Mister Long, Don't Be Arrogant

Bab 100 Gendongan Ala Bridal Style Dari Dokter Tang

Bab 100 Gendongan Ala Bridal Style Dari Dokter Tang

Setelah Tuan Muda Xiao menjawab, Tang Jinyan menambahkan. "Aku khawatir, sepertinya itu tidak mungkin, aku hanya memesan dua kamar. Aku pikir, tidak pantas bagiku untuk tidur bersama Nona Lu."

Lu Shuangshuang. "……Tentu saja tidak pantas!"

Chu Luohan berkata, "Begini, aku akan berada di kamar yang sama dengan Shuangshuang, untuk kamar lain, kalian berdua…..."

Sial, bagaimana bisa dia mengatakan hal itu? Sekarang hubungan antara Long Xiao dan Tang Jinyan begitu canggung, bukankah mereka akan merobohkan tempat ini jika tidur bersama?

Prinsip Tang Jinyan adalah tidak masalah asal Chu Luohan dan Long Xiao tidak tinggal bersama, jadi dia langsung setuju: "Aku bisa melakukannya, tapi aku tidak tahu apakah Tuan Long bersedia tersiksa sepanjang malam?"

Artinya, jika Long Xiao tidak setuju, dia akan terlihat sangat sombong dan tidak jantan, dia tidak punya pilihan untuk menolak.

Setelah pembagian kamar, mereka menempati lantai tiga dan lantai dua di manor ini. Chu Luohan dan Lu Shuangshuang tinggal di kamar tidur utama di lantai tiga. Meski kamar tidur di bawah juga merupakan kamar tidur utama, namun ukurannya berbeda.

"Luoluo, jantungku rasanya akan berhenti berdetak! Bagaimana bisa suamimu mencarimu sampai ke sini? Aku sangat terkejut! Aku benar-benar takut Long Xiao akan menghajar Dokter Tang hingga menjadi daging cincang karena kemarahannya."

Lu Shuangshuang memegangi dadanya yang terengah-engah karena panik. Dia masih terkejut dan ketakutan sampai rasanya hampir mati.

"Aku hanya asal memberi tahu pelayan, siapa yang tahu dia akan datang? Seharusnya dia berada di rumah menemani Mo Rufei hari ini."

Mo Rufei, manusia yang sangat meresahkan itu!

"Ya Tuhan, apakah menurutmu akan ada perang di kamar bawah? Aku mengkhawatirkan manor ini."

"Kurasa tidak.......mungkin?" Chu Luohan tidak yakin.

Hari ini sungguh memalukan.

Kamar di lantai bawah.

Long Xiao duduk di sofa, kakinya yang ramping bertumpuk dengan anggun, seolah-olah dia adalah tuan di tempat ini. "Tuan Tang, apa niatmu terhadap istriku?"

Tang Jinyan mengambil segelas air dan duduk di sofa seberang. "Dokter Chu adalah wanita yang sangat baik. Mengenai niatku terhadap istrimu? Menurutmu, bagimana?"

Oh!

Jadi dia tidak takut mati.

"Aku tidak peduli apa niatmu, aku menyarankanmu untuk menjaga jarak darinya. Jika tidak, aku khawatir kamu mungkin tidak bisa menerima konsekuensinya."

Tang Jinyan menyesap teh lalu meletakkan gelasnya di atas meja. "Setiap orang menyukai keindahan. Dia istrimu, aku tahu itu, tapi Tuan Long juga harus tahu bahwa pernikahan yang hanya diikat dengan buku nikah tidak sama dengan pernikahkan karena saling mencintai."

"Cinta? Jadi, sekarang ada hal seperti itu diantara kalian?"

Setelah didengar baik-baik, ada kemarahan dalam nada suara Tuan Muda Xiao.

Tang Jinyan menggelengkan kepalanya. "Sejujurnya, belum, dia belum menerimaku, tapi aku rasa Tuan Long juga belum mendapatkan cintanya saat ini. Jika tidak, dia tidak akan berusaha sekuat tenaga untuk keluar dari belenggu pernikahan ini. Lagi pula, bukankah Tuan Long juga tidak mencintainya? Cinta yang baik akan membuat seseorang menikmatinya. Sekarang, apakah menurutmu dia menikmatinya? "

Long Xiao ingin menembaknya saat itu juga!

