Mister Long, Don't Be Arrogant

Bab 54 Pasangan Yang Mempesona

Bab 54 Pasangan Yang Mempesona

"Kak, penampilan kamu hari ini sangat cantik ya!"

Chu Luohan sedang melihat para tamu yang hadir, tiba-tiba suara Long Ze masuk ke dalam telinganya, "Kamu kenapa di sini?"

Long Ze bersandar di kursi sambil menggoyangkan gelas anggur di tangannya, "Dengar-dengar malam ini ada wanita cantik yang hadir, jadi aku datang."

Chu Luohan melipat tangannya, "Kamu main sendiri saja."

"Hei, hei, kak, kamu benar-benar hebat, seorang Mo Rufei saja sudah sulit dihadapi, ternyata di dalam keluarga juga ada dua orang yang harus dihadapi, mau aku bantu tidak? Keluarga sendiri, harga teman."

"Tidak perlu, jaga sikap kamu, jangan buat masalah."

"Tidak akan, kalau bukan karena tidak ada orang dari keluarga aku yang mau datang, aku juga tidak mau datang, keluarga kalian ini sepertinya lumayan gagal juga, setelah melihat surat undangan itu, ayah aku hanya bilang——pura-pura"

Chu Luohan mengepalkan tangannya, "Kamu ini sedang mencari masalah?"

"Tidak, tidak, buat apa mencari masalah di sini, aku datang mencari anggur untuk diminum!"

Setelah bicara, dia menghabiskan anggur yang ada di gelasnya.

Chu Luohan menghela nafasnya, dulu keluarga Chu adalah keluarga yang terkenal sesaat, ayah dan ibunya juga adalah orang yang ternama di dunia bisnis, tapi sekarang setelah jatuh ke tangan Fang Lingyu, kedudukan keluarganya jadi menurun drastis.

Tiba-tiba suasana di aula ini menjadi hening.

Pandangan semua orang tertuju ke arah pintu masuk aula, di sana ada seorang pria berjas hitam dan wanita seksi bergaun putih yang datang bersamaan!

Chu Luohan melihat Long Xiao dari jauh, kenapa dia datang?!

Dia memangnya tidak tahu ini acara apa!

Ini adalah acara makan malam keluarga Chu, dia sendiri juga merupakan menantu dari keluarga Chu, bisa-bisanya Long Xiao membawa Mo Rufei ke sini di depan Chu Xiran dan ibunya, dia seperti ini bukannya sama dengan sedang mempermalukan dirinya!

Chu Xiran tersenyum, setelah meminum anggur merahnya, dia sengaja mencari Chu Luohan di tengah kerumunan orang.

Malam ini benar-benar ramai.

Kedatangan Long Xiao membuat suasana menjadi heboh, ada banyak orang di sini yang mau berhubungan dengan tuan besar keluarga Long ini, tapi sayangnya Long Xiao tidak pernah mau didekati orang, jadi mereka semua tidak memiliki kesempatan sama sekali.

Tidak lama kemudian, ada banyak orang yang mengikuti Long Xiao dari belakang, Mo Rufei sedang merangkul lengannya seakan-akan dia adalah wanita Long Xiao yang sebenarnya.

Fang Lingyu berkata: "Ranran, kamu jelaskan ini ada apa?!"

Chu Xiran tertawa, "Ibu, kalau masih ada Chu Luohan, maka posisi kita berdua tidak aman, dia ini bukannya hanya bisa mengandalkan Long Xiao saja? Maka aku mau mimpi dia hancur!"

"Dasar tidak punya otak! Kamu membawa Long Xiao masuk ke sini, kalau dia sudah tidak mau dengan Chu Luohan lagi bagaimana? Hutang keluarga Chu bagaimana? Chu Luohan adalah mesin ATM berjalan kita."

"Ibu! Kalau Chu Luohan tidak mati, bagaimana aku bisa punya kesempatan? Lebih penting mesin ATM atau gudang uang?"

