Mister Long, Don't Be Arrogant

Bab 127 Lihat Mataku, Beritahu Aku!

Bab 127 Lihat Mataku, Beritahu Aku!

Mereka mengendari mobil masing-masing dan menaiki jalan tol.

Mobil tersebut berhenti di tepi jalan. Chu Luohan beranjak keluar dan memandangi lampu-lampu gedung. Cahaya yang terang menyinari seisi kota.

Chu Luohan tidak tahu apakah dia harus tertawa atau menangis? Hatinya terasa sangat sakit. Namun, jika dipikir-pikir, jika dia mati maka semua akan segera berakhir. Ini adalah cara yang paling baik.

Ponselnya berdering. Long Xiao meneleponnya.

Chu Luohan segera mematikan panggilan tersebut. Dia tidak ingin menjawab panggilan dari Long Xiao.

Ini adalah hari terakhir mereka bersama. Kenapa Chu Luohan tidak menikmatinya? Namun berita yang ditampilkan di layar ponsel cukup menarik perhatian Chu Luohan.

"Beberapa majalah dan perusahaan internet bangkrut dalam beberapa jam. Masalah ini berhubungan dengan pernyataan yang disampaikan oleh grup Chu."

Chu Luohan mengenal Long Xiao. Dia tahu cara yang digunakan oleh Long Xiao. Long Xiao tidak akan membiarkan setitik debu pun menghalanginya.

Sangat jelas kalau Long Xiao melindungi dirinya dengan caranya sendiri. Namun, Chu Luohan merasa kalau perlindungannya kali ini bukanlah waktu yang tepat.

Chu Luohan meneteskan air mata. Dia tidak bisa tinggal diam. Ini adalah waktu untuk mengakhiri semua ini.

Long Xiao kembali meneleponnya. Kali ini Long Xiao terus menelepon hingga Chu Luohan mengangkatnya. Ponsel ini pasti akan meledak oleh panggilan Long Xiao.

"Hallo."

Akhirnya diangkat juga. Long yang sedang berada di rumah merasa sangat lega, "Jika aku tahu kamu akan sibuk sampai tidak memiliki waktu untuk meneleponku, maka aku tidak akan mengijinkanmu kembali ke rumah sakit."

Hati Chu Luohan terasa sangat pedih menerima perhatian seperti ini. Dia menahan air matanya, kemudian dengan dingin berkata, "Aku baru selesai. Ada apa?"

Long Xiao mereasa ada yang aneh dari suara Chu Luohan, "Apakah kamu sudah pulang? Aku menunggumu di rumah. Makan malam sudah siap."

Aku menunggumu di rumah, makan malam sudah siap ... Chu Luohan kembali menangis. Dia tidak sanggup menahan air matanya.

"Aku segera pulang." Chu Luohan takut kalau Long Xiao mendengar isakan tangisnya. Dia segera mematikan panggilan tersebut tanpa menunggu Long Xiao menjawabnya.

Chu Luohan menarik napas panjang, kemudian kembali ke dalam mobil.

Luohan harus mengakhiri pernikahan ini. Chu Luohan tidak ingin Long Xiao mengetahui

Luohan memegang setir dengan erat, kemudian

melangkah mendekati Chu Luohan. Dia segera memegang tangan Chu Luohan ketika Chu Luohan beranjak keluar

itu, tetapi Long Xiao menahan

muda Long, tidak perlu seperti

mengerutkan dahinya, dia tersenyum melihat Chu Luohan yang tampak marah, "Apakah kamu marah? Chu

sudah tidak memiliki harga diri. Aku pun sudah tidak memiliki wajah. Tidak ada cara untuk

dalam rumah dan berdiri di

tampaknya Chu Luohan benar marah. Dia kembali untuk membuat perhitungan. Baiklah, Long Xiao akan menahannya. Lagi pula Long Xiao tidak datang tepat waktu untuk

lapar. Makan malam sudah siap. Aku akan menemanimu

"Ling Xiao, kita ..."

Ini adalah bubur kacang merah yang dimasak selama 5

Dia sudah merasakan kejanggalan. Tampaknya Chu

air mata yang ingin menetes, "Long Xiao, aku

ucapannya, Long Xiao menyuapi sebuah kurma merah ke mulut

kembali berkata, "Kita berce

mulutnya. Long Xiao pun mencium bibir Chu Luohan agar dia

berbicara, Long Xiao akan

dengan tatapan dingin dan berbicara dengan suara rendah,

kepalanya, "Long Xiao, tolong jangan menahanku lagi.

memandangnya seperti seorang anak perempuan yang sedang mengambek, "Kenapa? Aku hanya pergi ke

Mu karena kamu pergi ke Amerika. Aku dipandang sebagai wanita yang tidak baik. Aku menjadi lelucon

Tidak mungkin. Ini

menyeka air mata Chu Luohan, namun dia

mengidap penyakit HIV! Apakah kamu

memegang pundak Chu Luohan, "Lihat mataku! Katakan kenapa

menundukkan kepalanya dan meninggikan suaranya, "Long Xiao, kita tidak cocok bagi satu sama lain. Kita

yang dibenci oleh Long

dalam hatinya, tetapi kali ini dia harus melampiaskannya. "Boom!" Long Xiao memukul

ekspresi Chu Luohan yang sangat datar, "Chu Luohan, apakah kamu mengira kalau aku sedang

sendiri. Apa arti diriku

sangat membuat Long Xiao marah! Long Xiao tahu kalau Chu Luohan adalah wanita yang cerdas. Tetapi

Kamu adalah nyonya Long. Aku tidak akan menyembunyikan statusmu lagi. Oh iya, ini ada

masih memikirkan pesta makan malam? Chu Luohan bahkan sudah kehilangan

Bình Luận ()

0/255