Mister Long, Don't Be Arrogant

Bab 66 Kehangatan Di Bawah Sinar Matahari

Bab 66 Kehangatan Di Bawah Sinar Matahari

Keesokan harinya, sinar matahari pertama di pagi hari menerangi dan menghangatkan ruangan.

Chu Luohan bangun.

Biasanya, setelah bangun dia meregangkan lengan dan menggerakkan pinggang. Tapi hari ini, ketika hendak mengangkat lengannya, dia mendapati bahwa dia tidak bisa bergerak.

Matanya terbuka sedikit demi sedikit, yang menyambutnya adalah wajah Long Xiao yang tampan. Chu Luohan segera menundukkan kepala dan melihat dirinya masih mengenakan piyama, tapi... Seluruh tubuhnya dipeluk erat oleh Long Xiao, bagaimana menjelaskannya?

Dia mengusap dahinya dengan pelan, Chu Luohan mengerti, kemarin malam dia pasti tidur dengan posisi yang liar. Dulu ketika dia bepergian dengan Lu Shuangshuang, mereka berdua tidur di ranjang yang sama, di tengah malam, Lu Shuangshuang ditendang olehnya sampai jatuh ke lantai.

Kepalanya berusaha memikirkan apa yang mungkin terjadi kemarin malam, Chu Luohan menggigit bibir bawahnya dan marah-marah sendiri!

Tapi begitu mendongak, di tengah cahaya pagi, dia terperangkap melihat wajah tidur Long Xiao. Bibir tipis pria itu sedikit mengerut, matanya yang tertutup menunjukkan bulu mata yang tebal, mungkin karena dia lebih rileks dalam tidur, wajah yang biasanya selalu dingin tampak sedikit lebih hangat.

Untuk pertama kalinya, dia melihat suaminya seperti ini, suaminya yang asing dan jauh.

Matanya hanya tertuju padanya.

"Long Xiao..."

Chu Luohan bergumam pelan, dia tidak bereaksi, tidurnya begitu nyenyak.

Dia dengan usil mengulurkan jari tangan ke bawah hidungnya untuk merasakan napasnya, hawa yang hangat pelan-pelan berhembus ke jari tangannya, sangatlah nyaman.

Setelah asyik sendiri, dia kembali ke realita. Chu Luohan dengan berhati-hati melepaskan diri dari pelukannya, mengulurkan kedua kakinya, membuka selimut dan turun dari ranjang.

Keluar lewat pintu kamar, A Ling dan A Chun sedang mengelap peralatan rumah di ruang tamu. Entah apa yang sedang kedua wanita itu bicarakan, mereka berbicara sambil tertawa.

Melihat Chu Luohan sudah bangun, Bibi Chen segera berkata dengan sopan, "Selamat pagi nyonya muda. Anda bangun pagi sekali."

Chu Luohan mengangguk dan berkata dengan datar, "Pagi."

A Ling dan A Jun juga ikut menyapa. Karena kedatangan Chu Luohan, ruang tamu seketika menjadi sunyi, kedua pelayan hanya diam dan bekerja.

Chu Luohan turun, "Apakah korannya sudah datang?"

"Sudah, sudah ditaruh di meja ruang tamu. Biasanya tuan muda makan sambil membaca koran." Kata Bibi Chen.

Chu Luohan langsung berjalan ke sana dan membuka semua koran itu. Dia ingin mengetahui situasi terbaru dari Grup Chu, dia berharap tidak terjadi perubahan apapun.

Bagus sekali, tidak ada berita tentang Grup Chu, tidak ada berita adalah sebuah kabar yang baik.

Tapi jari tangannya berhenti, pandangannya berhenti pada sebuah berita utama. Judul berwarna hitam itu bertuliskan, "Grup MBK Guoji meraih peringkat pertama sebagai perusahaan rintisan Tiongkok, Tuan Long Ting mendapatkan penghargaan istimewa."