Fang Lingyu tertawa, "Memang anak aku yang paling pintar, rencana kamu apa?"

"Nanti lihat saja."

Long Xiao mengabaikan semua orang yang mengajaknya bicara, dari kejauhan dia melihat seseorang di tengah kerumunan orang, Chu Luohan yang bergaun hitam sedang berbicara dengan beberapa pria yang tinggi besar.

Dia pernah bilang dia tidak suka datang ke acara seperti ini, sepertinya semuanya itu hanyalah bualan!

"Kak Xiao?" Mo Rufei menarik-narik bajunya karena melihat dia sedang melamun.

Kata-katanya barusan seharusnya tidak didengar olehnya.

Long Xiao dengan cuek, tapi pandangannya masih tertuju kepada

pandangannya, di sana

Wanita yang selalu membuat

Xiao——" Mo Rufei memanggilnya dengan manis, di depan banyak orang,

sedang mengenakan cincin berlian sengaja memegang muka Long Xiao untuk

Long dan nona Mo

dan wanita cantik, kekasih

sekali! Pasangan ini benar-benar sangat tampan dan

terbatas,

arah sana, di saat dia

Luohan sama sekali tidak

reaksi dari Chu Luohan membuat dia marah, maka

"Plak plak plak!"

tangan, bahkan para tamu yang sedang berada di sisi lainnya

Fang Lingyu seketika berubah menjadi panggung

di gelasnya, alkoholnya membuat tenggorokan dia

dia juga tersenyum

tidak berubah, seakan-akan

yang ada di tengah aula, Long Xiao berbicara dengan para petinggi perusahaan dengan

Mo Rufei melihat kalung yang ada di leher Chu Luohan,

dari

kalung yang sama untuk

Luohan juga melihat

ini juga suka dengan barang-barang edisi

berdua ini ternyata sama, ini adalah model terbaru edisi terbatas, orang yang memilikinya adalah orang yang

Xiao,

mengerutkan alisnya, pemberian dari Yuan Shufen, pantas saja dia bisa

jadi tentu saja dia bisa mendengar topik

"Aku? Perhiasan terlalu banyak, aku hanya mengambilnya dengan asal, aku tidak ingat siapa

bibirnya, "Nona Chu memang wanita yang sangat cantik,

ini agar didengar oleh

banyak juga tidak enak, tapi nona Mo ini beruntung juga ya, bisa memiliki seorang pria yang diidamkan oleh semua wanita, jadi kamu memiliki mesin ATM

yang dicari oleh Long Xiao adalah yang masih segar,

rasa walaupun ada beberapa

tenaga juga jelek, tentu saja kak Xiao kamu itu tidak menyukainya, jadi kamu lebih baik menjaga momentum kamu, karena model setiap tahun selalu

mengerutkan alisnya, wanita

Dasar Chu Luohan

"Kenapa? Mau pukul aku?"

dia harus menjaga imejnya, "Chu Luohan, kamu tunggu saja! Kita

setiap saat

lainnya menutup mulutnya, terlihat jelas mereka mau menertawakan Mo Rufei, tapi karena ada Mo Rufei di sini, mereka pun tidak

berdiri di atas panggung, "Para tamu hadirin, acara makan malam sudah disiapkan di

malam prasmanan dan menara sampanye yang

juga mengiringi sepanjang acara

"Nona Chu, mau berdansa?"

mengajak Chu Luohan berdansa, Chu Luohan baru menyadari kalau sekarang sudah memasuki sesi acara

Chu Luohan menolaknya, pria itu

Rufei dan kakak aku ini sedang macam-macam!"

dan disukai oleh orang, bahkan artis

langit, "Baiklah,

Ze pergi, Chu

cincin pernikahannya ini untuk membuat para

setengah gelas anggur merah, mukanya

"Nona Chu, mau berdansa?"

ini ada seorang pria berjas yang mengajaknya

Bình Luận ()

0/255