Mister Long, Don't Be Arrogant

Bab 132 Dia Bukanlah Orang Lemah

Bab 132 Dia Bukanlah Orang Lemah

Chu Luohan adalah seperti sebuah kotak harta karun yang tersembunyi. Dia pintar menyembunyikan kilauan cahayanya yang mematikan. Namun, jika ada orang yang berani menyentuh kotak harta karun tersebut, dia tidak segan-segan untuk menghancurkannya.

Long Xiao dan Chu Luohan memiliki kemiripan di bagian ini.

Ji Dongming melihat perlawanan yang dibuat oleh Chu Luohan, dia pun melaporkannya kepada Long Xiao, "Tuan muda, nyonya muda sangat keren!"

Long Xiao menyeruput anggur yang berada di dalam tangannya, kemudian menatap Ji Dongming, "Ini masih tidak seberapa."

Chu Luohan tidak perlu mengeluarkan seluruh tenaga hanya untuk menghadapi orang-orang itu. Tetapi Long Xiao sangat mengagumi keberanian dan kehebatan Chu Luohan.

Tidak, Long Xiao menyukai kelembutan Chu Luohan. Kelembutan yang mengandung keberanian!

"Long Xiao." Mo Langkun datang mendekati Long Xiao sambil memegang segelas anggur.

"Paman Mo." Jawab Long Xiao dengan singkat.

Mo Langkun tersenyum, "Ada hal yang perlu diberitakan. Ini adalah waktunya. Fei Fei adalah permata hatiku. Dia memiliki 20% saham di perusahaanku."

Long Xiao mengerutkan dahinya dan memuji, "Paman Mo sangat mencintai putrinya. Ayah yang baik."

Mo Langkun menepuk pundak Long Xiao, "Kamu adalah orang yang pintar. Kamu bisa membedakan angsa hitam dan angsa putih. Sangat jelas."

Angsa hitam? Mo Langkun sedang menyindir Chu Luohan. Apakah dia tidak memikirkan akibatnya?

Long Xiao menatap tepukan pundaknya, "Paman Mo, pernikahan bukanlah sebuah bisnis. Aku tidak tertarik dengan tawaranmu."

Mo Langkun tertawa, kemudian menatap Long Xiao, "Jangan menyesal di kemudian hari. Long Xiao, anak muda, jangan terlalu mendewakan perasaan cinta. Hidup ditentukan oleh langit."

"Hidupku ditentukan oleh diri sendiri. Paman pasti pernah mendengar kalimat ini." Kata Long Xiao, kemudian melanjutkan, "Paman Mo, daripada membujukku, lebih baik kamu meluangkan waktu untuk mengajari Ru Fei. Jangan terlalu angkuh dan sombong."

Long Xiao tidak segan untuk mengatakan kalimat seperti ini.

Long Ting melihat kejadian ini. Dia pun segera bergegas menghampiri, "Long Xiao, cepat minta maaf."

Long Xiao memandang Long Ting, kemudian menjawab, "Aku tidak salah. Untuk apa minta maaf?"

Long Ting merasa sangat marah, tetapi dia tidak mungkin memarahi anaknya di tempat umum. Dia pun memandang Mo Langkun dan tersenyum, "Harap maklum, dia masih muda. Dia hanya impulsif dan tidak bisa membuat keputusan yang tepat. Bersabarlah."

apa-apa. Long Xiao, anak ini sangat

emosional. Tolong maklumi

bisnis Jing Du dikuasi oleh grup Long dan Mo. Keluarga Long memiliki bisnis investasi dan properti. Sedangkan keluarga Mo menguasai bisnis bahan baku dan mineral tambang. Grup Mo sedang naik daun dan menghasilkan banyak uang dari bisnis mineral tambangnya. Perpaduan antara keluarga Mo dan Long akan menjadikan kedua keluarga dan bisnis

Di luar ruangan.

Han, kamu sangat keren!

malam bertiap sepoi-sepoi

yang ditampar, "Jangan berpura-pura kuat. Untung saja hari ini ada aku. Jika tidak ada aku, entah apa yang akan terjadi

Shuangshuang memejamkan matanya, "Mana mungkin! Kamu akan melindungiku

jika aku benar-benar tidak ada di dunia ini, kamu harus belajar melindungi dirimu

bibirnya, "Apa yang

tiba-tiba sebuah sosok tinggi datang menghampiri Chu Luohan dan Lu Shuangshuang. Mereka mengangkat kepala dan memandang pria

tatapannya agak nakal, terlihat berusia di bawah tiga puluh tahun,

cantik, apakah mau menemaniku

menjawab, "Mengajakku berdansa?

ini tersenyum, kemudian mengangkat alisnya,

bodoh? Dia adalah istri Long

ini akan takut dan mundur. Siapa sangka dia malah semakin keras kepala, "Long Xiao memang orang yang hebat. Namun, apakah ada peraturan yang

sekitar. Dia tidak menemukan Long Xiao. Ke

tersenyum kecil, "Maaf, aku juga

tolakan Chu Luohan. Dia menarik tangan Chu Luohan dan mendekapnya untuk berdansa. Dia tidak memberi kesempatan Chu Luohan untuk

Luohan sangat marah! Berani sekali pria ini! Chu Luohan berusaha untuk menginjak kaki pria ini, namun dia selalu

memandang Chu Luohan sambil

Tanya Chu Luohan

yang bagus. Kita cukup bersenang-senang dan

tajam, kemudian tersenyum dengan serius, "Tuan

tertawa melihat wajah

aku mendengar seseorang mengatakan kalau dia terkena HIV. Kenapa kamu tidak sekalian mengatakan kalau

sudut bibirnya, "Aku

tercengang. Dia tidak takut dengan penyakit yang diidap oleh Chu luohan. Namun, dia akan mati jika sampai

Menyeramkan sekali

melihat pemandangan tersebut. Dia berjalan dengan cepat

pria ini melepaskan dekapannya sehingga membuatnya

Apakah kamu sudah

tanpa perlu mengangkat

Aku kembali

Kedua orang ini saling

Bình Luận ()

0/255