"Tuan Tang bisa membuat pernyataanmu terdengar benar, bahkan saat kamu menjadi pihak ketiga di antara kami, sebagai suami, aku jadi ingin memberimu piagam penghargaan."

"Tuan Long, aku tidak punya niat untuk terlibat dalam pernikahanmu. Aku hanya berharap orang yang aku sayangi bisa bahagia, meski orang yang akhirnya dia pilih bukanlah aku."

"Jangan khawatir, dia tidak akan memilihmu."

"Mungkin, belum tentu."

"Ini bukan perkiraan, memang begitu hasilnya." Tuan Muda Xiao tidak ingin berbicara omong kosong dengannya lagi. Chu Luohan adalah miliknya, selamanya. Orang lain ingin terlibat?

akan bisa jatuh

sangat berkuasa, sangat mudah untuk menjatuhkanku, jangankan aku, satu kalimat saja keluar dari mulutmu, rumah sakit kami mungkin akan ditutup. Untungnya, Tuan Long masih seorang pria sejati, kamu tidak akan melakukan hal semacam itu, dan aku juga

Jingyan meninggikan Long Xiao, hanya untuk menyelamatkan semua

terlalu meremehkan

cinta,

bersamaan, seperti batu

berbicara, tetapi dia bertanya-tanya

Keesokan harinya, pagi-pagi sekali

Luohan dan Lu Shuangshuang turun, mereka melihat kedua pria itu sudah bangun dan

dengan damai? Itu

Jinyan berbalik secara bersamaan dan hampir berbicara secara bersamaan pula.

Perkataan ini......

adalah sapaan yang wajar,

untuk menanggapi mereka: "Sangat nyenyak, bagaimana

mereka

aneh kalau mereka bisa tidur nyenyak

keheningan.

kami hanya

meraih tangannya dan berkata. "Setelah sarapan,

"Kenapa pagi sekali?"

karena Tang Jinyan?" Xiaoye menggenggam erat tangan Chu Luohan, sekarang dia hanya ingin menyembunyikan wanita ini di rumah dan

tidak menyenangkan semalam, Tuan Muda Xiao hampir tidak

Begitupun Tang Jinyan.

menemaninya berlibur selama dua hari. Jika Tuan Muda Xiao memiliki urusan, kamu bisa

Xiao memegang tangannya, tidak terlalu

bukankah kamu ingin

Bercanda ya?!

"Kapan aku memintamu datang?"

Dasar tidak jelas.

memberi tahu mereka bahwa kamu ingin bermalam di sini? Isyarat sederhana seperti itu, kamu pikir aku tidak

sama sekali tidak punya

Luohan dan Tang Jinyan berdering pada saat

di sebuah perumahan di Distrik Dongcheng, rumah

memandang dengan Tang Jinyan dan segera berkata. "Ayo, kita kembali ke rumah

"......ya ampun!

saja

seseorang tidak bisa ditunda. Ayo pergi ke rumah sakit dulu. Kalian......

keluar. Dalam sekejap, Dokter Chu seperti

"Aku yang akan menyetir."

siapkan prosedur parasentesis! Kecepatan tidak boleh terlalu cepat, jika

Chu

keadaan dua orang ini, Lu Shuangshuang

Xiao yang tidak sabaran menarik kursinya dengan penuh semangat, melewati Tang Jinyan dan berkata dengan suara

mengangkat telepon dan masih ingin menyetir? Apakah mereka tidak takut terbunuh sebelum

Luohan memegang ponselnya dan menatap Long Xiao

perawatan darurat kepada pasien. Tanpa berpikir panjang, dia mengikuti Long Xiao dan

Luohan kembali menatap Lu Shuangshuang. "Kamu di sini dulu

ke Lu

Nona Lu begitu

di sepanjang jalan, Chu Luohan duduk di samping kursi pengemudi, dan

Muda Xiao memasang wajah bak pengemudi

Pasien tidak bisa

peduli dengan pasiennya. Dia menjawab telepon

"Jika kamu tidak ingin hidup

aku tidak menanganinya tepat waktu, dia akan

Luohan sekarang, bukankah Long Xiao

Bình Luận ()

0/255