Bab 895

Fidelya menundukkan kepalanya, kemudian ikut berjalan turun kebawah.

Fidelya melihat Ray yang takut berlebihan merasa tidak tahan, namun jauh di dalam hatinya dia merasakan kebahagian karena perhatian Ray.

Melihat Ray yang begitu memperdulikannya, Fidelya merasa bahagia juga merasa berlebihan, jelas-jelas adalah laki-laki dewasa, 24 jam menemaninya, tidak memperbolehkannya melakukan dan menyentuh apa pun, sejujurnya membuatnya merasa sedikit tidak tahan.

Perhatian yang terlalu berlebihan malah sedikit membuatnya terluka.

Setelah sampai di bawah, Ibunya sedang keluar, Ray pun tidak manja menunggu Bibi Wu menyiapakan semuanya, dia menyiapkan sendiri makanannya.

Fidelya memandangi Ray yang sibuk menyiapkan makanan untuknya," Sungguh sangat tampan!" ucapnya dalam hati.

Tak berapa lama, di meja tersedia begitu banyak makanan di hadapannya, dia yang kegirangan segeraa mengambil sumpit dan besiap makan.

Bình Luận ()

0/255