Mister Long, Don't Be Arrogant

Bab 97 Sukses......Tidur Bersama

Bab 97 Sukses......Tidur Bersama

Chu Luohan memandang mata Long Xiao dalam diam, matanya yang amat tenang tersebut menampilkan kesulitan dan kelelahan tiada tara, bisa dilihat bahwa Long Xiao tidak suka mengurusi hal-hal seperti ini, dia juga tidak suka jika harus memilih antara dua wanita.

Jadi Chu Luohan pergi, maka tidak akan ada lagi kekacauan seperti ini.

Long Xiao menatap Chu Luohan. "Aku akan mengurus ini, kamu tidak perlu terburu-buru untuk mengetahui jawabannya, sekarang belum waktunya."

"Kalau begitu boleh aku tanya, kapankah itu? Tunggu Mo Rufei melahirkan anakmu? Saat kalian menggendong bayi kalian sambil berjalan ke altar pernikahan? Apakah saat itu yang kamu maksud?"

Sakit!

Chu Luohan membayangkan bahwa suatu hari nanti mereka akan berjalan bersama pada suatu upacara pernikahan, bertukar cincin, dan memegang anak mereka......

Padahal hanya membayangkan itu saja, hati Chu Luohan sakit sekali sampai tidak bisa bernapas.

Long Xiao mengerutkan alis. "Tidak, intinya, kamu sekarang jangan terburu-buru, aku akan mengurusnya."

Tuan Muda Xiao sangat aneh hari ini, saat dia berbicara, sikapnya seolah merendah, sepertinya dia sedang berusaha berdiskusi dengan Chu Luohan, hal ini membuat Chu Luohan semakin menggila, apa sebenarnya maksud Long Xiao?

Chu Luohan takut dia mengharapkan Long Xiao lebih menyukainya, wanita itu juga takut melewatkan kesempatan bersama Long Xiao.

"Long Xiao......Mo Rufei sedang mengandung anakmu, dia adalah menantu yang diakui oleh ibumu, tidak......yang terpenting adalah, Mo Rufei sekarang sudah ada di dalam hatimu, dari sini saja sudah terlihat, kamu harus menikahi Mo Rufei, anakmu tidak bisa hidup tanpa seorang ayah, Mo Rufei membutuhkanmu."

Yang lebih menakutkan lagi, dirinya mungkin akan menyiakan hidupnya di tempat ini, tiga tahun, tiga puluh tahun......

Jadi, "Demi kebaikan kita bertiga, kenapa kita tidak bercerai baik-baik?"

Chu Luohan berkata dengan lembut tapi tegas, dalam setiap kalimatnya, dia menganalisis fakta-fakta obyektif tersebut dengan kepala dingin.

"Menyerahlah, sebab aku tidak akan bercerai denganmu!"

Long Xiao berkata dengan dingin, dan sebelum Long Xia marah serta mencekik Chu Luohan sampai mati, wanita itu pun melangkahkan kaki jenjangnya ke luar aula.

"Kembali! Hari ini jangan pergi ke rumah sakit!"

Baiklah, dilarang pergi, maka Chu Luohan tidak akan pergi.

Tidak mengizinkan Chu Luohan ke rumah sakit, tapi Long Xiao malah menjawab panggilan telepon setelah sarapan dan pergi begitu saja.

Begitu Long Xiao pergi, suasana di rumah langsung berubah.

Chu Luohan sedang duduk di sofa bundar besar di ruang tamu sambil membaca buku medis, sementara Mo Rufei berjalan melenggak-lenggok sambil memegang majalah mode di tangannya.

"Dengan keterampilan tidak seberapa, buat apa membaca buku di rumah? Sudahlah, jangan menjadi dokter, lagi pula setelah bercerai dengan Kak Xiao kamu akan mendapatkan banyak harta, sudah cukup untukmu makan dan minum seumur hidup, buat apa ke rumah sakit dan mencelakai nyawa orang lain!"

Mo Rufei menyilangkan kaki sambil menyindir Chu Luohan.

Chu Luohan bahkan tidak meliriknya sedikit pun. "Mo Rufei, sebelum kamu resmi menjadi menantu di Keluarga Long, tenanglah sejenak, aku takut kamu tidak akan bisa menahan huru-hara yang akan terjadi, jika sudah seperti itu, Long Xiao akan menendangmu sampai mati."

"Hahaha, terima kasih atas perhatianmu! Sayangnya, Kak Xiao memberitahuku di ranjang tadi malam, dia menyuruhku untuk tidak menahan diri, anggap saja sebagai rumah sendiri, menurutmu, rumah sendiri......bagaimana aku harus mengartikannya?"

Menghadapi Mo Rufei yang pamer, Chu Luohan pura-pura tuli. "Mungkin sedang memperingatkanmu, di rumah ini, jangan berdandan sampai terlihat seperti badut begitu!"