Mister Long, Don't Be Arrogant

Bab 63 Mawar Berduri Juga Lucu

Bab 63 Mawar Berduri Juga Lucu

Karena tekanan besar yang diberikan oleh tuan muda Xiao, dokter Zhao mau tidak mau harus mengatakannya.

Chu Luohan memejamkan mata, dia tahu bahwa cepat atau lambat tuan muda Xiao pasti akan tahu.

Dokter Zhao menggelengkan kepala dengan sedikit menyesal, "Tangan kanan nyonya muda dulu pernah terluka parah. Arterinya terluka, sepertinya tidak bisa sembuh seperti semula lagi. Aku telah meraba saraf di tangan kanannya, luka ini setidaknya telah terjadi sejak lima tahun lalu."

Lima tahun?

Long Xiao menatap Chu Luohan, barusan Chu Luohan memejamkan matanya, entah untuk menyembunyikan atau menghindari sesuatu. Tapi saat Long Xiao menatapnya, dia dengan cepat kembali menjadi Chu Luohan yang Long Xiao kenal.

Seperti mawar berduri.

"Dokter Zhao adalah seorang profesional, lima tahun lalu aku memang mengalami kecelakaan. Tangan kananku terluka, makanya semenjak itu aku tidak bisa menggunakan pisau operasi lagi, jadi aku dipindahkan dari departemen bedah ke departemen penyakit dalam. Tapi sekarang tanganku sudah baik-baik saja, asalkan aku tidak melakukan operasi dengan pisau dalam waktu yang lama."

Chu Luohan berkata secara terus terang agar tidak terjadi kesalahpahaman.

Dokter Zhao tidak bertanya lebih jauh lagi dan mengangguk, "Nyonya muda istirahatlah baik-baik. Tuan muda, aku pulang dulu."

Setelah dokter Zhao pergi, Long Xiao menatap Chu Luohan, melihat tangannya, "Ada berapa banyak lagi rahasia yang tidak aku ketahui?"

Chu Luohan mengangkat bahu dengan santai, "Namanya juga rahasia, tentu tidak ada yang boleh tahu. Memangnya tuan muda Xiao tidak punya rahasia?"

Tuan muda Xiao meraih tangan kanannya dan melihatnya dengan cermat, tapi dari luar sama sekali tidak terlihat ada bekas luka. Luka lima tahun lalu bisa ditemukan oleh dokter Zhao, luka macam apakah itu?

"Kamu tidak perlu tahu rahasiaku. Tapi di depanku, kamu tidak boleh menyembunyikan hal apapun."

Lagi-lagi tuan muda Xiao bersikap agresif, tapi Chu Luohan sudah kebal.

"Baiklah tuan muda Xiao. Kamu bisa menahan ragaku, menahanku selamanya di villa mewah ini. Tapi kamu takkan bisa menahan hatiku, aku sudah pernah bilang, kalau menginginkan hatiku, kamu harus menukar hatimu. Kamu menginginkan rahasiaku? Maka kamu harus menukarnya dengan rahasiamu."

Chu Luohan tersenyum kecil, lalu memejamkan mata, "Aku sudah lelah, mau tidur dulu."

Tuan muda Xiao mengernyit melihat wanita yang berada di ranjang. Wanita ini memang memiliki banyak rahasia, bahkan dia berusaha keras menyembunyikannya.

Apakah rahasia itu? Chu Luohan tidak mengatakannya, tidak apa-apa, dia akan mencari tahu sendiri.

Keesokan harinya, Chu Luohan bangun dan menyadari dirinya sedang berbaring di ranjang besar di villa. Dia mengubah posisi karena tidak nyaman, belakangan ini dia terus berpindah-pindah ranjang, otaknya sudah sangat kewalahan.

"Nyonya muda, Anda sudah bangun."

Mendengar ada yang memanggilnya, Chu Luohan seketika merasa lebih sadar. Dia menoleh ke arah pintu, di celah pintu terlihat seorang pelayan wanita paruh baya keluarga Long yang berseragam berdiri di sana, tersenyum dengan penuh hormat.

Chu Luohan mengenali pelayan ini, dia pernah melihatnya dua kali di rumah keluarga Long, sepertinya adalah salah satu koki di kediaman keluarga Long.