Mister Long, Don't Be Arrogant

Bab 202 Kamu Adalah Dia! Jangan Membohongiku Lagi!

Bab 202 Kamu Adalah Dia! Jangan Membohongiku Lagi!

Lengan Anna kiri terluka, untungnya, kepala rumah sakit Chen membantunya untuk memperbannya di waktu yang tepat, sehingga tidak menyebabkan luka yang terlalu parah, tetapi, di dalam waktu yang tidak melebihi satu hari, reputasi Sun Jiali di rumah sakit Huaxia pun tercoreng.

Dia membawa contoh darahnya ke sebuah pusat penelitian di luar, Sun Jiali ingin menceritakan apa yang diperolehnya hari ini dengan Gao Yingzi dengan perasaan seperti seorang pahlawan, namun, setelah teleponnya terhubung, situasi berkata sebaliknya.

Gao Yingzi menerima teleponnya, dia tidak mempedulikan Sun Jiali yang sedang bersemangat di dalam telepon itu dan memotong pembicaraannya, "Dokter Sun, kamu terlalu tidak berhati-hati dalam melakukan sesuatu, dan sungguh tidak bisa bersikap sabar, kamu begitu berani melukai Anna secara terang-terangan seperti itu, apakah kamu tidak takut akan didepak oleh rumah sakit Huaxia?"

Siapakah Anna? Sekarang, Anna adalah orang yang berada di barisan terdepan, tidak perlu mengungkit mengenai reputasi dan statusnya yang tinggi di rumah sakit Huaxia, dengan hanya mengetahui kalau dia diundang oleh Long Ting secara pribadi, itu pun sudah cukup untuk membuat Sun Jiali menyadari kalau dirinya tidak dapat melampauinya.

Kebenciannya terlalu besar untuk beberapa saat, sehingga dia dengan terang-terangan melawan dan melukai Anna dengan cara yang tidak masuk akal, sangat jelas kalau masa depan Sun Jiali di rumah sakit Huaxia tidak akan bertahan lama lagi.

Berpikir seperti itu, sikap Gao Yingzi kepada Sun Jiali pun mendadak berubah.

Namun, sangat jelas kalau Sun Jiali tidak menyadari keseriusan permasalahan itu, "Tidakkah yang kamu katakan itu terlalu berlebihan? Aku adalah nona terhormat dari keluarga Sun, sehebat apapun rumah sakit Huaxia, namun mereka tetap harus menghormati ayah dan kakakku, apakah Long Ting sungguh dapat mendepakku hanya dikarenakan oleh seorang Anna? Tidakkah kamu terlalu mengagungkan wanita itu?"

Seberkas cahaya redup memancar keluar dari bola mata Gao Yingzi yang tampak seperti mata ular air itu, dia dapat merasakan dengan jelas kalau ada orang yang tidak dapat bertahan di sini lagi, jika membiarkan orang yang tidak kompeten berada di sisinya, maka hanya akan mendatangkan masalah.

"Apa yang kamu katakan itu tidak salah, kemungkinan akulah yang terlalu gelisah, bukankah aku sedang mengkhawatirkanmu? Apalagi, keterampilan medismu tidaklah buruk, namun kamu tidak pernah dianggap serius, beritahu aku setelah hasil tes keluar, hati-hati membawa mobil di jalan."

"Tenang saja, direktur di divisi laboratorium adalah temanku, hasilnya akan keluar dengan segera."

——

Kepala rumah sakit Chen duduk di dalam ruangan kantor Anna dengan wajah yang penuh sesal, sebuah meja memisahkannya dengan Anna, dia menggenggam cangkir teh di tangannya dengan gelisah, dia teringat kalau dokter hebat ini dipilih secara pribadi oleh sang CEO, Chen Dahua merasa hatinya seolah-olah ditekan dengan sebuah batu yang besar, setelah termenung untuk beberapa saat, dia baru tersenyum dan mengatakan, "Aku mewakili dokter Sun untuk meminta maaf kepadamu atas kejadian hari ini, kamu adalah orang yang berpikiran terbuka, kamu tidak akan bermasalah dengannya, bukan?"

Lengan Anna tidak begitu sakit lagi, tetapi memikirkan keterampilan medis dokter Sun yang membuat orang merasa gelisah itu, kepalanya pun terasa sakit, "Kepala rumah sakit Chen, luka kecil di tubuhku ini tidak ada apa-apanya, namun untuk dokter Sun di sana, jika terjadi peristiwa yang tidak diinginkan saat melakukan operasi kepada pasien, maka itu akan membahayakan pasien."

Kepala rumah sakit Chen bergegas menganggukkan kepala, "Benar, benar, benar, pemikiran Anna jauh lebih luas dibandingkan dengan pemikiranku, begini saja, aku akan segera memberikan perintah dan menyuruh dokter Sun agar bekerja di ruangan arsip untuk sementara waktu, bagaimana menurutmu?"

Anna mengangkat-angkat bahunya, "Aku tidak ingin ikut campur dengan masalah pemindahan tenaga kerja di rumah sakit, dan untuk bagaimana mengaturnya, semuanya bergantung dengan niat kepala rumah sakit Chen."

Chen Dahua juga bukanlah seseorang yang bodoh, Sun Jiali dan Anna, keluarga Long dan keluarga Sun, hanya dalam sekejap saja dia bisa menentukan siapa yang ringan dan siapa yang berat, "Lenganmu sudah terluka, kamu istirahat saja dengan baik di rumah selama dua hari, dan untuk pasien, mulai sekarang aku akan mengaturnya sebisa mungkin."

Anna menganggukkan kepalanya, "Terima kasih kepala rumah sakit Chen."

