Mister Long, Don't Be Arrogant

Bab 243 Perpisahan Lama Membuat Pernikahan Serasa Masih Baru, Dua Orang Yang Sangat Romantis

Bab 243 Perpisahan Lama Membuat Pernikahan Serasa Masih Baru, Dua Orang Yang Sangat Romantis

Setelah selesai makan malam, sinar lampu yang anggun dan hangat menerangi seluruh ruang tamu villa, Chu Luohan membaca buku di atas sofa seorang, lengannya juga ditumpu di atas bantalan, berbaring miring, dengan tenang membaca buku di dalam ruang buku, hanya ada suara membalik halaman buku.

Di bawah sinar lampu, wanita yang memakai baju rumahan warna muda dengan rambut yang tergerai ke bawah, rambutnya juga menutupi satu sisi wajahnya, di bawah pancaran lampu juga ada sebuah bayangan tubuhnya, sebagian dari wajah kecilnya juga tersembunyi di tengah-tengah bayangan, hidungnya yang kecil juga bersinar karena pantulan cahaya, perbandingan antara sinar yang terang dan bayangan yang gelap juga membuatnya begitu indah seperti berada di alam mimpi.

Long Xiao berdiri di depan mulut tangga lantai 2, dia bersandar di pegangan tangganya, pandangannya juga terus mengamati istrinya yang sedang serius membaca buku, seperti sedang menikmati sebuah lukisan yang indah, orang yang berada di dalam lukisan juga kadang bergerak kadang terdiam, kadang mengerutkan alisnya kadang tidak, begitu nyata sampai hampir loncat keluar dari kertas.

Suara langkah kaki yang tidak ada suara, dia dengan sangat ringan dan sangat lambat berjalan di atas tangga kayu itu.

Chu Luohan menyadari bahwa setengah lampunya juga ditutupi sebuah bayangan, bayangan Long Xiao juga menutupi setengah bukunya yang sedang terbuka di tangannya, kepala yang tertunduk juga diangkatnya, dia membalikkan badannya dan mengangkat pandangannya.

Long Xiao tiba-tiba membungkukan badannya, mengulurkan tangan untuk mengambil bukunya, "Dokter Chu, sekarang sudah jam 10 malam."

Chu Luohan menggerakan tangannya, kemudian memeluk bantalan ke dalam pelukannya, "Lalu?"

Tuan muda Xiao berdiri di depannya, badan yang tingginya 188cm itu juga seperti sebuah dinding yang mempunyai daging yang sudah menghalangi dirinya di depan, menutupi cahaya lampunya, walaupun tidak termasuk dominan, tetapi ancamannya juga datang tanpa disengajainya, "Lalu, aku ingin mengingatkan Dokter Chu, setelah jam 10 malam juga sudah merupakan waktu tidur dan juga sekarang kamu adalah seorang pasien, pasien juga membutuhkan istirahat penuh."

Chu Luohan menganggukan kepala karena sependapat dengannya, "Baiklah, kalau begitu aku baik ke atas dan tidur."

Setelah jawabannya terdengar, Chu Luohan juga langsung memberikan bantalan yang dipeluknya ke Long Xiao, menyembunyikan tawa yang berada di pandangannya, dia melewati bahu Long Xiao dan berjalan dengan langkah besar ke arah tangga.

Long Xiao melihat bantal yang ditaruh di dalam pelukannya, dia dengan tidak berdaya menutup matanya, lalu dia berbalik dan melihat sebuah bayangan berwarna putih sedang berjalan naik ke atas, "Luoluo........"

Dia tiba-tiba memanggil namanya, karena mereka berdua juga dipisahkan dengan jarak beberapa meter, pandangan kedua orang itu juga satu tinggi dan satu rendah, Tuan muda Xiao berdiri di tengah-tengah ruang tamu, Chu Luohan berdiri di atas tangga, angin dari laut Mediterania juga mempengaruhi suasana rumah tangga ini, angin berhembus, jendela bergerak, pepohonan juga ikut bergoyang, terletak di atas tembok, membuat suasana ruangan itu menjadi snagat romantis.

Chu Luohan menunduk melihatnya, "Ada apa?"

Berpura-pura tidak tahu, dia juga harus bersikap berpura-pura tidak tahu!

Tuan muda Xiao meletakkan bantalnya, satu tangannya dimasukkan ke dalam kantong celana, dengan tenang dan datar melihat istrinya yang tersenyum dengan polos, "Malam ini, aku rasa kita boleh........."

"Itu, aku teringat masih ada sedikit urusan pekerjaan yang belum aku selesaikan, aku harus pergi mengerjakannya dulu, kamu..........urus dirimu sendiri saja."

Setelah mengatakannya, Chu Luohan juga seperti sedang melarikan diri dan berlari naik ke atas lantai 2, dia menutup pintu kamar, kemudian punggungnya juga tertempel ke pintu, dengan mulut yang besar menarik nafas.

Setelah dia menarik nafas beberapa kali, Chu Luohan dengan ekspresi kesal mengepalkan kedua tangannya, bodoh sekali! Bodoh sekali! Apa yang sedang dihindarinya? Dia sudah menunggu hari ini begitu lama, sudah mengharapkan kedatangan hari ini begitu lama, bukankah hanya bersama dirinya saja?

Sialan! Mengapa tadi otaknya begitu lamban!

Setelah Chu Luohan melarikan diri, Long Xiao juga kebingungan, mengapa reaksinya begitu besar? Apa yang sedang ditakutinya? Apakah dia sedang melarikan diri? Atau karena semua ini terlalu tiba-tiba, jadi dia masih belum terbiasa?

Apakah caranya sudah salah? Apakah seharusnya dia mengatakannya dengan lebih lembut lagi?

Setelah Tuan muda Xiao memikirkan kembali dengan kesal, akhirnya dia juga tidak menghiraukannya lagi, dia menutup lampu ruang tamu kemudian naik ke atas lantai 2.

Chu Luohan dengan gerakan lambat mandi dan membersihkan dirinya, setelah selesai ganti baju tidur, dia juga duduk di depan meja rias untuk memakai pelembap wajahnya, dia menatap wajah yang asing dari kacanya, dia juga merasa dirinya terbang dari dunia lain seperti transport.

Bình Luận ()

0/255