Mister Long, Don't Be Arrogant

Bab 31 Perbedaan Perlakuan Yang Sangat Jelas

Bab 31 Perbedaan Perlakuan Yang Sangat Jelas

Apa Long Ze mengetahui kalau hubungan mereka tidak baik? Atau dia sudah tahu dari awal kalau mereka tidak pernah tinggal serumah?

Benar, bagaimana mungkin dia bisa kebetulan melewati apartemen nya dulu? Sepertinya Long Ze hanya terlihat tidak tahu apa-apa tetapi kenyataannya dia sudah mengetahui kondisi mereka dari awal?

Chu Luohan menebak-nebak dalam hatinya, menunggu Long Ze melanjutkan perkataannya dengan tidak tenang.

"Kakak dan kakak ipar bertengkar beberapa hari lalu kan?

Tidak terlihat emosi apapun pada wajah Long Ze, nada bicaranya juga santai, "Kalian berdua kebetulan bertengkar pas di hari perjamuan keluarga, jadi aku hampir salah sangka dengan hubungan kakak dan kakak ipar, ternyata aku yang salah, kakak dan kakak ipar terlihat saling mencintai, benar-benar membuat kecewa."

Tangan Chu Luohan yang mencengkram kuat spatula menjadi lebih rileks, dia mengangkat wajan dan meletakkan telur yang tadi dia goreng di atas piring, "Oh begitu, memang terjadi sedikit masalah kecil antara aku dan kakakmu, tapi sekarang sudah tidak apa."

Long Ze mengangguk seakan menyetujuinya, tetapi dia melemparkan bom sekali lagi, "Masalah kecil? Kakak ipar, aku tidak pikir itu adalah masalah kecil, sekarang masalah kakak dan Mo Rufei sudah tersebar di seluruh kota, bahkan ayah dan ibu juga terbawa, jika terjadi sesuatu, kakak ipar, aku ingatkan dulu, kejadian ini tidak akan memberikan dampak baik bagimu."

Chu Luohan memunggungi Long Ze dan tersenyum, "Dari perkataanmu, sepertinya kamu lebih mendukung aku, tidak takut kakakmu tahu?"

Long Ze berkata acuh, "Walaupun tidak begitu berharap kamu menjadi kakak iparku, tapi aku lebih tidak menyukai Mo Rufei, jika kakak benar-benar bersama dengan Mo Rufei…." Tiba-tiba di berhenti lalu melanjutkan, "Eh? Sepertinya juga tidak buruk."

Long Ze sialan! Dia masih berharap dia akan mengatakan hal baik, sepertinya hanya pikiran bodoh nya, dia sama sekali tidak bisa mengharapkan keluarga Long, tapi tidak apa, lagipula dia tidak mengharapkan apapun.

Tiga telur diletakkan di 3 piring putih, Chu Luohan mengambil roti dan memanggangnya, "Sepertinya harus mengecewakanmu, hubunganku dan kakakmu sangat baik, dan untuk Mo Rufei, dia bisa baik-baik saja karena aku membiarkannya, jika dia terus mencari masalah dengan ku, banyak cara yang bisa ku lakukan untuk menendangnya dari kahyangan yang ku izinkan."

Tatapan Long Ze terus mengikuti gerakan tangan Chu Luohan, tangannya yang biasa memegang stetoskop sekarang sedang menyiapkan sarapan, tiba-tiba, hatinya menjadi sakit dan itu terlihat jelas di wajahnya.

"Kakak ipar benar-benar adalah Nyonya muda keluarga Long, perkataannya sangat berkarisma, tapi kakak ipar kamu jangan lupa kalau di belakang Mo Rufei ada keluarga Mo yang kuat, jika keluarga Mo menekanmu, hari-hari mu akan…"

"Xiao Ze?"

Perkataan Long Ze belum selesai dan suara Long Xiao terdengar dari ruang tamu, memutuskan perbincangan mereka berdua.

"Kakak cepat sekali, kakak ipar juga sudah selesai menyiapkan sarapan, dan seperti yang kakak bilang, keterampilan masak kakak ipar hanya begitu saja, tidak bisa dibandingkan dengan juru masak di rumah."

Long Ze cemberut dan berbalik ke ruang tamu.

Chu Luohan memikirkan perkataan Long Ze yang tidak selesai tadi dan tersenyum dingin, dia tidak bisa menyentuh keluarga Mo? Di bandingkan dengan itu, rasa jijik untuk menyentuh mereka lebih sesuai dengan suasana hatinya.

"Kamu tidak perlu memakannya kalau merasa itu tidak enak, bukannya lebih enak pulang ke rumah untuk makan?"

Sarapan yang simpel

Sarapan yang sederhana, tetapi nutrisinya sangat seimbang, dan tiga telur itu penuh warna keemasan dan terlihat sangat bagus.

Long Ze tanpa malu bersikap kekanak-kanakan, "Tentu saja tidak bisa seperti itu, aku datang jauh-jauh untuk mencicipi sarapan penuh cinta dari kakak ipar, sayang sekali jika aku langsung pulang. Kak, aku tidak sungkan-sungkan ya."

Long Xiao mengambil susu dan akan meminumnya, "Tidak perlu sungkan."