Mister Long, Don't Be Arrogant

Bab 173 Pria Bajingan, Identifikasi Selesai

Bab 173 Pria Bajingan, Identifikasi Selesai

Kata yang langsung dan tidak berperasaan!

Dia mencibir, apakah semua orang kaya itu sama? Tampan, kaya, arogan dan tidak berperasaan, pernikahan ikatan bisnis bisa tanpa cinta, itu hanya menghubungkan dua orang dengan kekuatan finansial terutama pria yang memegang inisiatif, ada istri di rumah dan banyak kekasih di luar.

Benar saja, pria ini bukan orang baik.

Kalau dipikir-pikir, tunangannya lumayan baik, meskipun bisa dibilang kedua keluarga juga melakukan pernikahan bisnis.

Dia memakai cincin berlian yang dia kirimkan, sangat mewah dan mahal, mengunci jarinya dan pada saat yang sama dia juga berusaha mengunci hatinya.

Jika membandingkannya seperti ini maka Anna selesai membuat identifikasi, pria ini adalah pria bajingan!

Wanita di meja sebelah tidak tahu membisikkan apa dan pria juga membisikkan sebuah kata, setelah itu terlihat wanita itu berjalan keluar sambil menunduk.

Harus diakui jika wanita ini sangat menonjol, tubuhnya juga sangat bagus sekali, pria bajingan ini bahkan masih tidak puas? Otaknya bermasalah.

Dasar! Pria yang melukai wanita sangat menyebalkan.

Tapi... Anna memegang sumpitnya dengan kuat sambil mengerutkan alisnya, dia lebih baik tidak ikut campur karena dia akan pulang setelah beberapa hari lagi dan menikah dengan patuh.

Dia mengambil daging ikan sekali lagi, rasanya memang sangat bagus, dia perlu mengajukan kartu anggota untuk restoran bagus seperti ini.

Dia makan dengan gembira, dia kebetulan bertatapan dengan pria di depannya begitu dia mengangkat kepalanya yang dipisahkan sedikit jarak dan langsung melihat matanya, satunya penuh ejekan, satunya terlihat dalam.

Anna sedang mengunyah daging ikan, bibirnya tersenyum mencibir ke arahnya, pria bajingan!

Mata tuan muda Xiao dalam, dia adalah orang kedua yang berani menatapnya dengan ekspresi seperti itu!

Setelah selesai makan, Anna menyeka mulutnya dan mengangkat kepalanya serta melihat pria itu yang ternyata masih ada di sana dan dia bahkan tidak menyentuh sama sekali makanan yang penuh di atas meja.

Sosoknya yang tinggi duduk di kursi, wajahnya tanpa ekspresi dan anggun, jika bukan karena tekah mengetahui sifatnya, Anna pasti sangat tertarik dengan penampilannya.

Dia dulu berpikir jika tunangannya sangat tampan, tinggi badannya juga bagus jika dilihat dari kalangan Eropa Amerika tapi jika dibandingkan dengannya, pria ini lebih kuat dari semua sisi.

Aneh, kenapa dia harus membandingkannya? Manusia tidak boleh dibandingkan.

Anna menggelengkan kepalanya sambil keluar dari restoran.

Long Xiao tetap masih duduk di sana, tidak tahu sedang memikirkan apa, atau dia tidak memikirkan apa-apa, mungkin dia hanya membuat dirinya santai saja.

Ada sebuah emosi yang tidak bisa terkatakan menariknya, membuatnya tanpa sadar mengingat wanita asing yang sombong itu.

"Tuan Long, makanannya sudah dingin, apakah mau dipanaskan?" Pelayan melihatnya tidak makan sedangkan makanannya sudah dingin maka sengaja datang menanyakannya.

Long Xiao menjawabnya dengan datar, "Tidak perlu, bawakan makan baru yang dimakan oleh meja di samping."

Baru saja, dia melihat seorang wanita makan dengan lahap, dia sendiri tidak sadar jika dia melihat wanita itu sampai terpesona.

"Baik, mohon tunggu."