Di bawahnya tertulis jelas, "Presiden perusahaan MBK Guoji memasuki deretan kekayaan Tiongkok sebagai orang kaya yang paling muda."

Rangkaian angka di belakang adalah nilai harta Long Xiao saat ini.

Chu Luohan menghitung banyak sekali angka nol, bibirnya langsung mengerut, "Dia layak menyandang nama kapitalis senior, dia mengumpulkan kekayaan dan berhasil menjadi orang terkaya."

sesombong apa, juga entah berapa banyak wanita

hebat Long Xiao, itu berarti jarak mereka berdua akan

menuang segelas air, lalu teringat dengan kejadian Long Ze dan berkata, "Bibi Chen,

jujur, "Tuan besar dan nyonya baik-baik saja. Nyonya muda tidak

dan minum seteguk, "Bagaimana dengan tuan muda

kedua, Bibi Chen ragu sesaat dan tidak

apa? Apakah ada sesuatu yang tidak enak

Ling dan A Chun, "Pergilah ke dapur, periksa sup itu apakah sudah selesai direbus. Urus sayurannya

kedua telah dipukul, sepertinya lukanya cukup serius. Tuan besar tidak mengijinkannya keluar, hanya dokter Zhao yang boleh datang melihatnya. Saat aku melayani tuan muda kedua, baju dia penuh dengan bercak

Long Ting sungguh sangat

kedua

Ze tidak mengganggunya sama sekali. Harusnya dia sedang dikurung di rumah keluarga Long, kalau dipikir-pikir,

Chen menggelengkan kepala, "Tidak, kami

Luohan dapat melihat matanya sedang menghindar dan menebak dia pasti mengetahui sesuatu, tapi karena dia bukan tuan rumah, dia

"Oh, baiklah, lanjutlah bekerja."

sarapan, Long Xiao pergi bekerja dan Chu Luohan menyiapkan skripsi.

menyalakan komputer dan bersiap

lalu mengetik di

ada suara balasan, dia

ada suara juga, "Bicaralah, kalau

Tetap tidak ada jawaban.

Luohan membuka ponsel dan melihat itu adalah telpon jaringan, serangkaian nomor acak, pasti

datang telpon

apakah

suaranya yang lembut, hati Chu Luohan menjadi lega, "Sudah baikan. Terima

masalah rumah sakit, sebagai pemimpin, aneh bukan kalau aku tidak

depan meja kantor dan melihat pot daun anggrek yang dikirimkan oleh Gao

sibuk bekerja, tidak usah mengkhawatirkan hal kecil ini. Beberapa hari lagi aku boleh pulang dari rumah sakit, untung saja tangan kiri

Jinyan berkata, "Kamu suka tanaman apa? Apakah kamu suka bunga

ini melenceng terlalu

Aku tidak begitu paham tanaman, jadi tidak ada kesan apapun." Chu Luohan

baik-baik, aku menunggumu datang ke

Luohan sedikit bingung, mematikan telpon dan lanjut mengetik, tidak memikirkannya

departemen penyakit pernapasan masuk,

saja, nanti akan

"Baik."

melapor dan hendak pergi, Tang Jinyan mendongak dan berkata, "Apakah ada pasar

belok kanan setelah keluar

Jinyan tersenyum elegan, "Hanya

Yijingbieyuan.

Mo telah datang... Nona Mo, nyonya muda sedang berada di ruang buku lantai dua,

sendiri tahu bagaimana

pun dibuka oleh Mo Rufei. Mo Rufei berdiri di pintu dengan pakaiannya yang modis, bibirnya tersenyum

Luohan, kamu sungguh hebat, bisa-bisanya

Rufei bersandar di pintu seperti tuan rumah,

mu tidak berada di rumah. Kamu datang mencarinya di waktu yang

pusing akibat mengerjakan skripsi, dia tidak ingin

Bình Luận ()

0/255