Mister Long, Don't Be Arrogant

Bab 61 Terbang Di Langit Bersamanya

Bab 61 Terbang Di Langit Bersamanya

Chu Luohan terjepit di antara mereka berdua seperti di tengah celah tebing. Di depan ada hawa dingin Long Xiao, sedangkan di belakang...

Itu berarti, Tang Jinyan akan langsung dibunuh oleh Long Xiao kan?

Jadi, setelah berpikir keras selama tiga detik, Chu Luohan memutuskan untuk memilih Long Xiao. Tang Jinyan adalah seorang dokter yang lembut dan anggun, dia adalah orang yang menggunakan pisau bedah, tapi bagaimana dengan Long Xiao? Dia adalah orang yang menggunakan pisau belati, tidak, dia adalah orang yang menggunakan senapan mesin.

Kalau dia disinggung, akibatnya bisa sangat buruk.

Mata tuan muda Xiao yang dalam tertuju kepada mantel milik pria lain yang dikenakannya, dia hanya memberi tatapan yang jijik. Chu Luohan paham dan segera melepas mantel untuk diberikan pada Tang Jinyan, tapi tidak diambil olehnya. Tangan Long Xiao yang besar meraih pergelangan tangannya dan mantel itu pun jatuh ke lantai.

Chu Luohan menatap Long Xiao dengan benci, lalu berbisik padanya, "Apa yang kamu lakukan?"

Long Xiao menekan tubuh bagian atasnya ke bawah, wajahnya begitu sempurna bagaikan buatan surgawi, "Menurutmu?"

Saat dia semakin dekat, wangi tequila semakin dapat tercium dengan jelas. Chu Luohan menatapnya dalam-dalam, pegunungan yang berada di belakang dan langit awan di kejauhan, semuanya terasa sangat unik.

Tang Jinyan tidak peduli dan mengambil pakaian itu, lalu maju dan berkata, "Tuan Long, punggung tangan dokter Chu telah tersayat pisau. Sekarang yang paling penting adalah beristirahat, jadi apa yang sedang kamu lakukan?"

Long Xiao dan Tang Jinyan saling bertatapan, kedua tatapan yang sangat berlawanan itu seperti bertempur di udara. Long Xiao mendengus dengan dingin dan pelan, "Istirahat? Di sini, aku sama sekali tidak melihatnya sedang beristirahat."

Saat ini, Tang Jinyan masih berstatus sebagai seorang dokter, dia tentu harus memperlakukan pasien dengan baik, "Yang terluka dari dokter Chu adalah arterinya, tidak boleh ada gerakan mendadak. Sebaiknya dia berbaring dan menunggu lukanya tertutup, baru boleh bergerak. Kamu mengkhawatirkannya, aku... Sebagai seorang dokter, aku juga khawatir."

Long Xiao sudah tahu maksudnya dari awal, "Tang Jinyan kan? Ada pasien lain yang perlu bantuanmu, biar aku sendiri yang mengurusnya."

Tang Jinyan tetap tidak tenang, dia berkata dengan pelan, "Jaga dirimu, untuk beberapa hari ini jangan pedulikan dulu hal-hal lain."

"Tang Jinyan." Tuan muda Xiao memanggil namanya dengan nada yang sangat tidak senang, ini jelas adalah sebuah peringatan, "Dia adalah dokter, jadi kamu tidak perlu banyak bicara."

Chu Luohan mengangguk pada Tang Jinyan, memberinya isyarat untuk tidak berdebat dengan Long Xiao, tidak ada untungnya.

Tapi ketika Chu Luohan menatap Tang Jinyan dengan tatapan yang baik, itu pelan-pelan menusuk hatinya, menusuk harga dirinya sebagai seorang pria.

Bukannya dia tidak mampu melindunginya, atau bahwa dia tidak bisa berjuang untuknya dalam posisi yang seimbang dengan Long Xiao. Tapi hal-hal ini, tidak diketahui oleh Chu Luohan.

Tapi dibandingkan dengan ini, tatapan takjub dari mata Chu Luohan kepada Long Xiao saat ini baru merupakan sebuah pukulan yang fatal.

Dan beberapa dokter yang berada di belakang juga ikut terkejut!

