Mister Long, Don't Be Arrogant

Bab 239 Beberapa Tahun Itu, Semua Masalah Yang Terjadi, Semua Orang

Bab 239 Beberapa Tahun Itu, Semua Masalah Yang Terjadi, Semua Orang

Badan bagian atas Long Xiao juga menurun, seluruh tubuhnya juga mengarah ke wanita itu, tetapi dirinya juga tidak tega menumpu semua berat badannya ke atas tubuh wanita itu, melainkan tubuhnya juga bergantung di sisi ranjangnya, menggunakan pinggangnya untuk menanggung semua berat badannya sendiri, kedua lengannya juga sudah memeluk wanita yang sedang terbaring itu.

Dia memeluk erat bahunya, dengan ringan menariknya masuk ke dalam pelukannya, permata kesayangannya akhirnya juga sudah kembali ke dalam tangannya, semuanya, seluruhnya, juga sudah kembali ke dalam tangannya.

Aroma familiar tubuh pria itu yang dipenuhi dengan wangi parfumnya, memasuki seluruh hidungnya, memang familiar, tetapi juga ada aroma lain yang tercium ke dalam hidungnya, Chu Luohan seperti sudah sangat tercandu dengan aroma yang berada di tubuhnya.

Sudah lewat begitu lama, satu dekade, satu kehidupan, satu putaran lagi.

Sudah begitu lama sampai dirinya tidak tahu bagaimana cara menebusnya, jadi dia hanya bisa menggunakan kedua lengannya, memeluknya dengan erat, menggunakan seluruh kehangatan dari tubuhnya untuk menebus kekosongan cintanya selama 2 tahun ini.

Menarik nafas, begitu berat, nafas di hidungnya juga ditekan berat oleh air matanya yang mengalir, bersandar di dalam pelukannya, seluruh mata Chu Luohan juga sudah dipenuhi oleh air mata, akhirnya dia sudah tidak bisa menahannya lagi, semua air matanya juga menetes di atas baju pria yang dipeluknya itu.

"Long Xiao, aku sangat merindukanmu, sangat merindukanmu............sangat amat merindukanmu." Dia menekan rendah suaranya, bersandar di dalam pelukannya, sangat lemas dan tidak bertenaga, tetapi juga sudah membuat seluruh saraf pria itu menjadi terkejut.

Karena, dia juga begitu.

Dia memeluk wanitanya, dia tidak tega melepaskan tangannya sedetik pun, suaranya juga sudah ditutupi oleh nada kesenangan dan jatuh masuk ke dalam hatinya, kelembutan seperti ini, "Aku lebih merindukanmu, Luoluo, aku seperti sudah menggila karena terlalu merindukanmu."

Dia percaya, dia sangat percaya, 2 tahun ini, Long Xiao sudah melewati begitu banyak, sewaktu dia tidak ada, bagaimana cara dia melewati hidupnya?

Sebenarnya tidak perlu bertanya begitu banyak, dia sudah bisa tahu semuanya.

Jantung Long Xiao sangat sakit, sakit yang disebabkan oleh kerinduan yang terlalu mendalam, tidak peduli dalam ilmu kedokteran ataupun psikologi, bisa menyiksa dirinya sampai keadaan seperti ini, pria ini pasti sudah merasakan kesakitan yang tidak bisa diucapkan lagi, sakit yang sudah terukir di dalam hatinya.

Botolan-botolan kelopak bunga kemuning yang ada di dalam villanya.........lagu yang dimainkannya dengan piano, kekuatan dan kelembutan yang digunakannya sewaktu dia menggendongnya..........

Dia tahu, dia tahu semuanya.

Akhirnya dia juga menggunakan identitas Chu Luohan, menggunakan memori Chu Luohan, kembali ke dalam pelukannya, kesakitannya, kesedihannya dan kebahagiaannya dia juga tahu semuanya, semua masa lalu yang sudah dilewatinya juga diketahuinya dengan jelas.

Dia bisa merasakan apa yang dirasakannya, bisa bergandengan tangan dan melewati semua kesusahannya.

Sangat baik..........sangat baik sekali!

"Long Xiao, peluk aku dengan erat, peluk aku dengan erat." Dia juga sudah meringkuk di dalam pelukannya, melepaskan tabung oksigennya, menanamkan wajahnya di bagian dadanya, menggunakan pipinya sendiri untuk merasakan detak jantungnya.

Kedua lengan Long Xiao juga tidak bisa terlalu bertenaga, dia harus mengendalikan kekuatannya, dia mengeratkan pelukannya, dia juga memberikan posisi paling hangat dan nyaman untuk wanitanya, memeluk bahunya, dengan nada rendah bergumam, "Luoluo, aku mencintaimu, aku mencintaimu, aku mencintaimu........."

Chu Luohan tersenyum sedikit, dengan puas dia menutup kedua matanya, mendengarkan nafasnya dan detak jantungnya, mendengarkan pernyataan cintanya, "Aku juga mencintaimu, sangat cinta, sangat mencintaimu."

Mencintaimu beberapa tahun ini, rasa cintaku juga tidak pernah berubah.

Kedua orang yang saling berpelukan, walaupun sudah terbang sendirian melewati kesepian yang tiada habisnya ini, walaupun dirinya terus berputar di laut kesalahan, akhirnya sewaktu dirinya sudah lelah dan tidak tahan lagi dia juga menemukan kembali cinta sejatinya, menarik tubuhnya yang sudah sangat lelah ini, dari mata mereka berdua juga sudah ditemukan kekuatan untuk terbang tinggi lagi.

Memberitahu diri mereka sendiri, tidak pernah menyerah untuk terbang tinggi, akhirnya mereka juga sudah bisa menikmati hasil dari usaha mereka selama ini.

Mereka membuka lebar kedua sayap mereka, saling memberikan kehangatan kepada satu sama lain, menarik nafas yang dalam, menggunakan seluruh angin dan hujan yang telah dirasakan mereka, mengenang kembali semua masa lalu mereka.

Dan juga berjanji bahwa seumur hidup ini mereka tidak akan berpisah lagi.

Setelah begitu lama, begitu lama, siapapun tidak rela untuk melepas pelukan mereka, mereka ingin menebus kembali rasa kecewa dan bersalah mereka selama 2 tahun ini, mereka ingin menarik pasangan mereka ke dalam tangan mereka, menarik pasangan mereka untuk masuk ke dalam aliran kehidupan mereka.

Air mata Chu Luohan juga sudah membuat basah baju pria itu, akhirnya pria itu perlahan-lahan melepas pelukannya, karena sekarang kondisi otaknya masih dalam keadaan trauma jadi seluruh gerakannya juga harus ringan dan penuh dengan waspada.

Dia menarik nafas dengan hidungnya, Chu Luohan mengangkat kepala untuk melihat wajahnya, jari tangannya secara perlahan-lahan mengelus kulitnya, "Dulu sewaktu aku jatuh ke tebing itu, hatiku juga terus berpikir, di kehidupan ini, apakah kita juga akan berpisah seperti ini? Apakah kita tidak bisa bertemu lagi? Sewaktu memikirkannya, tiba-tiba aku sangat takut dengan kematian, kamu tahu tidak? Setelah kedua orang tuaku meninggal, aku juga tidak pernah begitu ketakutan akan kematian lagi......."

Jari tangannya yang lembut, mengelus seluruh wajahnya yang masih sama gantengnya dengan yang ada di dalam memorinya, alis matanya, bola matanya, hidungnya, bibirnya yang tipis......dia menggunakan jari tangannya untuk mencari kembali memorinya.

Bình Luận ()

0/255