mendengar kakaknya bergosip merasa kesal, sedangkan istrinya yang berbaring dikasur malah dengan serius mendengarkan, membuatnya tidak bisa berkata apa-apa, dia melotot kearah Fidelya namun malah diadukan kepada kakaknya.

" Kak! Ray melotot pada ku!" Fidelya menunjuk Ray sambil mengadu kepada Sherly.

Ray yang saat itu sedang melotot, belum sempat dia mencerna semuanya, bahunya sudah dihantamkan tinjuan.

Dia melihat kakaknya yang membela Fidelya sambil berkata:" Fidel masih sakit, bagaimana kamu ini yang menjadi suami, sudah tidak sayang, malah melotot padanya pula? Benar-benar harus diberi pelajaran!"

Dia tidak tahu berkata apa lagi melihat kakaknya yang seperti pengawal, dengan berteriak berkata:" Kak, kamu...."

Sherly tidak memperdulikannya, menunjuk pada sebuah teko sambil berkata:" Aku haus, tuangkan aku air! Fidelya juga harus minum, tuangkan air hangat!"

Dia berjalan menuju arah keluar kamar.

Melihat Paman yang diperlakukan begitu, hati Fidel sedikit merasa tidak tenang, dengan suara kecil berkata kepada Sherly:" Kak, apakah dia akan marah?"

Sherly menepuk-nepuk tangannya, dengan tersenyum dan menggelengkan kepala berkata:" Tidak akan! Ray yang sekarang sangat sabar! Tidak seperti beberapa tahun lalu.... namun semuanya sudah berlalu, lagi pula, kamu memiliki aku dan mama yang akan selalu disamping mu, jangan takut! Aku akan melindungi mu!"

Mendengar Sherly yang berkata demikian, dia dengan manja berkata: "Kak,kamu sungguh sangat baik! Aku sangat bahagia! Sungguh beruntung aku bertemu dengan orang-orang baik dikeluarga ini!"

Teringat Ibu Fidelya yang seperti itu, Sherly menghela napass lalu mengelus rambut Fidelya berkata:" Seharusnya aku yang berterima kasih kepadamu! Kamu yang membantu Ray kembali sehat seperti sekarang! Juga kamu yang membantu dia mengembalikan rasa percaya dirinya! Kamu tidak tahu, saat dia sakit beberapa waktu lalu, siapapun sulit mendekatinya karena dia suka sembarangan melempar barang...."

Fidelya yang mendengar hal itu teringat sosok Ray yang saat pertama kali Ia temui, saat itu dia begitu suram, jauh berbeda sekali dengan dia yang saat ini!

Bình Luận ()

0/255