Mister Long, Don't Be Arrogant

Bab 72 Long Xiao Yang Aragon Menerobos Masuk Ke Dalam Kamar Mandi

Bab 72 Long Xiao Yang Aragon Menerobos Masuk Ke Dalam Kamar Mandi

Long Xiao beranjak amsuk ke dalam kamar Chu Luohan. Dia mencium bau alkohol dan bunga kacapiring. Langit malam begitu indah.

Long Xiao membuka pintu kaca teras dan duduk di atas kursi yang Chu Luohan sering gunakan. Di sampingnya terdapat sebuah gelas bekas dipakai. Di depan adalah taman yang suka dipandangi oleh Chu Luohan.

Bunga bermekaran di awal musim panas, namun tuan muda Xiao mengerutkan dahinya. Di mana bunga kacapiring? Dia ingat kalau dia pernah menanam bunga kaca piring dan ini adalah waktunya mekar. Kenapa tidak ada?

Tuan muda Xiao larut dalam keheningan. Kemudian dia pun tertidur di atas tempat tidur Chu Luohan.

Di rumah sakit Zhong Xin.

Chu Luohan menyuntik dirinya sendiri. Rasa sakit di tangan kanannya mulai berkurang. Dia memijit aliran darah di tangan kanannya menggunakan cara pengobatan Tiongkok. Setelah itu tangannya baru bisa bergerak bebas kembali.

Waktu sudah menunjukkan pukul 1 subuh. Chu Luohan tidak bertugas pada malam ini. Dia harus segera tidur, jika tidak besok dia akan sangat mengantuk.

Chu Luohan menguap sambil menutup mulutnya. Dia melihat Tang Jinyan beanjak keluar dari dalam lift!

"Dokter Chu?"

Tang Jinyan sudah melihatnya sebelum dia sempat menghindar. Ini adalah hal yang paling Chu Luohan khawatirkan.

"Wakil kepala rumah sakit juga masih berada di sini ... Kenapa belum pulang?"

Tang Jinyan masih mengenakan jas berwarna putihnya. Apakah dia akan lembur?

"Pasien yang melakukan operasi pada hari ini masih terbaring di ruang ICU. Aku takut terjadi sesuatu kepadany, maka dari itu aku memutuskan untuk tinggal agar bisa memantau kondisinya. Kondisinya tampak sudah semakin membaik."

Chu Luohan menganggukkan kepalanya. Benar juga, ada banyak pasien yang beruntung bertemu dengan dokter yang bisa menyelamatkan nyawanya, tetapi juga ada banyak pasien yang tidak bisa keluar dari ruang ICU dengan keadaan selamat.

Tnag Jinyan melihat jam, "Sudah larut malam, kenapa belum pulang? Kamu tidak bertugas pada malam ini. Besok pagi kamu masih harus datang bekerja. Cepatlah pulang."

Chu Luohan menganggukkan kepalanya, "Aku akan tidur di ruang istirahat. Besok aku akan langsung datang bekerja."

"Tidak boleh. Kondisi di ruang istirahat tidak kondusif. Coba lihat wajahmu sudah seperti itu. Kamu harus beristirahat dengan cukup."

Chu Luohan tidak berkaca. Namun, dia yakin kalau tampangnya saat ini pasti sangat jelek.