Bab 891

Melihat Deon yang muncuk di hadapannya, Fidelya tidak tahu harus berkata apa, namun mengingat perhatian Deon beberapa waktu lalu dia memilih untuk mengacuhkannya dan tidak tahu harus berkata apa.

Deon mengira Fidelya yang melihatnya akan merasa bahagia, namun tak disangka Fidelya malah mengacuhkannya, membuat Deon merasa kesal.

Fidelya yang meraa tidak melakukan kesalahan apapun bertanya kepadanya:" Deon, mengapa menatap ku seperti itu?"

Deon menarik napas panjang kemudian bertanya:" Fidelya, apakah tidak ada yang ingin kamu katakan kepada ku?"

" Apa? Apa yang harus ku katakan?" Fidelya merasa kebingungan," Deon, apakah menurutmu diantara kita masih ada yang harus dibicarakan? Oh iya, kamu yang melihat ku juga, sama sekali tidak menyapa ku! Sepertinya aku harus meluangkan waktu untuk berdiskusi dengan ibumu mengenai sikap mu."

Mereka berdua yang saling bertatapan, Deon yang baru terpikir ingin menjawab dipanggil oleh Bibi Wu:" Deon, tuan muda, dimana anda?"

Deon tahu, dia tidak seharusnya berada lebih lama disana, kemudian segera membalikkan badan beranjak masuk.

Fidelya yang berdiri disana dengan berbisik berkata:" Dasar gila!"

" Nek, aku sangat merindukan mu! Apakah kamu merindukan ku." Deon yang bermanja-manja setelah bertemu Ibu Ray, Deon dirawat oleh Ibunya, hubungan diantara mereka berdua tidak perlu diragukan lagi.

Bình Luận ()

0/255