Mister Long, Don't Be Arrogant

Bab 25 Masih Tidak Bisa Mengalahkanmu?

Bab 25 Masih Tidak Bisa Mengalahkanmu?

Mendengar perkataan Chu Luohan yang mengatakan "hanya melakukannya", Mo Rufei sangat marah sampai giginya bergemeretak, bibir merah mawarnya terkatup erat karena marah, niat membunuhnya dapat dirasakan walaupun terhalangi kaca mata hitam.

"Chu Luohan kamu benar-benar tidak tahu malu! Sudah saat seperti ini dan kamu masih berani pergi mencari Kak Xiao, dasar jalang!"

Dibandingkan dengan kemarahan Mo Rufei, ekspresi Chu Luohan tetap tenang, dengan senyum sarkastik di matanya dia bertanya dengan santai, "Saat ini? Nona Mo, saat ini adalah kapan?"

Bibir merah Mo Rufei terangkat, jari lentiknya mengelus pelan perutnya lalu mendengus dingin, "Masih perlu aku jelaskan dengan lebih rinci? Haha, aku mengandung bayinya Kak Xiao, dengan cepat aku akan menggantikan posisimu…."

Selesai mengatakannya, Mo Rufei tiba-tiba tertawa, "Aku mengerti, Chu Luohan, kamu melihat aku mengandung dan sekarang panik kan? Kamu takut Kak Xiao menendangmu keluar sekarang sehingga mencoba segala cara untuk menggodanya kan? Chu Luohan, tipu muslihatmu benar-benar hebat!"

Tatapan Chu Luohan perlahan turun dan berhenti di perutnya, menghadapi perkataan sinis dari Mo Rufei, Chu Luohan hanya ingin tertawa.

Dia mengira dengan mengandung dia akan bisa mendapatkan posisi nyonya muda keluarga Long? Dia pikir hanya dengan kandungannya dia bisa menjadi istri sah Long Xiao? Dengan kepribadian Long Xiao, jika dia mengancamnya dengan menggunakan bayinya, maka apa yang dia dapatkan hanya satu --- kehilangan orang dan harta!

Chu Luohan memasukkan kedua tangannya ke dalam sakunya, jas putihnya sangat kontras dengan gaya Mo Rufei yang berwarna, "Mo Rufei, mengapa kamu harus membuatku memperjelasnya? Jika kamu benar memiliki pegangan untuk mendapatkan Long Xiao, untuk apa kamu menghabiskan waktumu dengan mencari masalah denganku, sekarang kamu berdiri di depan ku dengan banyak omong kosong, bukankah ini berarti kamu takut? Sangat tidak tenang?"

Mo Rufei mengepalkan tangannya kuat, benar, perkataan Chu Luohan mengenai hatinya, melihat dia dan Long Xiao yang bermesraan di depan parkiran Yu Le Cheng, hati Mo Rufei sudah tidak tenang, lalu melihatnya yang kembali tinggal di villa, ketidak tenangannya semakin meningkat, jika sampai Chu Luohan berinisiatif, maka dia akan kalah.

Dan juga, sikap Long Xiao terhadapnya beberapa hari ini sangat dingin, sama sekali tidak karena kehamilannya dan menjadi lebih perhatian.

Jika bukan karena…

Mo Rufei tertawa, dengan perlahan mengangkat tangannya menyentuh dagunya sombong dan berkata, "Chu Luohan, kamu terlalu menganggap tinggi diri sendiri! Aku mencarimu hanya untuk mengingatkan mu, lebih baik kamu mencari tempat baru sebelum keluarga Long mengusirmu keluar, jangan sampai nanti kamu tidur di jalan!"

Chu Luohan tidak ingin melanjutkan omong kosong dengan Mo Rufei, melangkahkan kakinya bersiap pergi, dan baru saja akan melewatinya, Mo Rufei tiba-tiba berkata, "Chu Luohan, lihat apa ini."

Chu Luohan melirik dan kebetulan melihat pergelangan tangan Mo Rufei yang sengaja dia angkat, ada sebuah gelang giok di pergelangan tangan putihnya, batu giok itu sempurna dan berwarna cerah, jelas itu adalah produk kualitas tinggi, kenapa… gelang giok itu terlihat tidak asing?

Mo Rufei memperlihatkan gelang giok itu dan tersenyum puas, "Ini, sepertinya kamu mengenalinya? Gelang giok dinasti Qing yang selalu di kenakan oleh Ibu mertuamu, istri kepala keluarga Long, ibu kandung Kak Xiao. dan kebetulan sekali, begitu berita aku hamil tersebar, ibu mertuamu langsung melihatnya dan tidak hanya mengundangku ke rumah keluarga Long, dia juga memberikanku gelang giok ini."

Dia dengan sengaja menegaskan kata "ibu mertuamu" , dengan sarkasme yang dalam.

Mata Chu Luohan tertuju pada gelang giok itu, matanya tidak nyaman seperti ada debu yang menutupi retinanya.