Mister Long, Don't Be Arrogant

Bab 107 Pengungkapan Identitas, Nyona Long!

Bab 107 Pengungkapan Identitas, Nyona Long!

Apakah Zhang Daijun sudah gila!

Dia memintanya untuk melompat turun! Ini adalah lantai dua puluh lima, pasti mereka akan mati jika melompat ke bawah!

"Kamu tenang! Kamu masih muda, dan ada banyak hal baik di masa depan. Kamu bisa bekerja keras untuk mendapatkan apa yang kamu inginkan, dan kamu tidak akan punya apa-apa jika kamu menyerah sekarang!"

"Tidak mungkin! Aku hanya seorang dokter biasa, dan aku tidak mampu membeli mobil seperti itu seumur hidupku. Aku tidak akan pernah bisa memenangkan Tang Jinyan. Jangan takut. Aku percaya, kita bisa bersama selamanya. Setelah ini ..."

Pria yang sangat kurangajar! Dia belum mau mati!

"Hei ada orang yang mau melompat dari gedung! Ada yang mau melompat!"

Tiba-tiba seseorang berteriak dari bawah, dan adegan berikutnya benar-benar di luar kendali!

Chu Luohan menarik napas dalam-dalam, perutnya dipeluk erat oleh Zhang Daijun.

"Dokter Zhang, kamu masih memiliki kesempatan untuk bebas. Ketika polisi datang, kamu akan dijadikan tersangka kasus penculikan dan pembunuhan. Kamu akan masuk penjara. Sekarang lepaskan aku, aku tidak akan meminta pertanggungjawabanmu."

"Hahaha, aku tidak akan melepaskanmu! Aku sudah cukup bertahan selama lebih dari tiga tahun! Aku melihatmu dan memandangmu setiap hari, tapi aku tidak berani memberitahumu bahwa aku menyukaimu, lihatlah siapa kamu? Chu Luohan, dokter jagoan Rumah Sakit Pusat yang kembali dari Amerika, apa pun yang ada dalam dirimu sudah cukup untuk membuatku merasa rendah diri ... Haha, aku tidak membutuhkannya sekarang, dan aku tidak merasa rendah diri lagi!"

Saat ini, belasan orang telah berkumpul di lantai bawah. Para dokter dan perawat rumah sakit juga berkumpul di lantai bawah.

"Dokter Chu, ada apa? Apa yang terjadi?"

"Dokter Zhang! Apa yang kamu lakukan!"

"Cepat! Panggil polisi!"

Beberapa menit kemudian, mobil polisi datang. Mobil polisi berkumpul di bawah gedung utama rumah sakit. Polisi itu memegang megafon di tangannya, berteriak ke atas dan meminta Zhang Daijun untuk melepaskannya.

Chu Luohan menyadari bahwa teriakan semacam ini tidak berguna sama sekali!

Dia sulit untuk dikendalikan.

Zhang Daijun tiba-tiba tersenyum muram, "Luo Han, lihat, begitu banyak orang yang menjadi saksi untuk kita, apakah kamu senang?"

Gila saja! Apanya yang senang!

Orang ini sangat mengerikan, selang beberapa saat ada para wartawan yang datang!

Para wartawan ini bahkan lebih menakutkan daripada melompat dari gedung, mulut para wartawan sangat mengerikan.

Chu Luohan menahan sambil berkata, "Zhang Daijun, haruskah kita turun?"

"Ssst, Luo Han, berhentilah membuat masalah, ikut denganku."

Mata Chu Luohan membelalak, angin kencang dan ombak seakan bergulung di dalam hatinya, angin lantai atas menderu dengan keras di tubuhnya, dan Chu Luohan berkeringat. Zhang Daijun sekarang akan membunuhnya.

Dia tidak bergerak, Zhang Daijun tiba-tiba mengeluarkan pisau bedah dari saku jas putihnya!

Pisau bedah! Apa...