Mister Long, Don't Be Arrogant

Bab 151 Jangan pergi, Luo Han

Bab 151 Jangan pergi, Luo Han

Yuan Shufen berteriak dan mengulurkan tangannya untuk menampar wajah Chu Luohan, ekspresinya seperti ingin memukul Chu Luohan sampai mati.

Begitu Long Ze melihat situasi ini, dia langsung berbalik dan melindungi Chu Luohan dengan punggungnya, sehingga dia menerima pukulan Yuan Shufen yang kuat.

Untungnya, pukulan ini mengenai punggung Long Ze, jika tidak apa yang akan terjadi. Jika seandainya Long Ze tidak melindungi Chu Luohan barusan, mungkin wajahnya sudah bengkak dan memerah.

Chu Luohan mengangkat wajahnya dengan kaget. Saat melihat ekspresi rasa rasa sakit Long Ze barusan, dia ingin menyalahkan dirinya karena kasihan pada pria itu, "Long Ze, apa kamu sudah gila?"

"Jika aku tidak melindungimu barusan, mungkin kamu akan merasakan rasa sakit yang luar baisa dan memar-memar."

Sekarang Yuan Shufen menjadi lebih marah. Awalnya, dia ingin memukul dan menampar Chu Luohan untuk melampiaskan amarahnya, tapi Long Ze berani melindunginya, dan sekarang amarah di hatinya menjadi semakin tak terkendali.

"Long Ze, bangun! Aku ingin membunuh wanita jalang ini!"

Yuan Shufen mengangkat tangannya dan terus memukul, Chu Luohan berjuang keluar dari pelukan Long Ze, dia tidak mau menghindar, dia akan menghadapinya sendiri.

Saat menarik diri dari perlindungan Long Ze, dia berdiri menghadap wajah Yuan Shufen, wajahnya tampak lelah, suaranya juga tedengar terengah-engah, tapi dia dengan tenang dan sopan mengangguk, "Bu, aku tahu kamu mengkhawatirkan Long Xiao dan menyayanginya. Aku juga tahu kalau kamu tidak menerima keberadaanku. Jika memukul atau menamparku membuatmu merasa lebih baik, kamu bisa memukulku sebanyak yang kamu mau. "

Yuan Shufen mendengus dingin, "Kamu ini keterlaluan! Kemana kamu pergi tadi malam? Kamu terlihat seperti hantu, bukankah kamu hanya di rumah sakit untuk bermain-main!"

Bagaimanapun, tampaknya akar dari permasalahnnya adalah karena Chu Luohan meninggalkan rumah sakit, dan sekarang dia tidak tahu bagaimana menjawabnya.

Dia terdiam dan perlahan menjelaskan, "Aku ada urusan untuk pergi lebih awal, dan aku bertanggung jawab akan hal ini. Tapi aku ingin tahu, apa yang terjadi setelah itu apa ada hubungannya dengan ibu?"

Menghadapi ketenangan dan pembawaan Chu Luohan, Yuan Shufen tiba-tiba tersedak dan tidak bisa melampiaskan amarahnya. Dia membenci Chu Luohan. Apa yang dia lakukan akan selalu salah di matanya. Mengapa dia ingin menjadi lebih marah sekarang?

Begitu Yuan Shufen terdiam, Mo Rufei berjalan dengan lembut dan memegang lengan Yuan Shufen sambil membujuknya, "Bibi, jangan marah, kamu masih belum tahu orang seperti apa dia? Jika kamu marah padanya, itu hanya akan membuang waktu dan tenagamu saja!"

Orang seperti apa dia?

Chu Luohan mencibir di dalam hatinya, sepertinya apa yang Yuan Shufen dengar tentang Chu Luohan dari Mo Rufei tidak benar.

Yuan Shufen mendengus dingin, menyipitkan mata ke arah Chu Luohan, "Aku tidak mengerti hal buruk apa yang akan terjadi dengan Keluarga Long!"

Mo Rufei memegangi lengannya sambil melihat ke arah Chu Luohan, "Tadi malam, Kak Xiao duduk di kamarku, tapi beberapa menit kemudian dia tiba-tiba pergi. Aku pikir dia punya urusan yang penting. Ternyata karena kamu meninggalkan rumah sakit. Ini sudah cukup. Chu Luohan, apa kamu ingin menyakitinya lagi! Bukankah cukup bagimu untuk menyakitinya selama tiga tahun? Aku mohon hentikan semua ini!"

Chu Luohan membalas cibiran Mo Rufei, "Mo Rufei, aku ini istrinya, kamu tidak perlu ikut campur!"

Chu Luohan tahu bahwa Mo Rufei memang sulit untuk dikalahkan, tapi dengan perkataanya barusan dia berharap agar wanita itu sadar bahwa dia adalah istrinya.

Yuan Shufen memelototinya, "Diam! Jangan biarkan aku mendengar suaramu lagi."