Bab 872

Tak lama kemudian bulu mata Fidelya bergetar, Fendy Feng berjalan mendekat.

Fendy Feng dengan suara lembut berkata:" Fidelya, kamu..."

Fidelya yang baru tersadar tidak berbicara apapun.

Melihatnya yang seperti itu, Fendy Feng berkata:" Jika hatimu terasa sakit, menangis lah jika bisa membuat mu merasa lebih baik...."

Fidelya membuang wajah, Fendy Feng sadar, dia tahu dengan jelas, air mata itu jatuh lagi dari matanya....

Saat itu juga, Fendy Feng berpikir, melihat Fidelya yang terbaring:" Jika aku memberitahunya saat ini bahwa Ray ingin menceraikannya, apakah dia akan pingsang lagi? Sudah lah, lebih baik bicarakan hal yang menyenangkan dulu saja."

Fendy Feng melonggarkan sedikit kerongkongannya lalu berkata:" Fidelya, tahukah kamu bahwa seorang perempuan hamil tidak boleh main hujan, jika kamu tidak memikirkan dirimu sendiri, setidaknya pikirkan janin yang ada di perutmu."

Mendengar hal itu, dia mematung, kemudian membalikkan badannya, dengan gagap bertanya:" Kamu, apa yang kamu katakan barusan? Hamil?"

Fendy Feng tertawa sambil menyentil hidungnya:" Tentu saja kamu! Masa aku yang hamil? Aku tidak memiliki kemampuan itu! Sudah, demi bayi di perutmu, kamu harus bersemangat! Mengerti?"

Fidelya meloncat turun dari kasurnya, dia mengelus-elus perutnya sambil berbicara:" Aku hamil? Aku benar-benar hamil? Anak dari Ray?"

Mendengar dia yang berbicara sendiri, Fendy Feng memalingkan wajah, mengabaikan Fidelya yang tersenyum bahagia.

Bình Luận ()

0/255