Mister Long, Don't Be Arrogant

Bab 14 Tengah Malam, Tidur Sendiri Di Rumah

Bab 14 Tengah Malam, Tidur Sendiri Di Rumah

Chu Luohan diletakkan di atas sofa ruang tengah oleh Long Xiao. Dia melihat ada kotak obat di sebelahnya, keadaan ini bisa-bisanya sama persis seperti malam itu.

Chu Luohan mengerutkan alisnya, pertama karena lutut dia benar-benar sangat sakit, kedua karena Long Xiao dua hari ini sangat aneh.

Chu Luohan melihat Long Xiao yang sedang duduk di sofa sambil melihat dokumen, aura dia itu membuat jantung Chu Luohan berdebar-debar setiap kali melihatnya.

Chu Luohan membuka perban di lututnya dengan hati-hati, rasa sakitnya itu hampir membuat dia berteriak, lukanya bertambah parah, darahnya menempel di perban sehingga sulit dilepas, mau tidak mau dia harus memisahkan perban dan kulitnya sedikit demi sedikit.

Tapi Long Xiao tetap melihat dokumennya, "Beberapa saat ini kamu tinggal di sini."

Chu Luohan langsung melihat Long Xiao, walaupun dia tidak bicara apa-apa, tapi pandangannya itu sudah diterjemahkan oleh Long Xiao menurut pemikirannya sendiri, "Apa jangan-jangan kamu mengira aku akan tinggal bersama kamu?"

Chu Luohan menjadi canggung, barusan dia memang berpikiran seperti itu, tapi kalau Long Xiao bicara seperti itu, tentu saja dia harus membantahnya, "Tuan muda Xiao salah paham, aku hanya mau memastikan apakah akan ada orang yang tidak berkepentingan muncul di sini."

Contohnya, Mo Rufei.

Karena kalau Long Xiao tinggal di sini, maka Mo Rufei kalau mau mencari dia pasti akan datang ke sini juga, Chu Luohan tidak mau melihat muka Mo Rufei sama sekali.

Long Xiao mengerutkan alisnya, barusan wanita ini bilang dia adalah orang yang tidak berkepentingan?

"Sejak tiga tahun lalu sudah ada orang yang tidak berkepentingan tinggal di sini."

Chu Luohan tidak tahu harus menjawab apa.

"Kenapa kamu minta aku tinggal di sini? Apartemen aku sendiri sudah sangat nyaman, apalagi dengan status aku seperti ini, bagaimana aku bisa mengganggu kamu di tempat kamu sendiri."

Chu Luohan sudah mengangkat setengah perbannya, semakin ke belakang Chu Luohan semakin merasa sakit sampai dahinya penuh dengan keringat. Tapi tidak tahu kenapa ucapan Long Xiao itu malah membuat dia marah dan melupakan rasa sakitnya.

Kekuatan amarah benar-benar sangat besar.

"Xiaoze baru pulang, dia sangat penasaran dengan kehidupan aku, jadi dia pasti akan datang ke rumah ini, tapi aku juga tidak tahu kapan."

Oh?

Chu Luohan tertawa, "Mau akting di depan adik kamu?"

Long Xiao melihat dia, setiap kali mendengar sindiran dari Chu Luohan, dia selalu mau menutup mulut wanita ini!

"Kamu bukannya sudah ahli dalam hal itu?"

"Semua karena ajaran kamu."

Hu! Akhirnya perbannya lepas! Chu Luohan mengelap keringat di dahinya dengan tangannya.

"Karena mau membuat Long Ze percaya kita berdua tinggal bersama dan memiliki hubungan yang baik, maka ada beberapa barang yang harus dibeli, kamu tidak tinggal di sini, berarti tuan muda Xiao juga harus memindahkan barang-barang pribadinya sedikit dan diletakkan di tempat yang terlihat."

Long Xiao menatap bibir merah Chu Luohan yang terus bergerak, "Baik."

Chu Luohan mengoleskan obat di lukanya sambil melihat ruangan yang besar ini, dekorasi di sini sangat mewah, tapi karena terlalu mewah, jadi tidak ada hawa kehidupan sama sekali, terutama tidak ada kehangatan dan perasaan.