Mister Long, Don't Be Arrogant

Bab 75 Arogansi Merupakan Ciri CEO

Bab 75 Arogansi Merupakan Ciri CEO

Tang Jinyan turun dari mobil, kemudian melihat Chu Luohan.

Ini adalah pertama kalinya dia melihat Chu Luohan mengenakan gaun. Gaun tersebut sangat sederhana. Tidak ada riasan sama sekali. Ikatan kuncir kudanya bahkan tidak dilepaskan. Tetapi wajahnya yang polos dapat menarik perhatian orang dengan mudah.

Orang-orang langsung beranjak menuju ke lantai 7. Lantai 7 adalah ruangan presiden yang menguasai seluruh lantai 7. Luas ruangan itu sangat besar.

Ketika masuk, di dalam ruangan sudah tersedia minuman, makanan dan buah-buahan. Sofa bergaya Eropa, luas ruangan yang diperkiran sekitar 200 meter persegi, di dalam sini tidak hanya bisa bernyanyi, tetapi juga bisa bermain billiard dan catur Tiongkok.

"Wakil kepala rumah sakit! Ayo, nyanyi! Kamu adalah ketua!" Seorang dokter memberikan mic kepadanya. Tang Jinyan melambaikan tangan, "Kalian saja. Aku tidak bisa bernyanyi."

Chu Luohan duduk di atas sofa, sedangkan Tang Jinyan duduk di sisi lainnya. Memang tidak ada orang di antara mereka, tetapi jarak di antaranya cukup jauh. Satu tangan Chu Luohan memegang gelas, kemudian tangan yang satu lagi memegang sofa. Tatapan Tang Jinyan tertuju kepadanya.

Dia duduk sambil memikirkan hal lainnya. Pikirannya sama sekali tidak berada di tempat ini. Dia pun tidak sadar kalau ada orang yang sedang memperhatikannya.

"Jangan hanya bernyanyi. Komandan Su memberikan kita semua ini sebagai tanda terima kasih. Ayo, bersulang untuk wakil kepala rumah sakit!"

Semua orang mengerumuni Tang Jinyan. Chu Luohan pun ikut bersulang.

"Tidak, ini tidak cukup bermakna. Kita harus bersulang satu per satu! Dokter Tang adalah orang yang cerdas, toleransi alkoholmu pasti sangat tinggi!"

Belasan orang bersulang dengan Tang Jinyan. Toleransi alkohol Tang Jinyan sangat masuk. Dia tidak mabuk maupun tumbang setelah minum belasan gelas.

"Selanjutnya, bagaimana kalau kita bersulang untuk dokter Chu? Dia adalah asisten untuk operasi ini. Kemampuan dokter Chu sangat hebat. Setelah menyelesaikan operasi, dia masih lanjut membantu dokter Wang untuk mengerjakan operasinya. Kita harus bersulang untuknya!"

Chu Luohan melotot, "Toleransi alkoholku sangat rendah. Cukup minum segelas saja."

Sun Jiali tersenyum dingin, "Dokter Chu, apakah kamu merendahkan kami? Dokter Yan saja tidak komplain, apa maksudmu ini?"

Tan Jinyan menyela, "Aku adalah pria. Tidak bisa dibandingkan. Sudah, tidak perlu diperpanjang."

Sun Jiali sengaja menghasut orang-orang, "Bagaimana menurut kalian?"

"Tidak! Dokter Chu harus minum! Dokter Chu! Dokter Chu!"

Chu, aku

Luohan mengerutkan dahinya. Cangkirnya terlihat sangat penuh. Dia pun memejamkan mata

seseorang menghentikannya. Segelas

gelas tersebut, "Aku akan mewakilinya

dan gentleman. Kalau begitu kamu

mual dan tenggorokannya terasa tersedak. Dia pun bangkit dari soga, kemudian berlari ke

Luohan berjalan sambil bertopang pada dinding. Akhirnya dia sampai di dalam toilet.

keluar, kemudian mencuci tangannya. Di luar kamar mandi terlihat seorang pria dan wanita. Chu Luohan mencuci tangan dan mencuci wajahnya. Dia sudah merasa

dia melihat wajah Long Xiao di

kepalanya. Tidak mungkin, tidak mungkin. Ini hanyalah halusinasi. Long Xiao tidak mungkin datang

berada di sana! Pria itu menatapnya

perlahan-lahan, kemudian memandang pria itu dengan

Dengan bergetar, dia

mengambil sebuah tisu dan mengelap tangannya, "Harusnya aku yang bertanya. Tadi malam kamu tidak pulang karena bekerja. Lalu bagaimana dengan

Luohan memang sudah mabuk, namun dia tidak kehilangan kesadaran, "Ada acara kecil-kecilan. Yang hadir adalah

Harga untuk bersenaang-senang selama satu malam di tempat ini setara dengan pendapatan mereka selama

alkohol yang melekat pada tubuh Chu Luohan membuatnya merasa tidak senang, "Apakah

Luohan mencoba menguatkan diri agar tidak terjatuh, "Kamu memiliki urusanmu dan aku memiliki urusanku. Aku tidak mencampuri urusanmu dan kamu

sangat kesal. Apakah wanita ini tidak berpikir? Untuk apa dia minum

Minum sebanyak itu ...

Xiao. Chu Luohan pasti tidak tahan kalau dipaksa untuk meminum alkohol dalam jumlah

ke toiletnya. Tampaknya

Xiao memegang cangkir

Dongming terkejut, "Ini adalah ruangan karoke, bukan tempat makan ... Membuka pintu

melanjutkan ucapannya,

membukanya." Ji Dongming langsung

kemudian berbicara dengan

Boss, kamu minum terlalu

Buka

Ide apa ini? TIdak ada yagn tahu siapa

Tidak ada

Bình Luận ()

0/255