Mister Long, Don't Be Arrogant

Bab 98 Bagaimana Rasanya Duduk Di Pangkuan Seseorang?

Bab 98 Bagaimana Rasanya Duduk Di Pangkuan Seseorang?

Manor Guilai

"Benar saja, jika pria dan wanita bekerja sama, maka tidak akan merasa lelah, hahaha. Hasil panen Dokter Tang hari ini sangat bagus, kita barangkali tidak akan bisa menghabiskannya!"

Tang Jinyan tersenyum lembut, suaranya begitu jernih dan menenangkan. "Jika kalian tidak bisa menghabiskannya, bisa dikembalikan lagi, tidak ada salahnya membiarkan ikan merasakan kebahagiaan setelah kita menyiksanya."

"Logika macam apa itu? Jika kamu menginginkan ikan hidup bebas, seharusnya kamu jangan menangkap mereka, ‘kan?" Chu Luohan melihat ke dalam ember, ada lebih dari selusin ikan di dalamnya, Chu Luohan harus mengakui bahwa Tang Jinyan adalah nelayan yang mahir.

Nelayan? Mahir?

Kenapa jadi mirip cerita putri duyung?

Tang Jinyan lalu tersenyum kembali. "Jika kamu berada di lingkungan yang nyaman dalam waktu yang lama, kamu akan dengan mudah kehilangan presepsi kebahagiaan. Tanpa kesulitan, kebahagiaan akan menjadi hal yang murah. Kebahagiaan, perlu untuk diingatkan."

Yang dia katakan masuk akal, Chu Luohan tidak bisa membalas ucapannya, tapi, kenapa Chu Luohan selalu merasa Tang Jinyan sedang memberinya nasehat?

Jika seseorang hidup dalam kebahagiaan terlalu lama, maka maka tidak akan merasakan kebahagiaan. Jika seseorang hidup dalam kesedihan terlalu lama, bukankah dia juga akan melupakan kesedihan karena sudah terbiasa merasa sedih?

Tidak tahu kenapa, Chu Luohan selalu menganggap ucapan Tang Jinyan sebagai serangan untuk dirinya.

Saat Lu Shuangshuang melihat mereka berdua berbicara begitu akrab, dia mengedipkan matanya. "Aduh, aduh, sepertinya perbincangan kalian seru sekali, apakah aku harus mencari tempat untuk bersembunyi? Hehehe."

Chu Luohan memegang pergelangan tangan Lu Shuangshuang dan mengancamnya dengan suara rendah. "Apa kamu tidak terlalu berlebihan sampai menjodohkan kami seperti ini?"

Lu Shuangshuang tersenyum nakal. "Sepertinya Tang Jinyan sangat menyukainya, sudah dapat cara yang mudah tapi tetap saja protes! Huh!"

Sial, Lu Shuangshuang tidak menyangka Chu Luohan bisa menebak rencananya.

Sebenarnya, Chu Luohan cukup merasa nyaman bersama dengan Tang Jinyan, Tang Jinyan sangat baik, dua tersebut orang tidak akan pernah bertengkar atau bertentangan, Tang Jinyan juga sangat mahir dalam mengatasi keadaan canggung, sangat perhatian... ... singkatnya dia adalah pacar idaman.

"Tapi, sekarang aku......"

"Tidak perlu bilang tapi, pria baik tidak datang setiap hari, disamping itu, Tang Jinyan bisa dibilang lebih dari baik! Lepaskan saja hiu besar seperti Long Xiao, lalu peluk lumba-lumbamu ini!"

Metafora ini sangat jelas sekali, Long Xiao adalah hiu berdarah dingin dan kejam sedangkan Tang Jinyan adalah lumba-lumba yang lembut.

"Kau haus? Minumlah air." Tang Jinyan menyerahkan botol air mineral yang telah dibuka pada Chu Luohan.

"Kalian berdua, bagaimana kalian akan memasak ikan ini? Dikukus? Ditumis dengan saus kecap? Atau direbus? Ukuran ini......cocoknya dimasak bagaimana?"

"Pfff!!"

Chu Luohan menyemburkan air dari mulutnya!

Lu Shuangshuang dan Tang Jinyan melihat Chu Luohan bersamaan. "Kamu kenapa?"

"Uhuk uhuk uhuk!" Chu Luohan tersedak air rupanya, sambil memukul dadanya dia terbatuk. "Tidak apa......tidak apa."

Makan ikan? Sial, tiba-tiba saja Chu Luohan teringat saat makan ikan bersama Long Xiao, di kepalanya penuh dengan wajah jahat Long Xiao.

Tang Jinyan menepuk punggung Chu Luohan. "Lebih baik minum menggunakan gelas, jika langsung dari botol akan lebih mudah tersedak."

"Bukan bukan, tidak masalah."

Melihat semua kejadian yang terjadi di antara mereka berdua, Lu Shuangshuang merasa mereka sangat cocok! Mereka berdua adalah pasangan yang terbaik!

"Kalian lanjutkan saja, aku akan membawa ikannya ke dapur. Hehe."

Mak comblang Lu Shuangshuang telah melakukan pekerjaannya dengan sangat baik.