Chen Dahua pergi meninggalkan ruangan kantor Anna sambil menyeka keringatnya, tanpa banyak basa-basi dia langsung melakukan koneksi ke ruangan kantor wakil kepala rumah sakit dan mulai melakukan penanganan terhadap Sun Jiali dengan segera.

Anna memiringkan kepalanya dan menatap kain perban di lengannya, dia mengernyitkan keningnya, tidak disangka olehnya kalau dia akan menjadi orang yang terluka dengan begitu tiba-tiba, dalam sekejap langsung membuat semua perencanaannya menjadi kacau.

Lisa menatap lengannya yang terluka itu dengan cemas, dia tidak dapat menahan dirinya dan mulai memberinya saran, "Anna, bagaimana kalau kita kembali ke Amerika Serikat secepatnya? Permasalahan di Tiongkok terlalu rumit. Barusan dokter Sun berbuat seperti itu, sangat jelas kalau dia sangat licik, tempat ini tidak cocok dengan kita."

Anna menggelengkan kepalanya, "Untuk sementara kita tidak dapat pergi, kamu dan Ke Ruite tangani dulu data beberapa pasien di belakang, lihatlah jadwal operasi yang terdekat dilakukan pada hari apa, aku akan pulang dulu."

Lisa mengedip-ngedipkan mata birunya yang dalam, "Pulang?"

Tidakkah dia melontarkan kata pulang itu dengan kesan yang terlalu santai?

Anna tersenyum, dia mengiyakannya, "Iya, kembali ke tempat tinggalku, barusan kamu mengatakan kalau dokter Sun itu licik, bukankah sekarang kamu juga sudah belajar untuk memilih kata-kata?"

yang putih, menggantikan ekspresi wajahnya yang sebelumnya tidak tersenyum itu, dia berkata sambil terkekeh, "Anna, kamu juga sudah berubah, kamu yang dulu tidak akan tersenyum seperti ini,

dia tidak menyadari ada bagian

dia

sebelah tangan, Anna pun pulang menggunakan taksi, karena liburan sementara, waktu masih awal ketika Anna sampai ke villa, hanya ada dia seorang diri di villa yang seluas lebih dari seribu meter persegi itu, dia berjalan ke lantai atas dan lantai bawah, tiba-tiba

diri, tidak berbicara, dan tidak bertemu dengan orang lain, dia dapat berdiam seorang diri di rumah selama tiga atau empat hari berhadapan dengan ilmu medis serta data pasien, walaupun di dunia ini hanya tersisa dia sendiri, dia tetap

tidak ada di rumah lagi, secara tidak

Sesuatu yang tidak baik.

dengan penuh bosan, dia terkejut melihat sebuah piano yang tertutup dengan kain brokat putih,

dia bisa-bisanya tidak menyadari kalau ada barang seperti itu

dicat hitam itu pun muncul di hadapan matanya, baru dan mengkilap, terlihat seperti tidak pernah disentuh oleh

suaranya jernih dan panjang, bergema dan membuat

di atas kursi

yang harus dia

papan tuts piano, sebuah melodi merdu melayang

——

hitam memasuki gerbang villa secara perlahan-lahan, ketika masuk ke dalam, perasaan tuan

terdapat puluhan ribu tentakel yang mengalir di udara dan semuanya menempel

asing dengan

ramping berwarna hitam itu melangkah dua atau

jelas, dengan ritme yang sedikit lamban, sepertinya dimainkan dengan sebelah tangan, namun itu tidak mempengaruhi melodi yang sudah

mulut secara perlahan-lahan, kali ini dia baru

dia berjalan ke arah di mana piano itu diletakkan dengan langkah kaki yang panjang, Anna sedang memiringkan

mengingat kembali notasi musik tersebut dengan sekuat tenaga, menekan tuts piano yang berwarna hitam dan putih itu dengan sebelah tangannya, nada tinggi dan rendah saling bergantian

matanya yang haus akan darah memancarkan jiwa dinginnya yang membuat orang ketakutan, sepasang

Jauh, samar-samar, ilusi......

yang dilihatnya, jelas-jelas itu adalah wajah Anna yang sangat cantik, tetapi, dia tidak dapat membedakan wajahnya dengan wajah

helaian yang lembut, tampak seperti kain sutra dengan kualitas terbaik, terurai

bagaikan sedang bermimpi, matanya yang sedalam laut itu mengamati Anna, menatapnya, memperhatikannya dari

tipisnya

Walaupun hanya sebuah

kamu? Walaupun hanya sebuah

tatapan matanya, dia memiringkan separuh wajahnya ke arahnya, bulu matanya bagiakan bulu sayap burung, berlawanan dengan cahaya sore hari, sinar putih yang berkilauan, kecantikan

suasana yang terlalu akrab, sehingga kata yang dia lontarkan

begitu mempesona! Menghubungkan dunia mimpi dan

Benar-benar Luoluo yang dia dambakan

seseorang yang sedang tenggelam yang bertemu dengan sebuah kayu apung, dadanya

ini adalah dirimu? Luoluo, apakah

mengerut lagi, sialan, dia menganggap dirinya sebagai wanita

Tidak ada habis-habisnya!

pun gagal, "Tuan Long, cepatlah sadar, lihatlah dengan jelas kalau

tidak bergerak, tangan besinya bagaikan tembok pembatas, "Kamu adalah dia! Jangan

bersikap bak seperti seorang anak kecil yang tidak tahu malu, yang setelah memutuskan suatu permasalahan secara

bisa berkata-kata, sedikit rasa ketidakberdayaan dan rasa sedih muncul di wajahnya yang seputih porselen, "Tuan Long, coba kamu lihat aku, di mana letak kemiripanku dengan

Bình Luận ()

0/255