Orang-orang di desa tidak kenal dengan Long Xiao, mereka kira dia adalah tim penyelamat yang dikirim oleh rumah sakit atau pemerintah, tapi mereka tahu!

Orang yang ada di depan mereka ini adalah seseorang yang memiliki skandal dengan Mo Rufei, aktris film dan televisi paling populer saat ini, yaitu tuan muda keluarga Long dan juga presiden dari MBK!

Astaga!

Long Xiao bisa muncul di sini?! Jelas-jelas barusan wakil dekan sedang berjuang

dokter muda saling bertatapan. Bingung, terkejut

berbicara ataupun bergosip, mereka masing-masing memegang peralatan medis

Xiao tidak terburu-buru membawa Chu Luohan pergi, melainkan menatapnya dengan dingin

Jinyan mengatakan bahwa dia tersayat pisau. Dia harus mencari tahu

perasaan buruk. Dengan temperamen Long Xiao, pria barusan

dan pasien di sekitar semuanya melihat ke arah Long Xiao, mereka semua merasa tegang, karena tatapan pria itu seperti tatapan ingin

wajahnya, lalu berusaha keras mengeluarkan senyuman kecil, "Semua orang membuat kesalahan.

segera menatap Tang Jinyan. Meskipun saat ini tuan muda Xiao tidak ingin menghiraukannya, tidak ingin melihatnya, tapi dia harus

di mata orang, tapi di matanya, dia tidak dapat menemukan apapun, "Ada

tahu bahwa Chu Luohan sedang melindungi pria barusan, jadi dia pun menambahkan, "Dokter Chu

berbohong bersama. Bagus sekali, kalau begitu, aku akan meratakan desa ini sampai aku menemukan

helikopter. Gayanya begitu santai dan tidak acuh, tampaknya meratakan sebuah desa adalah hal yang sangat mudah baginya, bahkan dia tidak

ada

berlutut di depan Long Xiao, dia tahu bahwa perkataan orang ini serius dan orang

luka dokter Chu akibat kecerobohanku. Orang yang harus disalahkan adalah

sekretaris desa berlutut dan menundukkan kepalanya, Chu Luohan menggigit dan mencabut paksa jarum infusnya. Darah pun keluar dari luka mata jarum, membasahi kulitnya

menghentikan pendarahan, Chu Luohan melambaikan tangan

aku tidak meminta pertanggungjawaban siapa pun, jadi kamu tidak berhak

dengan dingin, "Tidak berhak? Apa perlu aku

belakang, pistol yang dipegang pria itu mengeluarkan bunyi "klak

tuan muda Xiao lawan? Kenapa dia

kamu bawa pergi adalah aku. Aku pergi denganmu, biarkanlah mereka, suruh orangmu untuk menaruh pistolnya. Hanya masalah kecil, apa perlu sampai

berbibir putih yang sedang berada di ats tandu. Apa yang barusan dia katakan? Masalah kecil?

mau disayat sampai

tidak takut mati? Sialan, sebetulnya amarah di hatinya ini

mati. Ini sangatlah adil." Kata tuan muda Xiao sambil pelan-pelan meraih dagunya, cahaya dingin melintas di matanya, "Kalau masih berani minta belas kasihan, aku

Kamu bunuh saja

Kata Chu Luohan dalam hati.

dia menyayatnya seperti orang gila, tapi sekarang tiba-tiba dia menjadi

kerumunan dengan tampang yang sudah

Lagipula penyakit jiwaku tidak bisa disembuhkan, sekarang aku mati bisa bertemu dengan istriku, bunuh

merah dari pistol dibidik ke dahi

pria itu seketika terasa lemas. Dia jatuh ke

Luohan, katakanlah, apa aku

Xiao, kamu mau

awal Long Xiao tidak memberikan

lengan baju Long Xiao dan menggunakan suara yang hanya bisa didengar oleh kedua orang itu, "Apa yang sebetulnya

menunjukkan sedikit ekspresi. Dia tersenyum dingin, bibirnya yang tipis bergerak, senyumnya lebih mengerikan dari kematian dan lebih licik dari iblis, "Wanita, akhirnya kamu paham. Aku mau kamu... Terus bersamaku dan tidak meninggalkanku.

mayat berjalan, maka aku akan memenuhi permintaanmu.

Xiao pelan-pelan melegakan kerutan di keningnya,

Bình Luận ()

0/255